SMAN 4 Rangkasbitung Klarifikasi Kasus Tawuran, Wakasek Kesiswaan Tegaskan Sekolah Tidak Menutupi Informasi
LEBAK, BeritaKilat.com – Pihak SMAN 4 Rangkasbitung memberikan klarifikasi terkait beredarnya informasi di media sosial mengenai dugaan tawuran yang melibatkan sejumlah pelajar dengan siswa SMK PGRI Maja di wilayah Cisalak, Kabupaten Lebak.
Wakil Kepala Sekolah Bidang Kesiswaan SMAN 4 Rangkasbitung, Moch Kahfi, membenarkan bahwa terdapat sejumlah siswa yang diduga terlibat dalam insiden tersebut. Namun, pihak sekolah menegaskan telah mengambil langkah tegas sesuai aturan yang berlaku di lingkungan pendidikan.
“Kami dari pihak sekolah sejak awal tidak pernah menutupi kejadian ini. Setelah mendapatkan informasi dan melakukan penelusuran internal, sekolah langsung mengambil tindakan serta memanggil orang tua siswa yang terlibat,” ujar Moch Kahfi saat memberikan keterangan, Kamis (15/5/2026).
Menurutnya, sekolah sangat menyesalkan terjadinya peristiwa tersebut karena dinilai mencoreng nama baik dunia pendidikan. Ia menegaskan bahwa pihak sekolah memiliki komitmen kuat dalam menjaga kedisiplinan dan keamanan siswa.
“Kami terus melakukan pembinaan kepada seluruh siswa agar tidak terlibat dalam tindakan kekerasan ataupun tawuran. Sekolah juga selalu mengingatkan pentingnya menjaga etika, baik di lingkungan sekolah maupun di media sosial,” katanya.
Terkait sanksi terhadap siswa yang diduga terlibat, Moch Kahfi menyebut pihak sekolah telah mengambil keputusan melalui mekanisme dan aturan yang berlaku, termasuk berkoordinasi dengan orang tua siswa.
Selain itu, pihak sekolah juga mengimbau masyarakat agar tidak mudah terpancing oleh informasi yang belum terverifikasi di media sosial. Ia berharap semua pihak dapat bersama-sama menjaga kondusivitas dan menyerahkan penanganan persoalan kepada pihak yang berwenang.
“Kami berharap kejadian seperti ini tidak kembali terulang. Dunia pendidikan harus menjadi tempat yang aman dan nyaman bagi para siswa untuk belajar dan berkembang,” pungkasnya.(Red)

Posting Komentar