FLS3N SD Kabupaten Lebak 2026 Resmi Dibuka, Ajang Ekspresi dan Kreativitas Siswa Se-Lebak
LEBAK, BeritaKilat.com – Festival dan Lomba Seni Siswa Nasional (FLS3N) jenjang Sekolah Dasar (SD) tingkat Kabupaten Lebak Tahun 2026 resmi dibuka dengan suasana semarak di Gedung PGRI Kabupaten Lebak. Rabu 6 Mei 2026.
Kegiatan ini menjadi panggung bagi para siswa untuk menampilkan bakat, kreativitas, sekaligus menumbuhkan kecintaan terhadap seni dan budaya.
Mengangkat tema “Ekspresi Seni, Inspirasi Negeri”, FLS3N tahun ini diikuti oleh perwakilan siswa dari 28 kecamatan di Kabupaten Lebak. Para peserta akan berkompetisi dalam berbagai cabang lomba, seperti menyanyi solo, tari, pantomim, gambar bercerita, menulis cerita, mendongeng, kriya, hingga Musabaqah Tilawatil Qur’an (MTQ).
Sejak awal kegiatan, suasana penuh semangat begitu terasa. Para siswa tampil percaya diri, didampingi guru yang setia memberikan dukungan. Sorak semangat dan tepuk tangan dari para pendamping turut menyemarakkan jalannya acara.
Kepala Dinas Pendidikan Kabupaten Lebak, Doddy Irawan, S.T., M.Si, dalam sambutannya menekankan bahwa FLS3N memiliki peran strategis dalam membentuk karakter peserta didik, tidak hanya berorientasi pada prestasi semata.
“Ajang ini bukan sekadar perlombaan, tetapi menjadi ruang bagi anak-anak untuk berani tampil, mengekspresikan ide, dan mengasah kreativitas. Melalui seni, mereka belajar tentang kepercayaan diri, disiplin, serta menghargai budaya bangsa. Inilah fondasi penting dalam mencetak generasi unggul yang berkarakter,” ungkapnya.
Ia juga menegaskan bahwa pemerintah daerah akan terus mendorong pengembangan potensi siswa secara menyeluruh, baik di bidang akademik maupun non-akademik.
Sementara itu, Kepala Bidang Sekolah Dasar (Kabid SD) Kabupaten Lebak yang juga Ketua Panitia Pelaksana FLS3N 2026, Sahril Apani, S.Pd., M.IP, menyampaikan bahwa kegiatan ini dirancang bukan sekadar ajang kompetisi, melainkan sebagai ruang pembinaan yang utuh bagi siswa.
Menurutnya, tema “Ekspresi Seni, Inspirasi Negeri” mencerminkan semangat untuk menjadikan seni sebagai sarana pengembangan karakter dan kreativitas peserta didik.
“Kami ingin menghadirkan wadah yang mampu menggali potensi anak-anak secara maksimal. Seni menjadi medium yang efektif untuk membentuk kepercayaan diri, keberanian tampil, hingga kemampuan berkolaborasi. Di sini, anak-anak belajar lebih dari sekadar lomba, tetapi juga proses dan pengalaman yang berharga,” ujar Sahril.
Ia juga mengungkapkan bahwa pelaksanaan FLS3N tahun ini mendapat respons luar biasa dari sekolah-sekolah, termasuk dari wilayah Lebak Selatan yang menunjukkan partisipasi aktif dan semangat tinggi.
“Antusiasme peserta sangat terasa sejak awal. Ini menunjukkan bahwa minat dan potensi seni siswa di Kabupaten Lebak terus berkembang. Kami optimistis, dari ajang ini akan lahir talenta-talenta muda yang mampu bersaing hingga tingkat yang lebih tinggi,” tambahnya.
Sebagai panitia pelaksana, ia memastikan seluruh proses penilaian dilakukan secara objektif dan profesional oleh dewan juri yang berkompeten di bidangnya, sehingga menghasilkan peserta terbaik yang layak mewakili Kabupaten Lebak ke jenjang berikutnya. (EM-16)

Posting Komentar