-->
Telusuri
24 C
id
  • Tentang Kami
  • Kontak Kami
  • Redaksi
  • Syarat dan Ketentuan
  • Pedoman Media Siber
BeritaKilat.Com
  • Home
  • Advertorial
  • Nasional
  • Daerah
  • Hukrim
  • Peristiwa
  • Ekonomi
  • Pendidikan
  • Politik
  • Olahraga
  • Opini
  • Wisata
  • Teknologi
  • Info dan Tips
  • Kesehatan
  • Kuliner
BeritaKilat.Com
Telusuri
Beranda Headline Warga Pagintungan Justru Mengeluh, Material RTLH Diduga Tidak Sesuai Spesifikasi dan Lambat Didistribusikan
Headline

Warga Pagintungan Justru Mengeluh, Material RTLH Diduga Tidak Sesuai Spesifikasi dan Lambat Didistribusikan

Berita Kilat
Berita Kilat
18 Nov, 2025 0 0
Facebook
Twitter
Telegram
WhatsApp

 

Serang, BeritaKilat.com —Menanggapi pemberitaan dari salah satu media online,sebelumnya mengenai Program Rumah Tidak Layak Huni (RTLH) di Desa Pagintungan, Kecamatan Jawilan, Kabupaten Serang, sejumlah warga memberikan klarifikasi dan bantahan. Mereka menegaskan bahwa meskipun program tersebut sangat membantu secara teori, namun pelaksanaannya di lapangan jauh dari harapan.

Berdasarkan hasil konfirmasi awak media pada Selasa (18/11/2025), warga  Kampung Pagintungan, Kampung Harendong Tegal, dan Kampung leweng kidik, kampung lembur jami, justru mengeluhkan lambannya distribusi material dan dugaan kuat tidak sesuainya spesifikasi material yang diberikan kepada Keluarga Penerima Manfaat (KPM).

“Kami Bersyukur Kepada Pemerintah, Tapi Jangan Jadikan Kami Korban untuk Cari Keuntungan”

Para KPM menyampaikan bahwa mereka tetap berterima kasih kepada Pemerintah Kabupaten Serang dan BAZNAS atas adanya program bantuan RTLH tersebut. Namun warga menolak anggapan bahwa program berjalan lancar seperti yang diberitakan sebelumnya.

“Kami sangat bersyukur kepada pemerintah. Tapi jangan jadikan rasa syukur kami sebagai alasan untuk menutupi permasalahan. Material yang datang lambat, jumlahnya minim, dan diduga tidak sesuai spesifikasi. Ini bukan bantuan, tapi kami seperti dijadikan modal mencari keuntungan oleh oknum tertentu,” ujar salah satu warga Pagintungan,

Material Diduga Tidak Sesuai RAB, KPM Mengaku Dirugikan

Keluhan warga di Empat kampung menunjukkan pola yang sama, di antaranya:

Besi bangunan tidak sesuai ukuran RAB, yang seharusnya 8 inci namun diberikan 6 inci.

Hebel tebal 10 cm diganti 7 cm, dengan kualitas reject.

Keramik hanya 10 meter, padahal kebutuhan minimal rumah 30 meter.

Pasokan material lambat, sebagian KPM bahkan belum menerima material secara lengkap.

Upah tukang tidak diberikan penuh, dan warga khawatir pembangunan asal-asalan demi mengejar keuntungan pribadi.

Seorang warga Kampung Harendong Tegal mengungkapkan:

“Kami bukan menolak bantuan, tapi materialnya memang tidak sesuai. Yang diberitakan bagus-bagus, tapi kenyataan di lapangan kami bingung karena material selalu telat dan sedikit.”

Warga Kampung Bilik juga menegaskan hal serupa, bahkan menyebut pembangunan terpaksa ditunda karena material tidak kunjung datang.

KPM Diduga Dimanfaatkan untuk Keuntungan Pribadi Oknum

Dari hasil penelusuran di lapangan, beberapa KPM menduga bahwa program ini tidak sepenuhnya dijalankan sesuai amanah, dan ada oknum yang memanfaatkan program RTLH sebagai celah untuk mencari keuntungan pribadi.

“KPM ini hanya dijadikan tameng. Program dari BAZNAS itu bagus, tapi kenapa materialnya disunat? Kenapa lambat? Ini ada permainan. Jangan jadikan kami alat untuk memperkaya diri,” ujar warga lainnya.

Warga juga menilai bahwa pemberitaan sebelumnya terkesan menyampaikan sisi positif tanpa menggali persoalan utama yang justru dikeluhkan KPM.

Desakan Warga: Audit Material Harus Dilakukan Terbuka dan Saat Pekerjaan Masih Berjalan

Warga Desa Pagintungan meminta BAZNAS Kabupaten Serang turun langsung melakukan audit material secara menyeluruh dan terbuka kepada publik.

“Kami minta audit material dilakukan sekarang, saat pembangunan masih berlangsung. Kalau terbukti material tidak sesuai RAB, bongkar dan ganti. Ini hak kami sebagai penerima manfaat, bukan hak oknum tertentu,” tegas warga dalam pernyataannya. 

Warga Tegaskan: Bantuan Pemerintah Baik, Tapi Pelaksanaannya Harus Transparan

Warga Pagintungan menegaskan bahwa mereka sangat mendukung dan berterima kasih atas program pemerintah dan BAZNAS. Namun mereka menolak jika bantuan untuk rakyat miskin justru dijadikan sumber keuntungan pribadi.

“Programnya sangat baik, kami apresiasi. Tapi tolong awasi pelaksanaannya. Jangan sampai bantuan untuk rakyat kecil justru dikorbankan,” tutup warga. (Red) 

Via Headline
Facebook
Twitter
Telegram
WhatsApp
Postingan Lama
Postingan Lebih Baru

Anda mungkin menyukai postingan ini

Posting Komentar



























Stay Conneted

facebook Like
twitter Follow
youtube Langganan
vimeo Langganan
instagram Follow
rss Langganan
pinterest Follow

Featured Post

Tiga Sumur Dalam Terlindungi di Lebak Hampir Rampung, Perkuat Akses Air Bersih Masyarakat

Berita Kilat- Agustus 23, 2026 0
Tiga Sumur Dalam Terlindungi di Lebak Hampir Rampung, Perkuat Akses Air Bersih Masyarakat
LEBAK, BeritaKilat.com  — Upaya Pemerintah Kabupaten Lebak dalam memperkuat akses masyarakat terhadap air bersih terus dilakukan melalui pembangunan sarana da…

Advertiser

Advertiser


Iklan KPU

Iklan KPU
Lounching Jingle

Berita Terpopuler

Acara Perpisahan Kukerta UIN SMH Banten di Desa Sukamanah Berlangsung Meriah dan Penuh Kehangatan

Acara Perpisahan Kukerta UIN SMH Banten di Desa Sukamanah Berlangsung Meriah dan Penuh Kehangatan

Agustus 22, 2026
800 Peserta Ikuti Lomba dalam HUT Pramuka di Kecamatan Tunjung Teja

800 Peserta Ikuti Lomba dalam HUT Pramuka di Kecamatan Tunjung Teja

Agustus 22, 2026
Kepala Desa Cemplang Tegaskan Siap Klarifikasi Dugaan Penyimpangan Dana Desa 2022–2025

Kepala Desa Cemplang Tegaskan Siap Klarifikasi Dugaan Penyimpangan Dana Desa 2022–2025

Agustus 22, 2026
Pemerintah Siapkan Belanja Negara Rp4.097,2 Triliun dalam RAPBN 2027

Pemerintah Siapkan Belanja Negara Rp4.097,2 Triliun dalam RAPBN 2027

Agustus 21, 2026
P3B Soroti Dugaan Minimnya Transparansi Proyek PT Hutama Karya Senilai Rp501 Miliar di Banten

P3B Soroti Dugaan Minimnya Transparansi Proyek PT Hutama Karya Senilai Rp501 Miliar di Banten

Agustus 20, 2026
Ibu Rumah Tangga di Lebak Meninggal Dunia Usai Ikut Lomba Tarik Tambang HUT RI ke-81

Ibu Rumah Tangga di Lebak Meninggal Dunia Usai Ikut Lomba Tarik Tambang HUT RI ke-81

Agustus 19, 2026
Kadis Kominfo Lebak : Forum Media Lebak Jadi Momentum Evaluasi dan Penguatan Sinergi Pemerintah dengan Pers

Kadis Kominfo Lebak : Forum Media Lebak Jadi Momentum Evaluasi dan Penguatan Sinergi Pemerintah dengan Pers

Agustus 19, 2026
Diduga Ditarik Sepihak di Jalan, Debitur Pertanyakan Prosedur Penarikan Mobil oleh PT. Reksa Finance!

Diduga Ditarik Sepihak di Jalan, Debitur Pertanyakan Prosedur Penarikan Mobil oleh PT. Reksa Finance!

Agustus 22, 2026
Gelar Tanpa Jiwa: Fenomena "Profesor" Gelap dan Kejahatan Moral Pembohongan Publik

Gelar Tanpa Jiwa: Fenomena "Profesor" Gelap dan Kejahatan Moral Pembohongan Publik

Agustus 19, 2026
Semarakkan HUT ke-81 RI,Ikatan Pemuda pemudi kp Jati Raya Desa cilangkan Sukses Gelar Beragam Lomba Tahunan

Semarakkan HUT ke-81 RI,Ikatan Pemuda pemudi kp Jati Raya Desa cilangkan Sukses Gelar Beragam Lomba Tahunan

Agustus 17, 2026

Berita Terpopuler

Acara Perpisahan Kukerta UIN SMH Banten di Desa Sukamanah Berlangsung Meriah dan Penuh Kehangatan

Acara Perpisahan Kukerta UIN SMH Banten di Desa Sukamanah Berlangsung Meriah dan Penuh Kehangatan

Agustus 22, 2026
800 Peserta Ikuti Lomba dalam HUT Pramuka di Kecamatan Tunjung Teja

800 Peserta Ikuti Lomba dalam HUT Pramuka di Kecamatan Tunjung Teja

Agustus 22, 2026
Kepala Desa Cemplang Tegaskan Siap Klarifikasi Dugaan Penyimpangan Dana Desa 2022–2025

Kepala Desa Cemplang Tegaskan Siap Klarifikasi Dugaan Penyimpangan Dana Desa 2022–2025

Agustus 22, 2026
Pemerintah Siapkan Belanja Negara Rp4.097,2 Triliun dalam RAPBN 2027

Pemerintah Siapkan Belanja Negara Rp4.097,2 Triliun dalam RAPBN 2027

Agustus 21, 2026
P3B Soroti Dugaan Minimnya Transparansi Proyek PT Hutama Karya Senilai Rp501 Miliar di Banten

P3B Soroti Dugaan Minimnya Transparansi Proyek PT Hutama Karya Senilai Rp501 Miliar di Banten

Agustus 20, 2026
Ibu Rumah Tangga di Lebak Meninggal Dunia Usai Ikut Lomba Tarik Tambang HUT RI ke-81

Ibu Rumah Tangga di Lebak Meninggal Dunia Usai Ikut Lomba Tarik Tambang HUT RI ke-81

Agustus 19, 2026
Kadis Kominfo Lebak : Forum Media Lebak Jadi Momentum Evaluasi dan Penguatan Sinergi Pemerintah dengan Pers

Kadis Kominfo Lebak : Forum Media Lebak Jadi Momentum Evaluasi dan Penguatan Sinergi Pemerintah dengan Pers

Agustus 19, 2026
Diduga Ditarik Sepihak di Jalan, Debitur Pertanyakan Prosedur Penarikan Mobil oleh PT. Reksa Finance!

Diduga Ditarik Sepihak di Jalan, Debitur Pertanyakan Prosedur Penarikan Mobil oleh PT. Reksa Finance!

Agustus 22, 2026
Gelar Tanpa Jiwa: Fenomena "Profesor" Gelap dan Kejahatan Moral Pembohongan Publik

Gelar Tanpa Jiwa: Fenomena "Profesor" Gelap dan Kejahatan Moral Pembohongan Publik

Agustus 19, 2026
Semarakkan HUT ke-81 RI,Ikatan Pemuda pemudi kp Jati Raya Desa cilangkan Sukses Gelar Beragam Lomba Tahunan

Semarakkan HUT ke-81 RI,Ikatan Pemuda pemudi kp Jati Raya Desa cilangkan Sukses Gelar Beragam Lomba Tahunan

Agustus 17, 2026
BeritaKilat.Com

About Us

BeritaKilat.Com merupakan portal berita terkini di Indonesia, menyajikan beragam informasi dari berbagai sektor kehidupan yang disajikan secara sederhana dan mudah dipahami untuk membukan wawasan secara luas.

Contact us: beritakilat7@gmail.com

Follow Us

Copyright © 2026 BeritaKilat.Com
  • Tentang Kami
  • Kontak Kami
  • Redaksi
  • Syarat dan Ketentuan
  • Pedoman Media Siber