Perkuat Konektivitas dan Ekonomi Desa, Lebak Genjot Pembangunan Jalan Poros
LEBAK, BeritaKilat.com – Komitmen pembangunan Kabupaten Lebak lima tahun ke depan tak hanya tertuang di atas kertas. Di bawah kepemimpinan Hasbi Jayabaya – Amir Hamzah, visi Lebak Rukun, Unggul, Hegar, Aman dan Yakin (RUHAY) dijabarkan secara konkret dalam Rencana Pembangunan Jangka Menengah Daerah (RPJMD) Kabupaten Lebak 2025–2029.
Dari 15 proyek prioritas, salah satu program strategis yang menjadi perhatian adalah pembangunan jalan poros desa produktif sebagai tulang punggung transformasi wilayah. Pemerintah Kabupaten Lebak menempatkan program ini sebagai instrumen pemerataan infrastruktur sekaligus penguat konektivitas antar desa, antar kecamatan, hingga ke pusat-pusat pertumbuhan ekonomi.
Bupati Lebak, Muhammad Hasbi Jayabaya, menyampaikan bahwa pembangunan jalan poros desa produktif tidak sekadar memperbaiki akses, tetapi juga membuka peluang ekonomi baru. Infrastruktur tersebut akan menjadi penghubung kawasan pertanian, sentra UMKM, serta mendorong desa-desa untuk tumbuh lebih maju dan berdaya saing.
“Ini adalah upaya bersama agar Lebak semakin maju dan lebih baik lagi,” ujar Hasbi, dikutip Senin (23/2/2026).
Menurutnya, kehadiran jalan yang mantap akan memperkuat ketahanan pangan daerah. Mobilitas hasil pertanian dari desa ke pasar menjadi lebih efisien, sehingga dapat meminimalkan kerugian pascapanen sekaligus menjaga stabilitas pasokan.
Selain itu, akses terhadap layanan pemerintahan, pendidikan, dan kesehatan juga semakin mudah dijangkau masyarakat.
Berdasarkan Keputusan Bupati Lebak Nomor 620/Kep.16-PUPR/2023, tercatat sebanyak 588 ruas jalan poros desa dengan total panjang mencapai 1.968,02 kilometer. Pemerintah daerah menargetkan penanganan sepanjang 30–50 kilometer per tahun secara bertahap dan berkelanjutan.
Target tersebut menunjukkan pendekatan pembangunan yang terencana dan realistis. Setiap kilometer jalan yang dibangun bukan hanya memperpendek jarak tempuh, tetapi juga memperkecil kesenjangan antarwilayah.
Dengan konektivitas yang semakin baik, desa-desa produktif di Lebak diharapkan mampu tumbuh menjadi simpul ekonomi baru. Program ini juga selaras dengan prioritas Pemerintah Provinsi Banten serta mendukung Asta Cita ke-6 dalam Rencana Pembangunan Jangka Menengah Nasional (RPJMN) 2025–2029 yang menekankan pembangunan dari desa dan pemerataan ekonomi. (Adv)

Posting Komentar