Setahun Andra Soni–Dimyati: KUMALA PW Serang Desak Pemprov Banten Fokus pada Dampak Nyata, Bukan Sekadar Penghargaan
SERANG, BeritaKilat.com – Keluarga Mahasiswa Lebak (KUMALA) Perwakilan (PW) Serang menggelar aksi refleksi satu tahun kepemimpinan Gubernur Banten Andra Soni dan Wakil Gubernur Achmad Dimyati Natakusumah, Kamis (27/2/2026).
Mahasiswa menyoroti adanya ketimpangan antara prestasi administratif pemerintah dengan realitas kesejahteraan masyarakat di lapangan.
Dalam orasinya, Ketua KUMALA PW Serang menegaskan bahwa meskipun Pemerintah Provinsi (Pemprov) Banten berhasil meraih 19 penghargaan nasional sepanjang tahun 2025, capaian tersebut dianggap belum menjadi jaminan kesejahteraan bagi warga Banten, khususnya di wilayah selatan.
“Kami mengapresiasi capaian administratif tersebut. Namun, penghargaan bukanlah cerminan langsung dari kesejahteraan. Parameter utamanya adalah sejauh mana masyarakat merasakan perubahan nyata dalam kehidupan sehari-hari,” ujarnya di sela-sela aksi.
Soroti Pengangguran dan Ketimpangan Wilayah
KUMALA menyoroti beberapa persoalan mendasar yang masih menghantui Banten, di antaranya tingginya angka pengangguran terbuka serta ketimpangan pembangunan yang mencolok.
Pertumbuhan ekonomi di kawasan industri Banten Utara dinilai tidak berbanding lurus dengan kondisi di Banten Selatan, seperti Kabupaten Lebak dan Pandeglang.
Mahasiswa menilai wilayah selatan masih berjuang dengan keterbatasan infrastruktur, akses ekonomi yang sulit, serta belum meratanya layanan dasar.
“Prestasi administratif seharusnya berjalan seiring dengan berkurangnya kesenjangan sosial.Jika reformasi birokrasi optimal, dampaknya harus terlihat pada peningkatan penyerapan tenaga kerja dan penguatan ekonomi warga secara merata,” tegasnya.
Aksi yang berlangsung damai ini ditegaskan bukan sebagai gerakan oposisi, melainkan bentuk tanggung jawab moral mahasiswa dalam menjalankan fungsi kontrol sosial terhadap kebijakan publik.
KUMALA PW Serang berharap momentum satu tahun kepemimpinan ini menjadi titik balik bagi pasangan Andra Soni–Dimyati untuk melahirkan kebijakan yang lebih inklusif.
Mereka mendesak agar arah pembangunan ke depan tidak hanya mengejar legitimasi di atas kertas, tetapi mampu menghadirkan manfaat konkret bagi seluruh lapisan masyarakat di delapan kabupaten/kota di Banten.
KUMALA berkomitmen akan terus mengawal jalannya pembangunan secara kritis dan konstruktif demi terwujudnya Provinsi Banten yang lebih adil dan berkelanjutan.

Posting Komentar