Pemdes Mekarsari Cihara Resmikan Tiga Jembatan Hasil Swadaya Masyarakat dan Donatur
LEBAK, BeritaKilat.com – Pemerintah Desa Mekarsari, Kecamatan Cihara, Kabupaten Lebak, resmi mengoperasikan tiga infrastruktur jembatan baru pada Sabtu (8/8/2026). Pembangunan ketiga jalur transportasi vital tersebut murni bersumber dari swadaya masyarakat dan sumbangan para donatur.
Ketiga infrastruktur yang diresmikan meliputi Jembatan Kali Cimandiri sepanjang 12 meter dengan lebar 3 meter, Jembatan Kali Cisarua sepanjang 10 meter dengan lebar 3 meter, serta jembatan jalan usaha tani di Kali Cijengkol.
Kehadiran jembatan ini menjadi jalur strategis yang menghubungkan Desa Mekarsari di Kecamatan Cihara dengan Desa Cimandiri di Kecamatan Panggarangan. Peresmian ditandai dengan prosesi gunting pita dan tasyakuran oleh Kepala Desa Mekarsari, Ade Suhendar.
Acara tersebut turut dihadiri oleh jajaran Forum Koordinasi Pimpinan Kecamatan (Forkopimcam), termasuk Camat Cihara Ujang S, perwakilan Koramil Panggarangan Eman Guratman, serta anggota DPRD Provinsi Banten Ade Hidayat. Hadir pula para tokoh agama, tokoh pemuda, serta ratusan warga setempat.
Kehadiran jembatan-jembatan baru ini diharapkan dapat memangkas waktu tempuh, memperlancar mobilitas, serta mendongkrak akses perekonomian, pendidikan, dan aktivitas sosial warga di wilayah Lebak Selatan.
Sebelumnya, kondisi jembatan lama sudah tidak layak dan dinilai berisiko bagi keselamatan warga yang melintas. Pemerintah desa sebenarnya telah berkali-kali mengusulkan perbaikan melalui Musyawarah Perencanaan Pembangunan Desa (Musrenbangdes), tingkat kecamatan, hingga jalur aspirasi anggota DPRD. Namun, keterbatasan anggaran daerah membuat pembangunan jembatan ini terus tertunda.
Menyikapi kebutuhan mendesak tersebut, Kepala Desa Mekarsari menginisiasi gerakan penggalangan dana mandiri melalui pembukaan dompet donasi. Langkah solutif ini diambil guna mengumpulkan bantuan material maupun finansial dari warga dan para donatur yang peduli.
Pembangunan tiga jembatan ini melengkapi rangkaian aksi gotong royong sepanjang bulan Juni hingga Juli. Di bawah inisiasi Kepala Desa Mekarsari, pemerintah desa bersama warga tercatat telah merampungkan empat proyek swadaya murni, yang terdiri dari tiga jembatan tersebut serta pembangunan jalan lingkungan di Bunisari.
"Kami mengucapkan rasa terima kasih yang sebesar-besarnya kepada seluruh warga masyarakat dan para donatur. Jembatan ini berhasil berdiri kokoh berkat kekuatan gotong royong dan pendanaan swadaya murni," ujar Ade Suhendar dalam sambutannya.
Aksi nyata ini mendapat apresiasi mendalam dari Camat Cihara yang baru saja bertugas, Ujang S. Dalam sambutannya, ia menyampaikan rasa kagum sekaligus haru atas pencapaian panitia pembangunan dan masyarakat setempat.
"Saya mengapresiasi ketua pembangunan jembatan, warga masyarakat, dan para donatur yang telah mampu membangun infrastruktur ini dengan anggaran swadaya murni. Dalam kesempatan ini, saya juga meminta dukungan dan doa dari seluruh warga dalam melaksanakan tugas baru saya di Kecamatan Cihara," ungkap Ujang S.
Apresiasi senada juga datang dari Anggota DPRD Provinsi Banten, Ade Hidayat, S.Kom. Ia mengakui bahwa usulan perbaikan jembatan ini sebenarnya sudah sering disampaikan, namun ia sangat bangga melihat kemandirian warga yang bergerak cepat tanpa terus-menerus menunggu anggaran pemerintah.
"Saya memberikan apresiasi setinggi-tingginya kepada warga masyarakat atas hasil pembangunan yang dilakukan secara swadaya murni ini. Ini adalah bukti nyata luar biasanya semangat gotong royong warga," kata Ade Hidayat.
Masih dalam kesempatan yang sama, Ade Suhendar juga menyampaikan inovasi lingkungan berupa inisiatif pengadaan bank sampah untuk warga masyarakat. Melalui program tersebut, sampah yang terkumpul nantinya akan didaur ulang menjadi paving block untuk dimanfaatkan kembali oleh warga Desa Mekarsari maupun masyarakat umum. (Dhee)

Posting Komentar