Wartawan KabarSBI Diduga Diintimidasi Usai Beritakan Dugaan Mark Up Dana BOS
KUNINGAN, BeritaKilat.com — Dugaan intimidasi terhadap wartawan KabarSBI.com mencuat setelah media tersebut menurunkan laporan mengenai dugaan mark up pengadaan soal Ujian PSAT di SMPN 2 Sindangagung, Kabupaten Kuningan.
Kasus ini kini tengah ditangani oleh Polres Kuningan, sebagaimana tercantum dalam laporan polisi LP/B/91/VI/RES.1.24/2026/SPKT/POLRES KUNINGAN/POLDA JABAR tertanggal 4 Juni 2026.
Ketua Umum DPP Peduli Nusantara Tunggal, Arthur Noija, SH, menilai dugaan intimidasi terhadap jurnalis merupakan bentuk pelanggaran terhadap kebebasan pers yang dijamin oleh Undang-Undang Nomor 40 Tahun 1999 tentang Pers.
Menurutnya, setiap pemberitaan yang menyangkut penggunaan anggaran publik adalah bagian dari fungsi kontrol sosial yang sah.
“Jika ada pihak yang tidak sependapat atau merasa dirugikan, tersedia mekanisme hak jawab dan hak koreksi.
Namun apabila benar terjadi ancaman terhadap wartawan yang menjalankan tugas jurnalistik, hal itu tidak dapat dibenarkan,” ujar Arthur, Selasa (9/6/2026).
Arthur juga mempertanyakan munculnya reaksi dari oknum yang tidak memiliki keterkaitan langsung dengan substansi berita.
Ia menyoroti sikap oknum LMPI Kuningan yang dinilai paling bereaksi terhadap pemberitaan tersebut.
“Materi berita berkaitan dengan dugaan pengelolaan anggaran pendidikan. Mengapa justru oknum dari LMPI Kuningan yang paling bereaksi? Ini menimbulkan pertanyaan publik,” katanya.
Ia berharap aparat penegak hukum bersikap profesional dan transparan dalam menangani laporan tersebut. Menurutnya, keterbukaan informasi dari penyidik penting agar tidak menimbulkan spekulasi di masyarakat.
Arthur juga mengajak seluruh insan pers dan organisasi wartawan untuk mengawal proses hukum hingga tuntas.
“Ketika wartawan mendapat tekanan karena menjalankan tugas jurnalistik, yang dipertaruhkan bukan hanya keselamatan individu, tetapi juga kebebasan pers dan hak masyarakat untuk memperoleh informasi,” tegasnya.
Hingga berita ini diturunkan, proses penanganan laporan dugaan intimidasi terhadap wartawan KabarSBI.com masih berlangsung di Polres Kuningan.(*)

Posting Komentar