-->
Telusuri
24 C
id
  • Tentang Kami
  • Kontak Kami
  • Redaksi
  • Syarat dan Ketentuan
  • Pedoman Media Siber
BeritaKilat.Com
  • Home
  • Advertorial
  • Nasional
  • Daerah
  • Hukrim
  • Peristiwa
  • Ekonomi
  • Pendidikan
  • Politik
  • Olahraga
  • Opini
  • Wisata
  • Teknologi
  • Info dan Tips
  • Kesehatan
  • Kuliner
BeritaKilat.Com
Telusuri
Beranda Headline Politik 57,6 Persen Pemilih Tak Kenal Wakilnya di DPR, Ada Apa dengan Demokrasi Perwakilan?
Headline Politik

57,6 Persen Pemilih Tak Kenal Wakilnya di DPR, Ada Apa dengan Demokrasi Perwakilan?

Berita Kilat
Berita Kilat
25 Sep, 2026 0 0
Facebook
Twitter
Telegram
WhatsApp

KOTA TANGERANG, BeritaKilat.com — Sebanyak 57,6 persen masyarakat mengaku tidak tahu atau tidak mengenal anggota DPR RI yang mewakili daerah pemilihannya. Temuan ini menjadi sorotan karena anggota parlemen dipilih melalui suara masyarakat dalam pemilu untuk membawa aspirasi konstituen ke tingkat nasional.

Data tersebut merupakan hasil survei nasional Poltracking Indonesia yang dirilis pada 23 September 2026. Survei dilakukan pada 14–20 Agustus 2026 terhadap 1.220 responden di 38 provinsi, menggunakan metode stratified multistage random sampling. Margin of error survei sekitar ±2,9 persen pada tingkat kepercayaan 95 persen.

Sementara itu, hanya 26,2 persen responden yang menyatakan mengetahui atau mengenal anggota DPR yang mewakili daerahnya. Temuan ini membuka pertanyaan mengenai seberapa kuat hubungan antara wakil rakyat dan masyarakat setelah pemilu berakhir.

Bukan Sekadar Persoalan Hafal Nama

Angka tersebut tidak serta-merta berarti masyarakat tidak peduli terhadap politik.

Namun, tingkat pengenalan terhadap wakil rakyat menjadi salah satu bagian penting dalam hubungan antara anggota parlemen dan konstituennya.

Seorang pemilih setidaknya perlu mengetahui siapa anggota DPR yang mewakili daerahnya, partai politiknya, komisi tempatnya bertugas, serta bagaimana masyarakat dapat menyampaikan aspirasi.

Ketika sebagian besar masyarakat bahkan tidak mengetahui siapa wakilnya, proses komunikasi politik antara pemilih dan anggota parlemen berpotensi menghadapi tantangan.

Pemilu Usai, Hubungan Jangan Terputus

Hubungan antara wakil rakyat dan konstituen idealnya tidak berhenti setelah pencoblosan.

Anggota DPR memiliki fungsi legislasi, anggaran dan pengawasan. Di sisi lain, masyarakat memiliki kepentingan untuk mengetahui bagaimana wakil yang mereka pilih menjalankan mandat tersebut.

Kegiatan di daerah pemilihan, termasuk penyerapan aspirasi masyarakat, menjadi salah satu ruang yang memungkinkan hubungan tersebut berlangsung.

Persoalannya, aktivitas politik di tingkat nasional sering kali lebih mudah terlihat melalui pemberitaan dibandingkan aktivitas anggota DPR di daerah pemilihannya.

Akibatnya, nama seorang anggota DPR bisa saja tidak dikenal luas oleh masyarakat yang secara administratif berada di dapil yang sama.

Ironi di Tengah Pilihan Politik yang Berbasis Caleg

Temuan survei Poltracking juga menunjukkan hal menarik.

Dalam konteks Pemilu Legislatif, 53,3 persen responden mengatakan lebih cenderung memilih calon anggota legislatif, sedangkan 24,7 persen lebih cenderung memilih partai politik.

Artinya, pilihan terhadap kandidat memiliki tempat yang cukup besar dalam preferensi pemilih ketika dihadapkan pada pemilihan legislatif.

Namun, pada saat yang sama, mayoritas responden justru mengaku tidak mengetahui atau tidak mengenal anggota DPR yang mewakili daerah mereka.

Dua temuan tersebut memperlihatkan adanya persoalan yang perlu dilihat lebih jauh: bagaimana pemilih memperoleh informasi tentang kandidat dan wakil yang kemudian duduk di parlemen.

Kedekatan dengan Partai Politik Juga Rendah

Survei yang sama mencatat hanya 12,3 persen responden yang merasa dekat atau menjadi bagian dari partai politik tertentu.

Sebaliknya, 66,8 persen menyatakan tidak merasa dekat dan bukan bagian dari partai politik.

Temuan ini menunjukkan bahwa hubungan masyarakat dengan institusi politik tidak selalu berjalan dalam bentuk kedekatan organisasi.

Masyarakat bisa saja memiliki pilihan politik tanpa merasa menjadi bagian dari partai politik tertentu.

Mengapa Wakil Rakyat Sulit Dikenali?

Survei Poltracking mengukur tingkat pengetahuan masyarakat, tetapi tidak secara khusus menguji penyebab setiap responden tidak mengenal wakilnya.

Karena itu, penyebabnya tidak dapat disimpulkan hanya berdasarkan angka 57,6 persen.

Meski demikian, sejumlah faktor dapat menjadi konteks untuk memahami persoalan tersebut, seperti luasnya daerah pemilihan, banyaknya kandidat pada pemilu legislatif, intensitas komunikasi anggota DPR dengan masyarakat, serta sejauh mana aktivitas parlemen diberitakan dan dijelaskan kepada publik.

Di sisi lain, masyarakat juga menghadapi banyak informasi politik. Nama kandidat dapat muncul sangat intensif selama masa kampanye, tetapi perhatian publik dapat berubah setelah pemilu selesai.

Tantangan bagi Wakil dan Konstituen

Temuan tersebut menjadi catatan bahwa demokrasi perwakilan membutuhkan lebih dari sekadar proses pemungutan suara.

Wakil rakyat membutuhkan mekanisme komunikasi yang memungkinkan masyarakat mengetahui aktivitas mereka. Sebaliknya, masyarakat juga membutuhkan akses terhadap informasi untuk mengetahui siapa yang mewakili mereka dan apa yang dikerjakan di parlemen.

Transparansi mengenai aktivitas legislatif, kegiatan di dapil, penyerapan aspirasi, serta perkembangan agenda legislasi dapat membantu memperkecil jarak informasi tersebut.

Pertanyaan Besarnya: Siapa yang Mewakili Kita?

Pada akhirnya, angka 57,6 persen bukanlah penilaian terhadap baik atau buruknya kinerja anggota DPR. Angka tersebut menggambarkan tingkat pengenalan publik berdasarkan survei yang dilakukan pada Agustus 2026.

Namun, temuan itu menghadirkan pertanyaan penting bagi demokrasi perwakilan:

Jika masyarakat memilih wakilnya melalui pemilu, tetapi setelah pemilu sebagian besar tidak mengetahui siapa wakil tersebut, seberapa kuat hubungan antara mandat pemilih dan wakil yang menerima mandat itu?

Pertanyaan tersebut tidak hanya menjadi pekerjaan rumah bagi anggota DPR dan partai politik.

Masyarakat juga membutuhkan informasi yang mudah diakses untuk mengenali wakilnya, memahami kewenangan mereka, mengikuti aktivitasnya, serta menyampaikan aspirasi.

Sebab, demokrasi perwakilan bukan hanya tentang siapa yang dipilih pada hari pemungutan suara, tetapi juga tentang seberapa dekat hubungan antara rakyat dan orang yang menerima mandat untuk mewakili mereka setelah pemilu selesai.

(wal/red)

Via Headline
Facebook
Twitter
Telegram
WhatsApp
Postingan Lama Tak ada hasil yang ditemukan
Postingan Lebih Baru

Anda mungkin menyukai postingan ini

Posting Komentar



























Stay Conneted

facebook Like
twitter Follow
youtube Langganan
vimeo Langganan
instagram Follow
rss Langganan
pinterest Follow

Featured Post

57,6 Persen Pemilih Tak Kenal Wakilnya di DPR, Ada Apa dengan Demokrasi Perwakilan?

Berita Kilat- September 25, 2026 0
57,6 Persen Pemilih Tak Kenal Wakilnya di DPR, Ada Apa dengan Demokrasi Perwakilan?
KOTA TANGERANG, BeritaKilat.com — Sebanyak 57,6 persen masyarakat mengaku tidak tahu atau tidak mengenal anggota DPR RI yang mewakili daerah pemilihannya. Tem…

Advertiser

Advertiser


Iklan KPU

Iklan KPU
Lounching Jingle

Berita Terpopuler

Tower Indosat di Jawilan Disegel Warga, Diduga Ingkar Janji soal Ganti Rugi Kerusakan Akibat Sambaran Petir

Tower Indosat di Jawilan Disegel Warga, Diduga Ingkar Janji soal Ganti Rugi Kerusakan Akibat Sambaran Petir

September 19, 2026
Jalan Poros 3 Desa di Panggarangan Rusak Parah, Warga Lebak Bergerilya Cari Donatur  ‎

Jalan Poros 3 Desa di Panggarangan Rusak Parah, Warga Lebak Bergerilya Cari Donatur ‎

September 18, 2026
DPC PPWI Lebak Segera Layangkan Laporan Aduan Masyarakat ke Kejari Terkait Dugaan Pengolahan Emas Ilegal H. Eman

DPC PPWI Lebak Segera Layangkan Laporan Aduan Masyarakat ke Kejari Terkait Dugaan Pengolahan Emas Ilegal H. Eman

September 20, 2026
Akun Info Pandeglang Dron Resmi di Laporkan Di Cyiber Krimsus Polda Banten

Akun Info Pandeglang Dron Resmi di Laporkan Di Cyiber Krimsus Polda Banten

September 18, 2026
H. Eman Angkat Bicara soal Dugaan Tambang Emas Lebak: “Inimah Bukan Tempat Saya” Memunculkan Spekulasi Baru

H. Eman Angkat Bicara soal Dugaan Tambang Emas Lebak: “Inimah Bukan Tempat Saya” Memunculkan Spekulasi Baru

September 18, 2026
Kebakaran Dekat Pasar Kebayoran Lama Jaksel, 17 Mobil Damkar Dikerahkan

Kebakaran Dekat Pasar Kebayoran Lama Jaksel, 17 Mobil Damkar Dikerahkan

September 23, 2026
Laporan Maladministrasi Pemkab Lebak Jalan di Tempat, Warga Desak Ombudsman Turun Tangan

Laporan Maladministrasi Pemkab Lebak Jalan di Tempat, Warga Desak Ombudsman Turun Tangan

September 25, 2026
Mediasi Berhasil, Perselisihan Berakhir Damai dan Saling Memaafkan

Mediasi Berhasil, Perselisihan Berakhir Damai dan Saling Memaafkan

September 23, 2026
Saling Lempar Tanggung Jawab Kasus Pemerasan Rp75 Juta, Ketum PPWI Siap Seret Kapolda Sumsel ke Propam Polri

Saling Lempar Tanggung Jawab Kasus Pemerasan Rp75 Juta, Ketum PPWI Siap Seret Kapolda Sumsel ke Propam Polri

September 22, 2026
 FMST Gelar Santuni 150 Anak Yatim Piatu Se-Kecamatan Petir

FMST Gelar Santuni 150 Anak Yatim Piatu Se-Kecamatan Petir

September 22, 2026

Berita Terpopuler

Tower Indosat di Jawilan Disegel Warga, Diduga Ingkar Janji soal Ganti Rugi Kerusakan Akibat Sambaran Petir

Tower Indosat di Jawilan Disegel Warga, Diduga Ingkar Janji soal Ganti Rugi Kerusakan Akibat Sambaran Petir

September 19, 2026
Jalan Poros 3 Desa di Panggarangan Rusak Parah, Warga Lebak Bergerilya Cari Donatur  ‎

Jalan Poros 3 Desa di Panggarangan Rusak Parah, Warga Lebak Bergerilya Cari Donatur ‎

September 18, 2026
DPC PPWI Lebak Segera Layangkan Laporan Aduan Masyarakat ke Kejari Terkait Dugaan Pengolahan Emas Ilegal H. Eman

DPC PPWI Lebak Segera Layangkan Laporan Aduan Masyarakat ke Kejari Terkait Dugaan Pengolahan Emas Ilegal H. Eman

September 20, 2026
Akun Info Pandeglang Dron Resmi di Laporkan Di Cyiber Krimsus Polda Banten

Akun Info Pandeglang Dron Resmi di Laporkan Di Cyiber Krimsus Polda Banten

September 18, 2026
H. Eman Angkat Bicara soal Dugaan Tambang Emas Lebak: “Inimah Bukan Tempat Saya” Memunculkan Spekulasi Baru

H. Eman Angkat Bicara soal Dugaan Tambang Emas Lebak: “Inimah Bukan Tempat Saya” Memunculkan Spekulasi Baru

September 18, 2026
Kebakaran Dekat Pasar Kebayoran Lama Jaksel, 17 Mobil Damkar Dikerahkan

Kebakaran Dekat Pasar Kebayoran Lama Jaksel, 17 Mobil Damkar Dikerahkan

September 23, 2026
Laporan Maladministrasi Pemkab Lebak Jalan di Tempat, Warga Desak Ombudsman Turun Tangan

Laporan Maladministrasi Pemkab Lebak Jalan di Tempat, Warga Desak Ombudsman Turun Tangan

September 25, 2026
Mediasi Berhasil, Perselisihan Berakhir Damai dan Saling Memaafkan

Mediasi Berhasil, Perselisihan Berakhir Damai dan Saling Memaafkan

September 23, 2026
Saling Lempar Tanggung Jawab Kasus Pemerasan Rp75 Juta, Ketum PPWI Siap Seret Kapolda Sumsel ke Propam Polri

Saling Lempar Tanggung Jawab Kasus Pemerasan Rp75 Juta, Ketum PPWI Siap Seret Kapolda Sumsel ke Propam Polri

September 22, 2026
 FMST Gelar Santuni 150 Anak Yatim Piatu Se-Kecamatan Petir

FMST Gelar Santuni 150 Anak Yatim Piatu Se-Kecamatan Petir

September 22, 2026
BeritaKilat.Com

About Us

BeritaKilat.Com merupakan portal berita terkini di Indonesia, menyajikan beragam informasi dari berbagai sektor kehidupan yang disajikan secara sederhana dan mudah dipahami untuk membukan wawasan secara luas.

Contact us: beritakilat7@gmail.com

Follow Us

Copyright © 2026 BeritaKilat.Com
  • Tentang Kami
  • Kontak Kami
  • Redaksi
  • Syarat dan Ketentuan
  • Pedoman Media Siber