Perkuat Sinergi, PPWI Lebak Bedah Persoalan Perparkiran hingga Perencanaan Daerah bersama Plt Kaban Bapperida
LEBAK, BeritaKilat.com – Guna memperkuat fungsi kontrol sosial dan sinkronisasi program pembangunan, pengurus Dewan Pimpinan Cabang (DPC) Persatuan Pewarta Warga Indonesia (PPWI) Kabupaten Lebak melakukan kunjungan kerja ke kantor Badan Perencanaan Pembangunan, Riset dan Inovasi Daerah (Bapperida) Kabupaten Lebak, Selasa (13/5/2026).
Kedatangan Ketua PPWI Lebak, Abdul Kabir bersama sekretaris PPWI Lebak Encep Mulyadi, disambut hangat oleh Plt. Kepala Bapperida Lebak, Widi Ferdian, SP.,MA. Pertemuan tersebut menjadi ajang dialog interaktif mengenai berbagai isu strategis, mulai dari arah perencanaan pembangunan daerah hingga polemik perparkiran yang tengah menjadi sorotan hangat di tengah masyarakat.
Menjawab Persoalan Perparkiran
Dalam diskusi tersebut, Abdul Kabir Albantani menyampaikan aspirasi warga terkait semrawutnya tata kelola parkir di beberapa titik vital Kabupaten Lebak. Menurutnya, persoalan parkir bukan sekadar masalah kemacetan, melainkan juga menyangkut potensi kebocoran Pendapatan Asli Daerah (PAD).
"Kami membawa suara masyarakat yang menyoroti efektivitas retribusi parkir. Kami berharap Bapperida sebagai dapurnya perencanaan daerah bisa merumuskan formulasi yang lebih transparan dan modern agar tidak ada lagi keluhan warga mengenai tarif yang tidak sesuai atau pengelolaan yang kurang tertib," ujar Kabir.
Menanggapi hal tersebut, Widi Ferdian menegaskan bahwa Bapperida terus berupaya mengintegrasikan penataan ruang dengan skema peningkatan ekonomi daerah. Ia mengakui bahwa sektor perparkiran memerlukan sentuhan inovasi, termasuk wacana digitalisasi sistem guna menjamin akuntabilitas.
"Semua masukan dari rekan-rekan PPWI sangat berharga. Perparkiran memang menjadi salah satu konsentrasi kami dalam menata estetika kota sekaligus mengoptimalkan PAD. Kami sedang mengkaji integrasi sistem yang lebih terukur agar manfaatnya kembali ke masyarakat dalam bentuk pembangunan," ungkap Widi Ferdian.
Transformasi Riset dan Inovasi
Selain masalah parkir, pertemuan ini juga mengupas peran baru Bapperida yang kini lebih menekankan pada aspek riset dan inovasi. Widi menjelaskan bahwa ke depan, setiap kebijakan yang diambil oleh Pemerintah Kabupaten Lebak harus berbasis data (evidence-based policy).
"Bapperida bukan lagi sekadar merencanakan bangunan fisik, tapi juga riset mengenai dampak sosial dan ekonominya. Kami ingin setiap inovasi yang lahir benar-benar menjadi solusi bagi permasalahan warga Lebak," tambahnya.
Sinergi Pemerintah dan Media
Di akhir pertemuan, Widi Ferdian mengapresiasi langkah proaktif PPWI Lebak. Menurutnya, media memiliki peran krusial sebagai jembatan informasi antara pemerintah dan rakyat.
"Pemerintah tidak bisa bekerja sendiri. Kami butuh mitra seperti PPWI untuk memberikan masukan kritis sekaligus membantu mendiseminasikan program-program pembangunan agar dipahami oleh masyarakat luas," tutup Widi.
Kunjungan ini diharapkan menjadi awal dari kolaborasi berkelanjutan dalam mengawal transparansi dan kemajuan pembangunan di Bumi Multatuli agar lebih tepat sasaran dan berdampak nyata bagi kesejahteraan masyarakat. (Red)

Posting Komentar