-->
Telusuri
24 C
id
  • Tentang Kami
  • Kontak Kami
  • Redaksi
  • Syarat dan Ketentuan
  • Pedoman Media Siber
BeritaKilat.Com
  • Home
  • Advertorial
  • Nasional
  • Daerah
  • Hukrim
  • Peristiwa
  • Ekonomi
  • Pendidikan
  • Politik
  • Olahraga
  • Opini
  • Wisata
  • Teknologi
  • Info dan Tips
  • Kesehatan
  • Kuliner
BeritaKilat.Com
Telusuri
Beranda Headline Tanggamus Administrasi Gemuk, Fisik Gering: Dana BUMDes Suka Banjar Menguap ke Kantong Gurih Sang Kepala Pekon
Headline Tanggamus

Administrasi Gemuk, Fisik Gering: Dana BUMDes Suka Banjar Menguap ke Kantong Gurih Sang Kepala Pekon

Berita Kilat
Berita Kilat
06 Mar, 2026 0 0
Facebook
Twitter
Telegram
WhatsApp

 


‎​Tanggamus,Beritakilat.com – Ironi besar terjadi di Kepulauan Pulau Tabuan. Dana ketahanan pangan BUMDes Suka Banjar senilai Rp142 juta tampil 'gemuk' dan sempurna secara administratif, namun 'kurus gering' tanpa wujud fisik di lapangan. Di tengah penderitaan warga wilayah 3T, sang Kepala Pekon Suka Banjar, Salman, justru diduga sedang menikmati 'gurihnya' aliran dana yang ia kuasai secara sepihak untuk kepentingan pribadi.

‎​Isolasi Geografis: Tameng Manipulasi Data

‎​Pekon Suka Banjar bukanlah wilayah yang mudah dijamah. Sebagai satu dari empat pekon yang terisolasi di gugusan Kepulauan Pulau Tabuan, wilayah ini menyandang status daerah 3T (Terdepan, Terluar, Tertinggal). Namun, alih-alih menjadi alasan untuk pengabdian yang lebih tulus, kondisi geografis ini diduga kuat dimanfaatkan oleh Salman sebagai tameng untuk memanipulasi data dan menyumbat keran informasi kepada warganya sendiri.

‎​Di pulau yang jauh dari jangkauan pengawasan ketat daratan pusat kabupaten, informasi menjadi barang mewah yang mudah dipelintir. Sang Kepala Pekon seolah merasa memiliki "kerajaan kecil" yang aman dari endusan hukum, menganggap jarak tempuh laut yang jauh akan meredam jeritan warga terkait raibnya dana ketahanan pangan tahun 2025 tersebut.

‎​Aktor Figuran dan Rekening yang "Mampir"

‎​Skema yang dijalankan terbilang rapi namun sangat telanjang. Pengurus BUMDes, diduga hanya dijadikan aktor figuran yang fungsinya dibatasi pada meja pencairan bank saja. Begitu uang cair, peran mereka usai, dan kendali anggaran sepenuhnya beralih ke tangan dingin sang Kepala Pekon.

‎​"Uang senilai Rp142 juta telah saya tarik dari rekening, kemudian diminta lagi oleh kepala pekon," ungkap Ketua BUMDes dengan nada getir.

‎​Pengakuan ini menelanjangi betapa rapuhnya integritas tata kelola keuangan di Suka Banjar. Dana yang seharusnya dikelola secara kolektif oleh BUMDes untuk program penggemukan kambing, justru ditarik kembali secara paksa oleh oknum kades sesaat setelah keluar dari pintu bank.

‎​Fatamorgana di Tengah Lautan

‎​Hingga detik ini, warga Suka Banjar hanya bisa menatap nanar. Janji tentang pemberdayaan ekonomi melalui program nasional Presiden Prabowo hanyalah fatamorgana di siang bolong. Kandang yang dijanjikan kokoh tak kunjung berdiri, dan kambing yang diimpikan gemuk tak pernah menampakkan batang hidungnya.

‎​"Kami tidak melihat wujud usaha BUMDes pekon kami. Kata ketuanya, dana itu dipegang sepenuhnya oleh kepala pekon," tutur salah satu warga yang meminta identitasnya dirahasiakan demi keamanan. 

‎Secara administratif, laporan mungkin terlihat manis untuk membohongi instansi di daratan, namun realitanya sang pemimpin desa diduga lebih memilih "berswasembada" untuk dompetnya sendiri.

‎​Menanti Tangan Besi APH dan APIP

‎​Tindakan serakah ini bukan sekadar malapraktik administrasi; ini adalah pengkhianatan nyata terhadap visi kedaulatan pangan nasional. Saat negara berjuang mengamankan perut rakyat di wilayah terpencil, oknum di tingkat tapak justru sibuk menggemukkan pundi-pundi pribadi.

‎​Geram dengan ulah Salman yang dinilai memanfaatkan kondisi 3T untuk menindas hak warga, sejumlah pihak dan awak media kini bersiap mengambil langkah hukum. Laporan resmi akan segera dilayangkan kepada Aparat Penegak Hukum (APH) dan Aparat Pengawasan Intern Pemerintah (APIP). Publik kini menanti: apakah hukum akan menyeberangi lautan untuk menyeret sang "raja kecil" ini, ataukah ia akan tetap melenggang bebas menikmati hasil jarahannya di Pulau Tabuan.(zaini)

Via Headline
Facebook
Twitter
Telegram
WhatsApp
Postingan Lama
Postingan Lebih Baru

Anda mungkin menyukai postingan ini

Posting Komentar

















Stay Conneted

facebook Like
twitter Follow
youtube Langganan
vimeo Langganan
instagram Follow
rss Langganan
pinterest Follow

Featured Post

Mancing Asik Sambil Menunggu Sahur, Pemancingan Tedi Lele Leuwi Kaung Jadi Favorit Warga Rangkasbitung

Berita Kilat- Maret 07, 2026 0
Mancing Asik Sambil Menunggu Sahur, Pemancingan Tedi Lele Leuwi Kaung Jadi Favorit Warga Rangkasbitung
LEBAK, BeritaKilat.com  – Suasana malam di bulan Ramadan di kawasan Leuwi Kaung, Rangkasbitung, terasa berbeda dari biasanya. Di sela waktu menunggu sahur, pul…

Advertiser

Advertiser


Iklan KPU

Iklan KPU
Lounching Jingle

Berita Terpopuler

Oknum Pengurus Lembaga Pendidikan di Lebak Diduga Gelapkan BPKB Nissan Navara, Dilaporkan ke Polres Serang

Oknum Pengurus Lembaga Pendidikan di Lebak Diduga Gelapkan BPKB Nissan Navara, Dilaporkan ke Polres Serang

Maret 02, 2026
Menu Makan Bergizi Gratis di Panggarangan Disorot, Satgas MBG Lebak Didesak Evaluasi

Menu Makan Bergizi Gratis di Panggarangan Disorot, Satgas MBG Lebak Didesak Evaluasi

Maret 02, 2026
Diduga Saling Lempar, PT.Kayu Asri Dan PT.Dulang Jaya Indah Lelet Tangani Dana Kematian Karyawan

Diduga Saling Lempar, PT.Kayu Asri Dan PT.Dulang Jaya Indah Lelet Tangani Dana Kematian Karyawan

Februari 28, 2026
Sidang Perkara Nana Suryana dan Siti Maryati vs Muhammad Riki Supriyanto Mulai Digelar di PN Serang

Sidang Perkara Nana Suryana dan Siti Maryati vs Muhammad Riki Supriyanto Mulai Digelar di PN Serang

Maret 05, 2026
Di Tengah Lesunya Ekonomi, Tedi Lele Tetap Eksis Kelola Usaha Pemancingan di Rangkasbitung

Di Tengah Lesunya Ekonomi, Tedi Lele Tetap Eksis Kelola Usaha Pemancingan di Rangkasbitung

Maret 01, 2026
UPT PJJ Pandeglang Bantah Dugaan Korupsi Rp44 Miliar, Tegaskan Siap Kooperatif dan Transparan

UPT PJJ Pandeglang Bantah Dugaan Korupsi Rp44 Miliar, Tegaskan Siap Kooperatif dan Transparan

Maret 04, 2026
Diduga Abaikan Penghentian Satpol PP, Pembangunan Kandang Ayam di Kebon Cau Kembali Berjalan

Diduga Abaikan Penghentian Satpol PP, Pembangunan Kandang Ayam di Kebon Cau Kembali Berjalan

Maret 01, 2026
Semrawutnya Pengelolaan Pasar Semi Rangkasbitung

Semrawutnya Pengelolaan Pasar Semi Rangkasbitung

Maret 03, 2026
ABPEDNAS Lebak Perkuat Sinergi: Gelar Audiensi dengan ASDA 1 dan Jajaki MoU dengan Brigif Cakra, Puslatpur BLM

ABPEDNAS Lebak Perkuat Sinergi: Gelar Audiensi dengan ASDA 1 dan Jajaki MoU dengan Brigif Cakra, Puslatpur BLM

Maret 02, 2026
Pembangunan Kandang Ayam di Desa Kebon Cau Diduga Belum Berizin, Sempat Disegel Kini Kembali Berjalan

Pembangunan Kandang Ayam di Desa Kebon Cau Diduga Belum Berizin, Sempat Disegel Kini Kembali Berjalan

Februari 27, 2026

Berita Terpopuler

Oknum Pengurus Lembaga Pendidikan di Lebak Diduga Gelapkan BPKB Nissan Navara, Dilaporkan ke Polres Serang

Oknum Pengurus Lembaga Pendidikan di Lebak Diduga Gelapkan BPKB Nissan Navara, Dilaporkan ke Polres Serang

Maret 02, 2026
Menu Makan Bergizi Gratis di Panggarangan Disorot, Satgas MBG Lebak Didesak Evaluasi

Menu Makan Bergizi Gratis di Panggarangan Disorot, Satgas MBG Lebak Didesak Evaluasi

Maret 02, 2026
Diduga Saling Lempar, PT.Kayu Asri Dan PT.Dulang Jaya Indah Lelet Tangani Dana Kematian Karyawan

Diduga Saling Lempar, PT.Kayu Asri Dan PT.Dulang Jaya Indah Lelet Tangani Dana Kematian Karyawan

Februari 28, 2026
Sidang Perkara Nana Suryana dan Siti Maryati vs Muhammad Riki Supriyanto Mulai Digelar di PN Serang

Sidang Perkara Nana Suryana dan Siti Maryati vs Muhammad Riki Supriyanto Mulai Digelar di PN Serang

Maret 05, 2026
Di Tengah Lesunya Ekonomi, Tedi Lele Tetap Eksis Kelola Usaha Pemancingan di Rangkasbitung

Di Tengah Lesunya Ekonomi, Tedi Lele Tetap Eksis Kelola Usaha Pemancingan di Rangkasbitung

Maret 01, 2026
UPT PJJ Pandeglang Bantah Dugaan Korupsi Rp44 Miliar, Tegaskan Siap Kooperatif dan Transparan

UPT PJJ Pandeglang Bantah Dugaan Korupsi Rp44 Miliar, Tegaskan Siap Kooperatif dan Transparan

Maret 04, 2026
Diduga Abaikan Penghentian Satpol PP, Pembangunan Kandang Ayam di Kebon Cau Kembali Berjalan

Diduga Abaikan Penghentian Satpol PP, Pembangunan Kandang Ayam di Kebon Cau Kembali Berjalan

Maret 01, 2026
Semrawutnya Pengelolaan Pasar Semi Rangkasbitung

Semrawutnya Pengelolaan Pasar Semi Rangkasbitung

Maret 03, 2026
ABPEDNAS Lebak Perkuat Sinergi: Gelar Audiensi dengan ASDA 1 dan Jajaki MoU dengan Brigif Cakra, Puslatpur BLM

ABPEDNAS Lebak Perkuat Sinergi: Gelar Audiensi dengan ASDA 1 dan Jajaki MoU dengan Brigif Cakra, Puslatpur BLM

Maret 02, 2026
Pembangunan Kandang Ayam di Desa Kebon Cau Diduga Belum Berizin, Sempat Disegel Kini Kembali Berjalan

Pembangunan Kandang Ayam di Desa Kebon Cau Diduga Belum Berizin, Sempat Disegel Kini Kembali Berjalan

Februari 27, 2026
BeritaKilat.Com

About Us

BeritaKilat.Com merupakan portal berita terkini di Indonesia, menyajikan beragam informasi dari berbagai sektor kehidupan yang disajikan secara sederhana dan mudah dipahami untuk membukan wawasan secara luas.

Contact us: beritakilat7@gmail.com

Follow Us

Copyright © 2024 BeritaKilat.Com
  • Tentang Kami
  • Kontak Kami
  • Redaksi
  • Syarat dan Ketentuan
  • Pedoman Media Siber