Mantan Jampidsus Febrie Adriansyah Penuhi Panggilan Tim 9 Kejagung, Jalani Pemeriksaan di Gedung Utama
JAKARTA, BeritaKilat.com – Mantan Jaksa Agung Muda Tindak Pidana Khusus (Jampidsus), Febrie Adriansyah, akhirnya memenuhi panggilan Tim 9 penyidik Kejaksaan Agung RI pada Jumat (24/7). Berdasarkan informasi yang dihimpun, Febrie mulai menjalani pemeriksaan sekitar pukul 14.00 WIB di Gedung Utama Kejaksaan Agung, Jakarta Selatan.
Informasi mengenai kehadiran mantan pejabat tinggi Kejaksaan tersebut diperoleh awak media dari sumber internal Kejaksaan Agung. Namun, hingga pemeriksaan berlangsung, para jurnalis yang telah menunggu di sekitar Gedung Kejaksaan Agung tidak melihat secara langsung kedatangan Febrie. Diduga, ia memasuki area gedung melalui akses yang tidak dilalui awak media.
Kepala Pusat Penerangan Hukum (Kapuspenkum) Kejaksaan Agung, Anang Supriatna, membenarkan bahwa Febrie telah memenuhi panggilan penyidik dan saat ini menjalani pemeriksaan sebagai saksi dalam penyidikan dugaan tindak pidana pencucian uang (TPPU). Pemeriksaan tersebut merupakan tindak lanjut dari surat perintah penyidikan (Sprindik) yang baru diterbitkan Kejaksaan Agung.
Pemeriksaan kali ini merupakan panggilan kedua terhadap Febrie. Sebelumnya, ia dijadwalkan hadir pada Rabu (22/7), namun tidak memenuhi panggilan dengan alasan kondisi kesehatan. Tim penyidik kemudian menjadwalkan ulang pemeriksaan pada Jumat, dengan peringatan bahwa apabila kembali mangkir tanpa alasan yang sah, penyidik dapat menempuh upaya paksa sesuai ketentuan hukum yang berlaku.
Perkara yang tengah diselidiki Tim 9 berkaitan dengan dugaan tindak pidana pencucian uang yang merupakan pengembangan dari proses penyidikan sebelumnya. Sejumlah saksi telah dipanggil untuk dimintai keterangan guna melengkapi alat bukti dalam perkara tersebut. Hingga saat ini, Kejaksaan Agung menegaskan status Febrie Adriansyah dalam perkara ini masih sebagai saksi, sementara proses penyidikan terus berjalan sesuai mekanisme hukum.
Kasus ini menjadi perhatian luas masyarakat karena melibatkan mantan pejabat tinggi penegak hukum. Sejak pagi hingga sore hari, sejumlah awak media dan elemen masyarakat tampak memantau perkembangan pemeriksaan di kompleks Kejaksaan Agung guna memperoleh informasi resmi terkait jalannya proses hukum tersebut. (Red)

Posting Komentar