-->
Telusuri
24 C
id
  • Tentang Kami
  • Kontak Kami
  • Redaksi
  • Syarat dan Ketentuan
  • Pedoman Media Siber
BeritaKilat.Com
  • Home
  • Advertorial
  • Nasional
  • Daerah
  • Hukrim
  • Peristiwa
  • Ekonomi
  • Pendidikan
  • Politik
  • Olahraga
  • Opini
  • Wisata
  • Teknologi
  • Info dan Tips
  • Kesehatan
  • Kuliner
BeritaKilat.Com
Telusuri
Beranda Headline Opini Sebuah Refleksi : Ketika Koruptor Tidak Lagi Dianggap Maling, Hukum Kehilangan Wibawanya Di republik ini,
Headline Opini

Sebuah Refleksi : Ketika Koruptor Tidak Lagi Dianggap Maling, Hukum Kehilangan Wibawanya Di republik ini,

Berita Kilat
Berita Kilat
18 Jan, 2026 0 0
Facebook
Twitter
Telegram
WhatsApp



Oleh :Abdul Kabir Al Banten

Hukum katanya berlaku sama bagi semua. Equality before the law tercetak rapi dalam konstitusi, diajarkan di bangku kuliah, dan diulang dalam pidato-pidato resmi. Namun di jalanan, di pengadilan, dan di lini masa media sosial, asas itu terdengar seperti lelucon yang diulang tanpa rasa malu.

Seorang ibu mencuri susu demi anaknya, diviralkan, diborgol, dipermalukan. Seorang remaja mencuri sandal, diadili, diseret opini publik. Tetapi pejabat yang mencuri uang rakyat—uang sekolah, uang rumah sakit, uang bencana—cukup datang ke pengadilan dengan kemeja putih, wajah sendu, dan pengacara mahal. Ia tidak disebut maling. Ia disebut “tersangka”.

Di sinilah bangsa ini tergelincir.

Kasus demi kasus viral memperlihatkan pola yang sama: korupsi bernilai fantastis berujung vonis ringan, pemotongan hukuman, fasilitas khusus, hingga jalan kembali ke panggung politik. Di media sosial, publik sampai pada titik sinis: “Lebih baik korupsi sekalian, hukumannya bisa dinego.” Ini bukan candaan kosong, melainkan refleksi keputusasaan kolektif.

Padahal korupsi adalah pencurian dalam bentuk paling brutal. Ia mencuri bukan dari satu orang, tetapi dari jutaan rakyat sekaligus. Ia membunuh secara tidak langsung—melalui layanan kesehatan yang rusak, infrastruktur yang roboh, dan bantuan sosial yang disunat. Namun anehnya, pencurian model ini justru paling jarang memicu kemarahan institusional yang setimpal.

Di sinilah equality before the law runtuh bukan karena tidak tertulis, tetapi karena tidak dijalankan.

Hukum menjadi tajam ke bawah dan tumpul ke atas. Rakyat kecil berhadapan langsung dengan kekerasan prosedural, sementara elite bernegosiasi dengan pasal. Ketika kekuasaan dan uang bisa membeli kelonggaran, maka hukum berubah dari alat keadilan menjadi alat pembenaran.

Lebih berbahaya lagi, koruptor tidak lagi dikucilkan secara sosial. Mereka tetap dihormati, diberi panggung, bahkan dijadikan rujukan moral. Ini adalah tahap paling berbahaya: ketika kejahatan bukan hanya dimaafkan, tetapi dinormalisasi. Ketika mencuri uang negara tidak lagi mematikan karier, tidak lagi memalukan, dan tidak lagi dianggap sebagai dosa sosial.

Jika ini terus dibiarkan, jangan salahkan generasi berikutnya bila tumbuh dengan kesimpulan sederhana: yang salah bukan mencuri, tetapi tidak punya kuasa.

Equality before the law tidak mati karena kurang regulasi. Ia mati karena keberanian penegak hukum melemah, karena kompromi politik, dan karena negara takut menindak mereka yang berada di lingkar kekuasaan. Selama koruptor diperlakukan berbeda dari maling pasar, selama itu pula hukum hanyalah simbol, bukan keadilan.

Bangsa ini tidak kekurangan undang-undang. Yang langka adalah keberanian untuk menegakkannya tanpa pandang jabatan. Dan ketika koruptor tidak lagi dianggap maling, sesungguhnya yang sedang dirampok bukan hanya uang negara—tetapi martabat hukum dan masa depan republik.

Via Headline
Facebook
Twitter
Telegram
WhatsApp
Postingan Lama
Postingan Lebih Baru

Anda mungkin menyukai postingan ini

Posting Komentar





















Stay Conneted

facebook Like
twitter Follow
youtube Langganan
vimeo Langganan
instagram Follow
rss Langganan
pinterest Follow

Featured Post

Beban Operasional Meningkat, Pedagang Kecil di Cihara Lebak Keluhkan Kenaikan Harga Plastik ‎

Berita Kilat- April 22, 2026 0
Beban Operasional Meningkat, Pedagang Kecil di Cihara Lebak Keluhkan Kenaikan Harga Plastik  ‎
‎LEBAK, BeritaKilat.com – Para pelaku usaha mikro dan pedagang kecil di wilayah Kecamatan Cihara, Kabupaten Lebak, mulai menjerit akibat tren kenaikan harga…

Advertiser

Advertiser


Iklan KPU

Iklan KPU
Lounching Jingle

Berita Terpopuler

Lansia di Cihara Lebak Jadi Korban Percobaan Penjambretan Modus Tukar Emas, Pelaku Sempat Pukul Korban

Lansia di Cihara Lebak Jadi Korban Percobaan Penjambretan Modus Tukar Emas, Pelaku Sempat Pukul Korban

April 17, 2026
Identitas Keluarga Di Viralkan Akibat Utang, Warga Lebak Tuntut Pemulihan Nama Baik  ‎

Identitas Keluarga Di Viralkan Akibat Utang, Warga Lebak Tuntut Pemulihan Nama Baik ‎

April 19, 2026
Dinilai Cacat Konstitusi, Mahasiswa Universitas Setiabudhi Rangkasbitung Tolak Mekanisme Delegasi dalam Kongres  ‎

Dinilai Cacat Konstitusi, Mahasiswa Universitas Setiabudhi Rangkasbitung Tolak Mekanisme Delegasi dalam Kongres ‎

April 16, 2026
Warga 3 Desa di Panggarangan Lebak; Lanjutkan Perbaiki Jalan Poros Secara Swadaya

Warga 3 Desa di Panggarangan Lebak; Lanjutkan Perbaiki Jalan Poros Secara Swadaya

April 19, 2026
Konferensi MWCNU Tunjung Teja Teguhkan Konsolidasi, Abdul Sukur Terpilih sebagai Ketua Periode 2026–2031

Konferensi MWCNU Tunjung Teja Teguhkan Konsolidasi, Abdul Sukur Terpilih sebagai Ketua Periode 2026–2031

April 18, 2026
Penantian 16 Tahun Berakhir Haru: US Akhirnya Temukan Ijazah yang Dibawa Teman

Penantian 16 Tahun Berakhir Haru: US Akhirnya Temukan Ijazah yang Dibawa Teman

April 17, 2026
Kasus Penjambretan Lansia di Cihara, GMNI Lebak Dorong Kepolisian Segera Amankan Pelaku  ‎

Kasus Penjambretan Lansia di Cihara, GMNI Lebak Dorong Kepolisian Segera Amankan Pelaku ‎

April 18, 2026
Pengelola Wisata Pantai Bagedur Gelar Aksi Bersihkan Sampah Bersama UPTD SDA Banten

Pengelola Wisata Pantai Bagedur Gelar Aksi Bersihkan Sampah Bersama UPTD SDA Banten

April 16, 2026
Unggah Data Pribadi ke Medsos, Pemilik Akun Terancam Somasi Keluarga Korban  ‎

Unggah Data Pribadi ke Medsos, Pemilik Akun Terancam Somasi Keluarga Korban ‎

April 20, 2026
Seni Melepaskan Pamrih: Mengapa Ikhlas Membantu Sesama Justru Membuka Pintu Rezeki yang Tak Terduga?

Seni Melepaskan Pamrih: Mengapa Ikhlas Membantu Sesama Justru Membuka Pintu Rezeki yang Tak Terduga?

April 16, 2026

Berita Terpopuler

Lansia di Cihara Lebak Jadi Korban Percobaan Penjambretan Modus Tukar Emas, Pelaku Sempat Pukul Korban

Lansia di Cihara Lebak Jadi Korban Percobaan Penjambretan Modus Tukar Emas, Pelaku Sempat Pukul Korban

April 17, 2026
Identitas Keluarga Di Viralkan Akibat Utang, Warga Lebak Tuntut Pemulihan Nama Baik  ‎

Identitas Keluarga Di Viralkan Akibat Utang, Warga Lebak Tuntut Pemulihan Nama Baik ‎

April 19, 2026
Dinilai Cacat Konstitusi, Mahasiswa Universitas Setiabudhi Rangkasbitung Tolak Mekanisme Delegasi dalam Kongres  ‎

Dinilai Cacat Konstitusi, Mahasiswa Universitas Setiabudhi Rangkasbitung Tolak Mekanisme Delegasi dalam Kongres ‎

April 16, 2026
Warga 3 Desa di Panggarangan Lebak; Lanjutkan Perbaiki Jalan Poros Secara Swadaya

Warga 3 Desa di Panggarangan Lebak; Lanjutkan Perbaiki Jalan Poros Secara Swadaya

April 19, 2026
Konferensi MWCNU Tunjung Teja Teguhkan Konsolidasi, Abdul Sukur Terpilih sebagai Ketua Periode 2026–2031

Konferensi MWCNU Tunjung Teja Teguhkan Konsolidasi, Abdul Sukur Terpilih sebagai Ketua Periode 2026–2031

April 18, 2026
Penantian 16 Tahun Berakhir Haru: US Akhirnya Temukan Ijazah yang Dibawa Teman

Penantian 16 Tahun Berakhir Haru: US Akhirnya Temukan Ijazah yang Dibawa Teman

April 17, 2026
Kasus Penjambretan Lansia di Cihara, GMNI Lebak Dorong Kepolisian Segera Amankan Pelaku  ‎

Kasus Penjambretan Lansia di Cihara, GMNI Lebak Dorong Kepolisian Segera Amankan Pelaku ‎

April 18, 2026
Pengelola Wisata Pantai Bagedur Gelar Aksi Bersihkan Sampah Bersama UPTD SDA Banten

Pengelola Wisata Pantai Bagedur Gelar Aksi Bersihkan Sampah Bersama UPTD SDA Banten

April 16, 2026
Unggah Data Pribadi ke Medsos, Pemilik Akun Terancam Somasi Keluarga Korban  ‎

Unggah Data Pribadi ke Medsos, Pemilik Akun Terancam Somasi Keluarga Korban ‎

April 20, 2026
Seni Melepaskan Pamrih: Mengapa Ikhlas Membantu Sesama Justru Membuka Pintu Rezeki yang Tak Terduga?

Seni Melepaskan Pamrih: Mengapa Ikhlas Membantu Sesama Justru Membuka Pintu Rezeki yang Tak Terduga?

April 16, 2026
BeritaKilat.Com

About Us

BeritaKilat.Com merupakan portal berita terkini di Indonesia, menyajikan beragam informasi dari berbagai sektor kehidupan yang disajikan secara sederhana dan mudah dipahami untuk membukan wawasan secara luas.

Contact us: beritakilat7@gmail.com

Follow Us

Copyright © 2024 BeritaKilat.Com
  • Tentang Kami
  • Kontak Kami
  • Redaksi
  • Syarat dan Ketentuan
  • Pedoman Media Siber