Menu Makan Bergizi Gratis di Panggarangan Disorot, Satgas MBG Lebak Didesak Evaluasi
LEBAK, BeritaKilat.com – Pelaksanaan Program Makan Bergizi Gratis (MBG) di Kecamatan Panggarangan, Kabupaten Lebak, mulai menuai kritik. Muncul dugaan ketidaksesuaian antara komposisi menu yang dibagikan dengan standar anggaran yang telah ditetapkan pemerintah.
Sorotan tersebut disampaikan oleh tokoh pemuda Panggarangan, Asep Pahrudin, pasca-pembagian MBG di sejumlah sekolah dasar pada Senin (2/3/2026).Berdasarkan pantauan di Desa Cimandiri, siswa kelas 1-3 menerima paket berisi satu roti, satu pisang cavendish, dan satu kotak susu. Sementara untuk kelas 4-6, terdapat tambahan satu porsi kacang koro.
"Jika melihat komposisi dan perkiraan harga bahan, kami menduga ada ketidaksesuaian. Perlu ada kejelasan mengenai standar harga dan perhitungan gizi yang menjadi dasar penyusunan menu tersebut," ujar Asep kepada media, Senin (2/3).
Asep menekankan pentingnya transparansi anggaran mengingat program ini dibiayai oleh negara. Menurutnya, ketidakjelasan standar menu dapat menimbulkan asumsi negatif di masyarakat mengenai optimalisasi penggunaan anggaran.
“Transparansi sangat penting. Jika memang sudah sesuai standar, sampaikan terbuka. Jika ada kekurangan, segera evaluasi. Jangan sampai muncul persepsi anggaran tidak digunakan secara optimal,” tegasnya.
Lebih lanjut, ia mendesak Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi (SPPG) dan Satgas MBG Kabupaten Lebak untuk melakukan monitoring langsung ke lapangan. Ia juga meminta Wakil Bupati Lebak, selaku Ketua Tim Satgas MBG, untuk bersikap tegas dalam melakukan langkah evaluatif.
“Wakil Bupati harus turun tangan memastikan program berjalan sesuai ketentuan. Ini menyangkut hak anak-anak kita untuk mendapatkan asupan gizi yang layak,” imbuh Asep.
Hingga berita ini dimuat, belum ada keterangan resmi dari pihak pengelola MBG maupun Satgas MBG Kabupaten Lebak terkait keluhan masyarakat tersebut.

Posting Komentar