Minim Penerangan, Jalur Penghubung Lebak-Pandeglang di Jembatan Binuangeun Dinilai Membahayakan
LEBAK, BeritaKilat.com – Minimnya fasilitas lampu Penerangan Jalan Umum (PJU) di Jembatan Binuangeun dikeluhkan warga dan para pengguna jalan. Sebagai akses vital yang menghubungkan Kabupaten Lebak dan Kabupaten Pandeglang, Provinsi Banten, kondisi jembatan yang gelap gulita saat malam hari dianggap mengancam keselamatan pengendara.
Andrew, warga Kampung Jati, Kecamatan Wanasalam, Kabupaten Lebak, menyatakan bahwa persoalan ini sudah berlangsung lama tanpa ada penanganan serius dari pemerintah daerah maupun provinsi. Padahal, jembatan tersebut merupakan jalur utama dengan volume kendaraan yang cukup tinggi.
"Kami sangat berharap pemerintah segera memasang PJU di Jembatan Binuangeun. Kalau malam kondisinya gelap sekali, sangat kontras dengan statusnya sebagai jalur penghubung antar kabupaten yang seharusnya terang dan aman," ujar Andrew saat diwawancarai, Sabtu (28/3/2026).
Menurut Andrew, keberadaan lampu jalan bukan sekadar masalah estetika atau kenyamanan, melainkan kebutuhan mendesak untuk menekan angka kecelakaan lalu lintas. Apalagi, kontur jalan di sekitar area perbatasan tersebut membutuhkan kewaspadaan ekstra bagi siapa pun yang melintas.
Selain risiko kecelakaan, warga juga mengkhawatirkan potensi tindak kriminalitas yang memanfaatkan kondisi jalan yang gelap.Minimnya pengawasan dan penerangan dinilai dapat mengundang aksi kejahatan jalanan yang meresahkan masyarakat.
"Penerangan yang memadai adalah kunci keamanan dan ketertiban. Kami meminta pihak terkait, baik dari Pemerintah Kabupaten Lebak maupun Pemerintah Provinsi Banten, untuk segera meninjau lokasi dan merealisasikan pengadaan lampu jalan demi keselamatan masyarakat luas," pungkasnya. (Dhee)

Posting Komentar