Inilah Sosok KH Emed Bukhori Sang Inisiator Islah Bupati dan Wakil Bupati Lebak
Lebak, BeritaKilat.com – KH Emed Bukhori, pimpinan Pondok Pesantren At-Tarbiyah, Kelurahan Rangkasbitung Barat, menjadi sosok inisiator dalam upaya mempersatukan kembali (islah) hubungan antara Bupati dan Wakil Bupati Lebak yang sempat merenggang pasca peristiwa halal bihalal di Pendopo Lebak.
Kyai yang dikenal dekat dengan insan pers ini merupakan pribadi yang supel dan rendah hati. Selain itu, ia juga tercatat sebagai salah satu pengurus Majelis Ulama Indonesia (MUI) Kabupaten Lebak.
Sebagai ulama sekaligus putra daerah, KH Emed Bukhori mengaku terpanggil untuk turut memperbaiki hubungan kedua pimpinan daerah tersebut. Terlebih, ia juga pernah terlibat dalam tim pemenangan pasangan Hasbi–Amir pada kontestasi Pilkada Lebak periode 2024–2029.
Saat ditemui di kediamannya, KH Emed Bukhori menuturkan kronologi upaya islah yang dilakukannya.
“Pada Selasa malam (2/4/2026), saya menemui Pak Wakil Bupati Amir di kediamannya untuk bersilaturahmi. Kami berbincang cukup panjang terkait persoalan yang terjadi di pendopo yang sempat ramai di media sosial. Sebagai anak, saya mencoba menyampaikan dari hati ke hati,” ujarnya.
Ia melanjutkan, keesokan harinya dirinya mencoba berkomunikasi dengan Bupati melalui pesan WhatsApp. Respons cepat pun didapat.
“Alhamdulillah, atas izin Allah, Pak Bupati langsung merespons pesan saya dan mengundang saya ke Pemda untuk bertemu. Dari situ, beliau mengajak saya bersama-sama berkunjung ke rumah Pak Wakil Bupati untuk bersilaturahmi, meminta maaf, sekaligus melakukan konsolidasi pasca kejadian tersebut,” jelasnya.
Menurutnya, Bupati menunjukkan sikap rendah hati dalam menyikapi persoalan tersebut.
“Beliau menyampaikan, meskipun sebagai Bupati dan secara usia lebih muda, tidak ada rasa gengsi untuk memperbaiki kesalahan dan meminta maaf kepada Wakil Bupati. Bahkan beliau menegaskan siap melakukan apa pun demi terciptanya harmonisasi dan kondusivitas di Kabupaten Lebak,” tambahnya.
Sementara itu, Sekretaris Daerah Kabupaten Lebak, Halson Nainggolan, saat dikonfirmasi terkait kehadirannya dalam momen islah tersebut menyebut dirinya hanya kebetulan berada di lokasi.
“Terkait pertemuan kedua pimpinan kami, itu murni inisiatif Pak Bupati. Dengan kerendahan hati, beliau menyambangi Pak Wakil Bupati. Demikian juga Pak Wakil Bupati dengan kebesaran hati menerima kedatangan beliau. Keduanya bersepakat untuk memperbaiki pola komunikasi dan berkomitmen membangun Lebak bersama-sama. Saya tidak berperan apa-apa, ini murni inisiatif beliau-beliau,” ujarnya.
Upaya islah ini diharapkan menjadi titik balik dalam memperkuat sinergi kepemimpinan daerah demi kemajuan dan kondusivitas Kabupaten Lebak ke depan. (Gus)

Posting Komentar