Laga Sengit HUT RI ke-81 di Panggarangan: Langkah Cimandiri FC Terhenti Usai Gol Krusial Dianulir
LEBAK, BeritaKilat.com – Langkah kesebelasan Desa Cimandiri FC harus terhenti di babak delapan besar turnamen sepak bola Kecamatan Panggarangan dalam rangka menyambut HUT RI ke-81. Setelah melalui pertandingan yang sengit, Cimandiri FC harus mengakui keunggulan Desa Sukajadi melalui babak adu penalti pada Rabu sore (12/08/2026).
Kendati menerima hasil akhir dengan lapang dada, pihak Desa Cimandiri menyayangkan adanya perbedaan penafsiran aturan oleh perangkat pertandingan yang dinilai kurang menguntungkan tim mereka.
Rasa kurang puas muncul menyusul keputusan dianulirnya gol krusial Cimandiri FC pada lima menit terakhir babak kedua. Padahal, jika gol tersebut disahkan, Cimandiri FC berpeluang mengunci kemenangan tanpa harus melalui drama adu penalti.
Pemain kesebelasan Desa Cimandiri, Ridwan Barkowi, mengungkapkan harapannya agar penerapan regulasi pertandingan di tingkat kecamatan dapat berjalan lebih konsisten di masa mendatang.
"Kami menyayangkan keputusan tersebut. Langkah ini dirasa kurang tepat dan dikhawatirkan dapat memengaruhi semangat serta motivasi bertanding para pemain muda yang sedang berkembang," ujar Ridwan selepas pertandingan, Rabu (12/8/2026).
Insiden tersebut bermula saat Cimandiri FC mendapatkan peluang lewat skema eksekusi tendangan bebas langsung. Bola yang diarahkan ke gawang langsung meluncur masuk tanpa menyentuh pemain lain.
Berdasarkan regulasi sepak bola internasional (IFAB/FIFA), gol dari tendangan bebas langsung sejatinya dapat dinyatakan sah.Namun, hakim garis kemudian mengangkat bendera tanda terjadinya offside, yang memicu diskusi cukup alot di pinggir lapangan.
Suasana pertandingan sempat diwarnai ketidakpastian ketika wasit utama sempat menganulir keputusan awal dan mengesahkan gol, sebelum akhirnya kembali membatalkannya setelah berdiskusi dengan kubu Desa Sukajadi. (Dhee)

Posting Komentar