Dikawal Aparat Keamanan Aksi BK-LSM di Depan Kantor WIKA Tol Serpan Berjalan Kondusif
LEBAK, BeritaKilat.com – Sejumlah aktivis Lembaga Swadaya Masyarakat (LSM) yang tergabung dalam Badan Koordinasi (BK) LSM bersama Ormas GRIB Jaya DPC Kabupaten Lebak menggelar aksi unjuk rasa di Kantor PT WIKA Serang–Panimbang, Rabu (4/3/2026). Aksi berlangsung damai dan tertib dengan pengawalan aparat keamanan.
Dalam orasinya, Ketua BK LSM Kabupaten Lebak, Mamik Slamet, menyampaikan bahwa aksi tersebut dipicu oleh adanya informasi dari warga terkait dugaan pembebasan lahan oleh pihak kontraktor proyek tanpa melibatkan unsur terkait, sehingga dinilai tidak sesuai dengan mekanisme dan ketentuan yang berlaku.
Selain persoalan pembebasan lahan, BK LSM juga menyoroti belum terealisasinya pembangunan akses jalan lingkungan di Kampung Kandang Numpang, Desa Pasarkcoang, Kecamatan Cibadak. Padahal, menurut mereka, akses jalan tersebut menjadi kebutuhan masyarakat setempat.
Mamik menjelaskan, pihaknya sebelumnya telah melayangkan surat permohonan audiensi kepada WIKA Kontraktor Cikulur untuk meminta klarifikasi. Namun, respons yang diterima melalui pesan WhatsApp dari pihak yang mengaku sebagai Humas Eksternal menyebutkan bahwa permohonan audiensi belum dapat dikabulkan. Bahkan, dalam pernyataan yang beredar di sejumlah media online, BK LSM Lebak disebut sebagai “oknum”.
“Berdasarkan hal tersebut, kami menilai ada sikap yang kurang profesional dari pihak tertentu yang mewakili kontraktor. Hal ini bertolak belakang dengan pernyataan manajemen PT WIKA sebelumnya yang menyampaikan komitmen untuk terbuka dan komunikatif,” ujar Mamik.
Menanggapi aksi tersebut, manajemen PT Wijaya Karya (Persero) Tbk proyek Serang–Panimbang menerima perwakilan massa untuk audiensi. Pihak perusahaan menyatakan menghargai penyampaian aspirasi sebagai bagian dari dinamika dalam proses pembangunan.
Audiensi berlangsung secara terbuka dan kondusif. Sebagai pelaksana proyek Jalan Tol Serang–Panimbang yang termasuk dalam Proyek Strategis Nasional (PSN), WIKA menegaskan komitmennya untuk terus membangun komunikasi yang baik dengan seluruh pemangku kepentingan, termasuk masyarakat dan elemen organisasi daerah.
Muhammad Albagir, Manajer Bidang Pemasaran Strategis & Pengembangan WIKA Serang–Panimbang, menyampaikan bahwa pihaknya memahami pentingnya kritik dan masukan dari masyarakat.
“Kami menyadari bahwa aspirasi dan kritik merupakan bagian penting dalam mendukung pembangunan yang lebih baik. Karena itu, kami akan terus membuka ruang dialog yang positif dan konstruktif agar proyek ini berjalan lancar serta memberikan manfaat nyata bagi masyarakat, khususnya di wilayah Banten dan sekitarnya,” ujarnya.
Ia juga mengapresiasi semua pihak yang telah menjaga situasi tetap aman dan kondusif selama kegiatan berlangsung.
“Semoga komunikasi dan sinergi yang baik ini dapat terus terjalin demi mendukung pembangunan infrastruktur yang bermanfaat bagi masyarakat luas,” pungkasnya. (Red)

Posting Komentar