-->
Telusuri
24 C
id
  • Tentang Kami
  • Kontak Kami
  • Redaksi
  • Syarat dan Ketentuan
  • Pedoman Media Siber
BeritaKilat.Com
  • Home
  • Advertorial
  • Nasional
  • Daerah
  • Hukrim
  • Peristiwa
  • Ekonomi
  • Pendidikan
  • Politik
  • Olahraga
  • Opini
  • Wisata
  • Teknologi
  • Info dan Tips
  • Kesehatan
  • Kuliner
BeritaKilat.Com
Telusuri
Beranda Headline Peristiwa Abu Vulkanik Gunung Anak Krakatau Bergerak ke Samudera Hindia, Menjauh dari Jawa dan Sumatera
Headline Peristiwa

Abu Vulkanik Gunung Anak Krakatau Bergerak ke Samudera Hindia, Menjauh dari Jawa dan Sumatera

Berita Kilat
Berita Kilat
08 Sep, 2026 0 0
Facebook
Twitter
Telegram
WhatsApp


SERANG, BeritaKilat.com — Sebaran abu vulkanik Gunung Anak Krakatau terus dipantau secara intensif menyusul aktivitas erupsi yang terjadi sejak awal September 2026. Berdasarkan analisis terbaru Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG), sebagian abu vulkanik bergerak ke arah barat hingga barat daya dan meluas menuju wilayah Samudera Hindia, sehingga pada lapisan atmosfer yang lebih tinggi sebagian besar material vulkanik mulai menjauh dari wilayah Jawa dan Sumatera.

Gunung Anak Krakatau yang berada di kawasan Selat Sunda mengalami peningkatan aktivitas vulkanik sejak Juli 2026. Badan Geologi mencatat aktivitas Gunung Anak Krakatau masih berada pada Level III atau Siaga. Erupsi menerus mulai tercatat pada 5 September 2026 dan disertai fenomena semburan yang menyerupai lava fountain atau air mancur lava.

Abu Vulkanik Bergerak ke Barat

BMKG melalui analisis citra satelit Himawari-9 pada 7 September 2026 mengidentifikasi adanya sebaran abu vulkanik pada beberapa lapisan atmosfer.

Pada lapisan dari permukaan hingga ketinggian sekitar 15.000 kaki atau 4,57 kilometer, abu vulkanik masih terpantau menyebar ke arah barat. Sebarannya mencakup sebagian wilayah Banten, Jawa Barat bagian barat-selatan, Lampung, Bengkulu serta wilayah perairan di sekitarnya.

Sementara itu, pada lapisan atmosfer yang lebih tinggi, yakni hingga sekitar 50.000 kaki atau 15,24 kilometer, abu vulkanik terpantau bergerak lebih jauh ke arah barat hingga barat daya. Sebaran tersebut telah mencapai wilayah Samudera Hindia di sebelah barat hingga barat daya Bengkulu, Lampung, dan Banten.

Kondisi ini menunjukkan bahwa sebagian material vulkanik pada lapisan atmosfer tinggi mulai bergerak menjauh dari wilayah daratan Indonesia menuju Samudera Hindia. Namun, pergerakan abu tetap sangat bergantung pada arah dan kecepatan angin sehingga perubahan pola sebaran masih mungkin terjadi.

Abu Masih Berpotensi Mengganggu Penerbangan

Meskipun sebagian abu bergerak menuju Samudera Hindia, dampaknya terhadap penerbangan masih menjadi perhatian serius. BMKG menyebut abu vulkanik terpantau hingga ketinggian sekitar 15.000 kaki pada pemantauan terbaru, sementara pada lapisan atmosfer tertentu material abu juga terdeteksi hingga sekitar 50.000 kaki.

Akibat kondisi tersebut, sejumlah bandara di Jawa dan Sumatera sempat ditutup sementara sebagai langkah mitigasi keselamatan penerbangan. Penutupan dilakukan karena partikel abu vulkanik dapat membahayakan mesin pesawat dan mengganggu sistem penerbangan.

BMKG menyatakan pemantauan dilakukan secara terus-menerus melalui pengamatan satelit dan penerbitan SIGMET (Significant Meteorological Information) untuk memberikan informasi mengenai bahaya meteorologi yang dapat memengaruhi penerbangan. Hingga 7 September, BMKG telah menerbitkan puluhan SIGMET terkait perkembangan sebaran abu Gunung Anak Krakatau.

Selat Sunda Tetap Dipantau

Selain kondisi atmosfer, BMKG juga melakukan pemantauan terhadap kondisi laut di sekitar Gunung Anak Krakatau dan Selat Sunda.

Data pemantauan HF Radar yang dioperasikan di wilayah Carita dan Tanjung Lesung menunjukkan probabilitas terjadinya tsunami di Selat Sunda berada dalam kategori rendah. Arus permukaan laut dominan bergerak ke arah barat daya menuju Samudera Hindia dengan kecepatan sekitar 0,4–0,9 knot, sementara tinggi gelombang berada pada kisaran 0,3–1,2 meter dalam pemantauan 7 September.

Untuk periode 8–13 September 2026, BMKG memperkirakan tinggi gelombang di kawasan Selat Sunda berada pada kisaran 0,5 hingga 2 meter.

Meski demikian, masyarakat tetap diminta mengikuti informasi resmi dari pemerintah dan tidak menyebarkan informasi yang belum terverifikasi.

Status Gunung Anak Krakatau Masih Siaga

Badan Geologi memastikan status aktivitas Gunung Anak Krakatau masih berada pada Level III (Siaga). Masyarakat, wisatawan, maupun pengunjung dilarang mendekati kawasan gunung dalam radius 3 kilometer dari pusat aktivitas.

Badan Geologi juga mengimbau masyarakat yang berada di wilayah terdampak abu vulkanik untuk mengurangi aktivitas di luar ruangan. Jika harus beraktivitas di luar rumah, masyarakat disarankan menggunakan masker untuk mengurangi risiko gangguan pernapasan akibat paparan abu vulkanik.

Khusus masyarakat di wilayah pesisir Banten dan Lampung, Badan Geologi meminta agar tetap tenang dan tidak mudah mempercayai informasi yang menyebut erupsi Gunung Anak Krakatau saat ini akan secara otomatis menyebabkan tsunami. Masyarakat diminta mengikuti arahan resmi BPBD dan instansi terkait.

Masyarakat Diminta Tetap Waspada

Pergerakan abu menuju Samudera Hindia menjadi perkembangan penting dalam pemantauan erupsi Gunung Anak Krakatau. Namun, kondisi tersebut tidak berarti ancaman abu vulkanik terhadap wilayah Indonesia telah sepenuhnya berakhir.

Perubahan arah angin dapat menyebabkan jalur sebaran abu berubah sewaktu-waktu. Karena itu, BMKG bersama Badan Geologi dan instansi terkait terus melakukan pemantauan terhadap aktivitas vulkanik, kondisi atmosfer, penerbangan, serta laut di sekitar Selat Sunda.

Masyarakat diimbau tetap tenang, meningkatkan kewaspadaan, menggunakan masker ketika terjadi hujan abu, serta mengandalkan informasi resmi dari BMKG, Badan Geologi/PVMBG, BNPB, dan pemerintah daerah. Kondisi Gunung Anak Krakatau akan terus dievaluasi dan status aktivitas dapat berubah apabila terjadi perkembangan signifikan. (wal/red)

Via Headline
Facebook
Twitter
Telegram
WhatsApp
Postingan Lama Tak ada hasil yang ditemukan
Postingan Lebih Baru

Anda mungkin menyukai postingan ini

Posting Komentar



























Stay Conneted

facebook Like
twitter Follow
youtube Langganan
vimeo Langganan
instagram Follow
rss Langganan
pinterest Follow

Featured Post

Abu Vulkanik Gunung Anak Krakatau Bergerak ke Samudera Hindia, Menjauh dari Jawa dan Sumatera

Berita Kilat- September 08, 2026 0
Abu Vulkanik Gunung Anak Krakatau Bergerak ke Samudera Hindia, Menjauh dari Jawa dan Sumatera
SERANG, BeritaKilat.com — Sebaran abu vulkanik Gunung Anak Krakatau terus dipantau secara intensif menyusul aktivitas erupsi yang terjadi sejak awal September…

Advertiser

Advertiser


Iklan KPU

Iklan KPU
Lounching Jingle

Berita Terpopuler

Diduga Pakai Pasir Laut, Proyek Rehabilitasi SDN 1 Cilangkahan Lebak Dipertanyakan

Diduga Pakai Pasir Laut, Proyek Rehabilitasi SDN 1 Cilangkahan Lebak Dipertanyakan

September 05, 2026
Viral Video TikTok Diduga Singgung Sikap Polisi Saat Terima Laporan, PPWI Lebak: Jangan Sampai Ganggu Kamtibmas

Viral Video TikTok Diduga Singgung Sikap Polisi Saat Terima Laporan, PPWI Lebak: Jangan Sampai Ganggu Kamtibmas

September 05, 2026
Warga Jati Raya Siap Gelar Maulid Nabi Dengan Pengajian Akbar

Warga Jati Raya Siap Gelar Maulid Nabi Dengan Pengajian Akbar

September 02, 2026
3 Negara Dikepung Kabut Asap Karhutla Kalimantan, Kualitas Udara Memburuk

3 Negara Dikepung Kabut Asap Karhutla Kalimantan, Kualitas Udara Memburuk

September 02, 2026
Gerakan 9 Bersama AMPP Gelar Aksi, Soroti Dugaan Buruknya Kualitas Jalan Program Bang Andra di Lebak Selatan

Gerakan 9 Bersama AMPP Gelar Aksi, Soroti Dugaan Buruknya Kualitas Jalan Program Bang Andra di Lebak Selatan

September 02, 2026
Anak Krakatau Kembali Erupsi, Status Siaga: PVMBG Ingatkan Bahaya dan Minta Warga Tak Terpancing Isu Tsunami

Anak Krakatau Kembali Erupsi, Status Siaga: PVMBG Ingatkan Bahaya dan Minta Warga Tak Terpancing Isu Tsunami

September 05, 2026
Antisipasi Erupsi Gunung Anak Krakatau, Dinas Pendidikan Kabupaten Lebak Alihkan KBM ke PJJ pada 7 September 2026

Antisipasi Erupsi Gunung Anak Krakatau, Dinas Pendidikan Kabupaten Lebak Alihkan KBM ke PJJ pada 7 September 2026

September 06, 2026
Kapolda Banten Resmikan Rumah Kantor Bhabinkamtibmas di Desa Cemplang, Perkuat Pelayanan Polri di Tingkat Desa

Kapolda Banten Resmikan Rumah Kantor Bhabinkamtibmas di Desa Cemplang, Perkuat Pelayanan Polri di Tingkat Desa

September 06, 2026
Ketua KNPI Kabupaten Bogor Minta Publik Hormati Proses Hukum dan Tidak Tergiring Opini Negatif

Ketua KNPI Kabupaten Bogor Minta Publik Hormati Proses Hukum dan Tidak Tergiring Opini Negatif

September 02, 2026
Peduli Sesama, LSM Harimau dan BPPKB Lebak Bantu Ponpes Kiai Nurdi yang Terbakar

Peduli Sesama, LSM Harimau dan BPPKB Lebak Bantu Ponpes Kiai Nurdi yang Terbakar

September 06, 2026

Berita Terpopuler

Diduga Pakai Pasir Laut, Proyek Rehabilitasi SDN 1 Cilangkahan Lebak Dipertanyakan

Diduga Pakai Pasir Laut, Proyek Rehabilitasi SDN 1 Cilangkahan Lebak Dipertanyakan

September 05, 2026
Viral Video TikTok Diduga Singgung Sikap Polisi Saat Terima Laporan, PPWI Lebak: Jangan Sampai Ganggu Kamtibmas

Viral Video TikTok Diduga Singgung Sikap Polisi Saat Terima Laporan, PPWI Lebak: Jangan Sampai Ganggu Kamtibmas

September 05, 2026
Warga Jati Raya Siap Gelar Maulid Nabi Dengan Pengajian Akbar

Warga Jati Raya Siap Gelar Maulid Nabi Dengan Pengajian Akbar

September 02, 2026
3 Negara Dikepung Kabut Asap Karhutla Kalimantan, Kualitas Udara Memburuk

3 Negara Dikepung Kabut Asap Karhutla Kalimantan, Kualitas Udara Memburuk

September 02, 2026
Gerakan 9 Bersama AMPP Gelar Aksi, Soroti Dugaan Buruknya Kualitas Jalan Program Bang Andra di Lebak Selatan

Gerakan 9 Bersama AMPP Gelar Aksi, Soroti Dugaan Buruknya Kualitas Jalan Program Bang Andra di Lebak Selatan

September 02, 2026
Anak Krakatau Kembali Erupsi, Status Siaga: PVMBG Ingatkan Bahaya dan Minta Warga Tak Terpancing Isu Tsunami

Anak Krakatau Kembali Erupsi, Status Siaga: PVMBG Ingatkan Bahaya dan Minta Warga Tak Terpancing Isu Tsunami

September 05, 2026
Antisipasi Erupsi Gunung Anak Krakatau, Dinas Pendidikan Kabupaten Lebak Alihkan KBM ke PJJ pada 7 September 2026

Antisipasi Erupsi Gunung Anak Krakatau, Dinas Pendidikan Kabupaten Lebak Alihkan KBM ke PJJ pada 7 September 2026

September 06, 2026
Kapolda Banten Resmikan Rumah Kantor Bhabinkamtibmas di Desa Cemplang, Perkuat Pelayanan Polri di Tingkat Desa

Kapolda Banten Resmikan Rumah Kantor Bhabinkamtibmas di Desa Cemplang, Perkuat Pelayanan Polri di Tingkat Desa

September 06, 2026
Ketua KNPI Kabupaten Bogor Minta Publik Hormati Proses Hukum dan Tidak Tergiring Opini Negatif

Ketua KNPI Kabupaten Bogor Minta Publik Hormati Proses Hukum dan Tidak Tergiring Opini Negatif

September 02, 2026
Peduli Sesama, LSM Harimau dan BPPKB Lebak Bantu Ponpes Kiai Nurdi yang Terbakar

Peduli Sesama, LSM Harimau dan BPPKB Lebak Bantu Ponpes Kiai Nurdi yang Terbakar

September 06, 2026
BeritaKilat.Com

About Us

BeritaKilat.Com merupakan portal berita terkini di Indonesia, menyajikan beragam informasi dari berbagai sektor kehidupan yang disajikan secara sederhana dan mudah dipahami untuk membukan wawasan secara luas.

Contact us: beritakilat7@gmail.com

Follow Us

Copyright © 2026 BeritaKilat.Com
  • Tentang Kami
  • Kontak Kami
  • Redaksi
  • Syarat dan Ketentuan
  • Pedoman Media Siber