Akses Vital Rusak Parah, Ratusan Warga Desa Sindang Ratu Lebak Gotong Royong Cor Jalan Secara Swadaya
LEBAK, BeritaKilat.com – Ratusan warga Desa Sindang Ratu, Kecamatan Panggarangan, Kabupaten Lebak, menunjukkan aksi nyata kepedulian terhadap infrastruktur daerah. Secara kolektif, warga dari sejumlah delapan RT turun ke jalan untuk memperbaiki akses penghubung antardesa yang kondisinya rusak parah melalui iuran swadaya pada Sabtu (04/04/2026).
Langkah ini diambil menyusul kondisi jalan yang sudah lama rusak namun belum mendapatkan perbaikan permanen dari pemerintah. Mengingat fungsinya yang sangat krusial, warga berinisiatif bergerak mandiri dengan melakukan pengecoran agar roda ekonomi dan akses pendidikan masyarakat tidak terputus.
Kegiatan gotong royong ini juga mendapat dukungan dari aparat penegak hukum. Anggota Polsek Panggarangan, Aipda Feri, tampak hadir di lokasi. Tidak hanya memantau jalannya kegiatan, Aipda Feri juga terjun langsung membantu warga meratakan material cor di titik-titik jalan yang berlubang.
Ade Heri Sukamanah, salah satu tokoh masyarakat setempat, menegaskan bahwa aksi ini murni lahir dari kegelisahan warga. Masyarakat mengumpulkan donasi sukarela, baik dalam bentuk uang maupun tenaga, demi memulihkan akses transportasi yang menjadi urat nadi desa.
"Kegiatan ini murni swadaya masyarakat dengan iuran seadanya dan sukarela. Kami bergerak karena jalan ini merupakan akses vital, terutama bagi anak-anak sekolah dan para petani yang hendak membawa hasil buminya ke pasar," ujar Ade di sela-sela kegiatan.
Sebelum diperbaiki, kondisi jalan dipenuhi lubang dalam dan sangat licin saat diguyur hujan. Kondisi ini kerap membahayakan pengendara dan menghambat aktivitas harian warga. Melalui perbaikan ini, diharapkan mobilitas kembali lancar dan risiko kecelakaan dapat diminimalisir.
Meski telah melakukan perbaikan secara mandiri, warga tetap menaruh harapan besar kepada Pemerintah Kabupaten Lebak agar memberikan perhatian khusus pada ruas jalan tersebut. Mengingat keterbatasan dana swadaya, masyarakat mendesak adanya pembangunan jalan yang lebih permanen dan layak.
"Harapan kami, pemerintah segera turun tangan memberikan perhatian khusus. Akses ini adalah urat nadi kehidupan kami di sini," pungkas Ade. (Dhee)

Posting Komentar