-->
Telusuri
24 C
id
  • Tentang Kami
  • Kontak Kami
  • Redaksi
  • Syarat dan Ketentuan
  • Pedoman Media Siber
BeritaKilat.Com
  • Home
  • Advertorial
  • Nasional
  • Daerah
  • Hukrim
  • Peristiwa
  • Ekonomi
  • Pendidikan
  • Politik
  • Olahraga
  • Opini
  • Wisata
  • Teknologi
  • Info dan Tips
  • Kesehatan
  • Kuliner
BeritaKilat.Com
Telusuri
Beranda Headline Misteri Kriminalisasi Jekson Sihombing oleh Polda Riau: Dari Tas Merah Marun hingga Dugaan Rp57 Triliun Penggelapan Pajak dan Kematian dua Balita
Headline

Misteri Kriminalisasi Jekson Sihombing oleh Polda Riau: Dari Tas Merah Marun hingga Dugaan Rp57 Triliun Penggelapan Pajak dan Kematian dua Balita

Berita Kilat
Berita Kilat
17 Jan, 2026 0 0
Facebook
Twitter
Telegram
WhatsApp

 


Pekanbaru, BeritaKilat.com – Aktivis anti-korupsi Jekson Sihombing (35), yang dikenal gigih mengusut dugaan penggelapan pajak oleh perusahaan-perusahaan besar di Riau, diduga menjadi korban kriminalisasi oleh perusahaan yang tergabung dalam Surya Dumai Group bekerja sama dengan aparat kepolisian Polda Riau. Penangkapan Jekson oleh aparat dari Polda Riau yang terjadi pada Selasa sore, 14 Oktober 2025, di Hotel Furaya Pekanbaru, memicu gelombang kecaman dari berbagai kalangan.

Menurut informasi yang dihimpun, penangkapan Jekson terjadi dalam sebuah pertemuan yang diduga telah direkayasa untuk menjebaknya. Seorang pria bernama Nur Riyanto Hamzah, yang mengaku sebagai perwakilan dari pihak PT. Ciliandara Perkasa yang merupakan bagian Surya Dumai Group, menghubungi Jekson dengan dalih ingin membahas jalan damai antara perusahaan dan Ketua LSM Petir (Pemuda Tri Karya) wilayah Riau itu. Jekson, yang selama ini aktif melaporkan dugaan korupsi dan penggelapan pajak oleh perusahaan, serta melakukan sejumlah unjuk-rasa damai di KPK dan Kejagung, mendesak pengusutan kasus yang dilaporkannya, menerima undangan tersebut dengan itikad baik.

Namun, pertemuan itu berubah menjadi jebakan. Nur Riyanto Hamzah yang katanya dari Jakarta datang membawa sebuah tas berwarna merah marun yang diduga berisi uang sebesar Rp150 juta. Tas tersebut disodorkan kepada Jekson, namun ia menolak keras. “Saya datang bukan untuk uang. Saya ingin bicara soal keadilan,” ujar Jekson kepada orang yang ditemuinya ini dan langsung meninggalkan ruang pertemuan.

Apes, setiba di depan lift hotel, Jekson langsung disergap oleh aparat kepolisian dari Polda Riau. Ia lalu dipaksa untuk memegang tas merah tersebut untuk kemudian difoto, namun tetap menolak. Tanpa surat penangkapan yang jelas, Jekson kemudian digelandang ke Markas Polda Riau dengan tuduhan melakukan pemerasan.

Jekson Sihombing selama ini dikenal sebagai aktivis yang konsisten mengungkap praktik korupsi dan penggelapan pajak oleh perusahaan-perusahaan besar di Riau. Salah satu fokus investigasinya adalah perusahaan di lingkungan Surya Dumai Group, perusahaan perkebuhan sawit yang disebut-sebut telah merugikan negara hingga Rp57 triliun akibat penggelapan pajak selama belasan tahun.

“Jekson telah membantu negara mengungkap kejahatan korporasi yang selama ini luput dari perhatian publik. Tapi justru dia yang dikriminalisasi,” ujar Laiden Sihombing, orang tua Jekson, saat mengadukan nasib anaknya ke Kantor Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) di Jakarta, Kamis, 15 Januari 2026.

Kasus ini semakin kompleks dengan dugaan keterlibatan Kapolda Riau, Irjen Pol Herry Heryawan. Jekson sebelumnya diketahui mengkritik keras kinerja Kapolda, terutama dalam penanganan kasus kematian dua balita akibat kelalaian operasional Pertamina Hulu Rokan. Ia bahkan mendesak agar Herry Heryawan dicopot dari jabatannya.

“Polda Riau tidak sanggup menuntaskan kasus-kasus besar seperti kasus kematian dua balita. Malah mereka sibuk membungkam suara-suara kritis melalui jebakan betmen yang terjadi terhadap anak saya Jekson,” tambah Laiden Sihombing kecewa.

Tak berhenti di penangkapan, pada Rabu pagi, 15 Oktober 2025, belasan polisi bersenjata lengkap mendatangi kediaman Jekson di Pekanbaru. Mereka melakukan penggeledahan tanpa menunjukkan surat perintah resmi. Sejumlah barang disita, termasuk mobil, laptop, ponsel, serta berkas-berkas penting yang berisi data investigasi korupsi.

Yang lebih mengejutkan, polisi juga menyita sertifikat tanah dan beberapa SKGR (Surat Keterangan Ganti Rugi) milik keluarga Jekson. “Kami tidak tahu apa hubungannya tanah dengan kasus ini. Mereka ambil semuanya tanpa penjelasan,” ujar Rina Pasaribu, ibu Jekson, yang menyaksikan langsung penggeledahan tersebut.

Keluarga Jekson kini berharap Presiden Prabowo Subianto turun tangan untuk memastikan keadilan ditegakkan. Mereka menilai Jekson telah berkontribusi besar dalam membantu pemerintah mengungkap kejahatan korporasi, namun justru dijadikan target oleh aparat yang diduga melindungi kepentingan pengusaha.

“Kami mohon kepada Bapak Presiden agar anak kami dibebaskan dan dipulihkan nama baiknya. Dia bukan penjahat, dia pejuang keadilan,” kata Laiden Sihombing kepada Ketua Umum Persatuan Pewarta Warga Indonesia (Ketum PPWI), Wilson Lalengke, Jumat, 16 Januari 2026.

Menanggapi keluh-kesah orang tua Jekson Sihombing itu, Wilson Lalengke yang juga dikenal sebagai tokoh hak asasi manusia internasional ini angkat bicara. Ia menyatakan keprihatinan mendalam atas kriminalisasi terhadap aktivis anti-korupsi di Indonesia.

“Ini bukan kasus pertama. Sudah terlalu sering aparat hukum menjadi alat para pengusaha jahat untuk membungkam aktivis,” ujar Wilson Lalengke sambil menambahkan bahwa polisi dibayar oleh rakyat untuk melindungi rakyat, bukan menjadi anjing penjaga para pengusaha bermental bejat di negeri ini.

Alumni PPRA-48 Lemhannas RI tahun 2012 itu juga mendesak agar Kapolda Riau segera dicopot dan digantikan oleh sosok yang amanah, profesional, dan menghormati hak asasi manusia. “Kita butuh aparat yang bekerja untuk keadilan, bukan untuk kepentingan oligarki,” tegasnya.

Kasus Jekson Sihombing menjadi sorotan nasional dan internasional, yang menjadi tantangan besar dalam penegakan hukum di Indonesia. Ketika aktivis yang memperjuangkan keadilan justru dikriminalisasi, maka pertanyaan besar muncul: di pihak mana sebenarnya hukum berdiri?

Publik kini menunggu langkah tegas dari pemerintah dan lembaga penegak hukum untuk mengusut tuntas kasus ini, membebaskan Jekson dari tuduhan yang direkayasa, dan memastikan bahwa keadilan tidak tunduk pada kekuasaan uang. (TIM/Red)

Via Headline
Facebook
Twitter
Telegram
WhatsApp
Postingan Lama
Postingan Lebih Baru

Anda mungkin menyukai postingan ini

Posting Komentar










Stay Conneted

facebook Like
twitter Follow
youtube Langganan
vimeo Langganan
instagram Follow
rss Langganan
pinterest Follow

Featured Post

GRIB Jaya Bayah Desak Perhutani Usut Tuntas Pelaku Pembongkaran Portal Tambang

Berita Kilat- Februari 11, 2026 0
GRIB Jaya Bayah Desak Perhutani Usut Tuntas Pelaku Pembongkaran Portal Tambang
LEBAK, BeritaKilat.com – Aksi pembongkaran paksa portal di wilayah kerja Badan Kesatuan Pemangkuan Hutan (BKPH) Bayah memicu reaksi keras dari elemen masyarak…

Advertiser

Advertiser


Iklan KPU

Iklan KPU
Lounching Jingle

Berita Terpopuler

PERKUAT BARISAN, PC TIDAR KOTA TANGERANG GELAR RAKERCAB DAN Tasyakuran HUT GERINDRA YANG KE 18 TAHUN

PERKUAT BARISAN, PC TIDAR KOTA TANGERANG GELAR RAKERCAB DAN Tasyakuran HUT GERINDRA YANG KE 18 TAHUN

Februari 08, 2026
Peringati Hari Pers Nasional PPWI Baksel Gelar Sarasehan

Peringati Hari Pers Nasional PPWI Baksel Gelar Sarasehan

Februari 09, 2026
Warga Lebak Keluhkan Beban Denda Menunggak BPJS Kesehatan saat Berobat  ‎

Warga Lebak Keluhkan Beban Denda Menunggak BPJS Kesehatan saat Berobat ‎

Februari 06, 2026
Nekat Berenang di Zona Merah, Wisatawan Asal Jakarta Tewas Terseret Arus di Pantai Ciantir Sawarna

Nekat Berenang di Zona Merah, Wisatawan Asal Jakarta Tewas Terseret Arus di Pantai Ciantir Sawarna

Februari 08, 2026
Diduga Tak Tepat Sasaran, Anggota TAGANA Kabupaten Serang Tak Terima Tali Asih Sepanjang 2025

Diduga Tak Tepat Sasaran, Anggota TAGANA Kabupaten Serang Tak Terima Tali Asih Sepanjang 2025

Februari 10, 2026
Rangkaian Hari Pers Nasional, PWI Lebak Bersama Artha Graha Peduli Salurkan 300 Sembako

Rangkaian Hari Pers Nasional, PWI Lebak Bersama Artha Graha Peduli Salurkan 300 Sembako

Februari 10, 2026
 Jelang Ramadan, Warga Pasir Karang Gotong Royong Bersihkan Akses TPU

Jelang Ramadan, Warga Pasir Karang Gotong Royong Bersihkan Akses TPU

Februari 08, 2026
Fasilitas AC Ruang Rawat RSUD Malingping Rusak, Pasien Keluhkan Udara Pengap  ‎

Fasilitas AC Ruang Rawat RSUD Malingping Rusak, Pasien Keluhkan Udara Pengap ‎

Februari 06, 2026
Akses Wisata dan Ekonomi Terhambat, Warga Keluhkan Kerusakan Parah Jalan Warung Banten – Citorek

Akses Wisata dan Ekonomi Terhambat, Warga Keluhkan Kerusakan Parah Jalan Warung Banten – Citorek

Februari 10, 2026
 Aktivitas Tambang Emas Diduga Ilegal di Cibeber Resahkan Warga, Aktivis Desak Penegakan Hukum

Aktivitas Tambang Emas Diduga Ilegal di Cibeber Resahkan Warga, Aktivis Desak Penegakan Hukum

Februari 10, 2026

Berita Terpopuler

PERKUAT BARISAN, PC TIDAR KOTA TANGERANG GELAR RAKERCAB DAN Tasyakuran HUT GERINDRA YANG KE 18 TAHUN

PERKUAT BARISAN, PC TIDAR KOTA TANGERANG GELAR RAKERCAB DAN Tasyakuran HUT GERINDRA YANG KE 18 TAHUN

Februari 08, 2026
Peringati Hari Pers Nasional PPWI Baksel Gelar Sarasehan

Peringati Hari Pers Nasional PPWI Baksel Gelar Sarasehan

Februari 09, 2026
Warga Lebak Keluhkan Beban Denda Menunggak BPJS Kesehatan saat Berobat  ‎

Warga Lebak Keluhkan Beban Denda Menunggak BPJS Kesehatan saat Berobat ‎

Februari 06, 2026
Nekat Berenang di Zona Merah, Wisatawan Asal Jakarta Tewas Terseret Arus di Pantai Ciantir Sawarna

Nekat Berenang di Zona Merah, Wisatawan Asal Jakarta Tewas Terseret Arus di Pantai Ciantir Sawarna

Februari 08, 2026
Diduga Tak Tepat Sasaran, Anggota TAGANA Kabupaten Serang Tak Terima Tali Asih Sepanjang 2025

Diduga Tak Tepat Sasaran, Anggota TAGANA Kabupaten Serang Tak Terima Tali Asih Sepanjang 2025

Februari 10, 2026
Rangkaian Hari Pers Nasional, PWI Lebak Bersama Artha Graha Peduli Salurkan 300 Sembako

Rangkaian Hari Pers Nasional, PWI Lebak Bersama Artha Graha Peduli Salurkan 300 Sembako

Februari 10, 2026
 Jelang Ramadan, Warga Pasir Karang Gotong Royong Bersihkan Akses TPU

Jelang Ramadan, Warga Pasir Karang Gotong Royong Bersihkan Akses TPU

Februari 08, 2026
Fasilitas AC Ruang Rawat RSUD Malingping Rusak, Pasien Keluhkan Udara Pengap  ‎

Fasilitas AC Ruang Rawat RSUD Malingping Rusak, Pasien Keluhkan Udara Pengap ‎

Februari 06, 2026
Akses Wisata dan Ekonomi Terhambat, Warga Keluhkan Kerusakan Parah Jalan Warung Banten – Citorek

Akses Wisata dan Ekonomi Terhambat, Warga Keluhkan Kerusakan Parah Jalan Warung Banten – Citorek

Februari 10, 2026
 Aktivitas Tambang Emas Diduga Ilegal di Cibeber Resahkan Warga, Aktivis Desak Penegakan Hukum

Aktivitas Tambang Emas Diduga Ilegal di Cibeber Resahkan Warga, Aktivis Desak Penegakan Hukum

Februari 10, 2026
BeritaKilat.Com

About Us

BeritaKilat.Com merupakan portal berita terkini di Indonesia, menyajikan beragam informasi dari berbagai sektor kehidupan yang disajikan secara sederhana dan mudah dipahami untuk membukan wawasan secara luas.

Contact us: beritakilat7@gmail.com

Follow Us

Copyright © 2024 BeritaKilat.Com
  • Tentang Kami
  • Kontak Kami
  • Redaksi
  • Syarat dan Ketentuan
  • Pedoman Media Siber