KETUA MUI LEBAK TEGASKAN PENTINGNYA SINERGI ANTARA IKHTIAR DAN DOA
LEBAK, BeritaKilat.com – Konsep universal “Ora et Labora” atau bekerja sambil berdoa kini menjadi sorotan penting dalam upaya meningkatkan etos kerja dan profesionalisme di berbagai sektor masyarakat. Prinsip yang menyatukan kekuatan spiritual dan aksi nyata ini dinilai menjadi kunci utama dalam menghadapi tantangan zaman yang kian kompleks.
Ketua Majelis Ulama Indonesia (MUI) Kabupaten Lebak, KH. Pupu Mahpudin, menyampaikan bahwa semangat ini sejalan dengan nilai-nilai luhur yang terkandung dalam kitab suci. Menurutnya, kerja keras tanpa iringan doa akan terasa hambar, begitu pula sebaliknya.
"Dalam setiap langkah pembangunan, baik itu di bidang jurnalistik, pemerintahan, maupun ekonomi kreatif, kita tidak boleh melupakan keseimbangan antara usaha yang maksimal (Labora) dan kepasrahan kepada Tuhan (Ora). Ini adalah duet maut untuk mencapai keberkahan," ujarnya saat ditemui di Rangkasbitung, Kamis (16/04).
Lebih lanjut, poin-poin utama dalam implementasi semangat ini meliputi:
- Profesionalisme Kerja: Menjalankan tugas dengan jujur dan disiplin sebagai bentuk ibadah.
- Ketangguhan Mental: Memiliki daya tahan tinggi dalam menghadapi rintangan karena adanya sandaran spiritual.
- Kemanfaatan Sosial: Memastikan setiap hasil pekerjaan memberikan dampak positif bagi masyarakat luas, khususnya di wilayah Banten.
Melalui pesan ini, masyarakat diharapkan dapat kembali menanamkan nilai-nilai integritas dalam setiap aktivitas sehari-hari, demi terwujudnya lingkungan kerja yang lebih harmonis dan produktif.
Reporter: [EM-16/Tim Redaksi]
Editor: [Abdul Kabir)
Sumber: BeritaKilat.com

Posting Komentar