-->
Telusuri
24 C
id
  • Tentang Kami
  • Kontak Kami
  • Redaksi
  • Syarat dan Ketentuan
  • Pedoman Media Siber
BeritaKilat.Com
  • Home
  • Advertorial
  • Nasional
  • Daerah
  • Hukrim
  • Peristiwa
  • Ekonomi
  • Pendidikan
  • Politik
  • Olahraga
  • Opini
  • Wisata
  • Teknologi
  • Info dan Tips
  • Kesehatan
  • Kuliner
BeritaKilat.Com
Telusuri
Beranda Headline Opini Menghidupkan Kembali Roh Kebangsaan Melalui "Holopis Kuntul Baris"
Headline Opini

Menghidupkan Kembali Roh Kebangsaan Melalui "Holopis Kuntul Baris"

Berita Kilat
Berita Kilat
11 Jul, 2026 0 0
Facebook
Twitter
Telegram
WhatsApp

Jakarta, BeritaKilat.com – Di tengah laju modernitas dan arus individualisme yang kian mengikis nilai-nilai luhur Nusantara, kehadiran buku Holopis Kuntul Baris: Jiwa Persatuan yang Mulai Dilupakan karya Iwenk MJC menjadi sebuah oase intelektual sekaligus alarm spiritual bagi bangsa Indonesia. Karya Iwenk ini diterbitkan di bawah naungan penerbit Nawasena Mediaksara Utama pada tahun 2026. Buku dengan nomor ISBN 978-623-10-1234-5 ini bukan sekadar lembaran kertas, ia adalah sebuah manifesto kebudayaan yang berusaha membongkar ulang esensi gotong-royong, Pancasila, UUD 1945, serta masa depan peradaban Indonesia.

Secara etimologis dan historis, istilah "Holopis Kuntul Baris" merekam jejak ritme kerja kolektif masyarakat Jawa tempo dulu. Frasa itu sering kali menjadi yel-yel penyemangat saat menarik beban berat bersama-sama. Buku ini menegaskan bahwa ungkapan tersebut melampaui makna teriakan mekanis. Ia merepresentasikan burung kuntul (bangau putih) yang terbang bermigrasi dalam formasi barisan yang rapi, searah, dan saling memecah angin demi meringankan beban satu sama lain.

Filosofi ini berkelindan erat dengan gagasan para pemikir besar. Dalam ranah filsafat barat, Aristoteles pernah menelurkan diktum terkenal bahwa manusia adalah zoon politikon – makhluk yang secara alamiah mendambakan hidup bermasyarakat. Kesendirian adalah anomali bagi kemanusiaan.

Selaras dengan itu, filsuf eksistensialis sekelas Jean-Paul Sartre (1905-1980), meski akrab dengan tema alienasi individu, secara tidak langsung menekankan bahwa tindakan personal selalu berdampak pada wajah kemanusiaan secara kolektif. Di Indonesia, Sukarno mengkristalisasi seluruh falsafah Pancasila ke dalam satu kata kunci yang kokoh: gotong royong. Gotong royong adalah pola kerja banting-tulang bersama, pemerasan keringat bersama, perjuangan bantu-binantu bersama demi kepentingan bersama.

Kehadiran karya ini mendapat sambutan hangat sekaligus refleksi mendalam dari berbagai tokoh lintas sektoral di tanah air. Wilson Lalengke, seorang tokoh pers dan pendidik yang vokal, memberikan dukungan penuh terhadap penerbitan buku ini. Alumni PPRA-48 Lemhannas RI tahun 2012 itu menyatakan bahwa karya literatur seperti ini sangat krusial bagi generasi muda yang kian terasing dari akar budayanya sendiri.

Untuk itu, Wilson Lalengke berharap Holopis Kuntul Baris tidak hanya berhenti sebagai pajangan di perpustakaan dan tau toko buku. Karya penting ini semestinya diangkat menjadi bacaan wajib (required reading) di lembaga-lembaga pendidikan di Indonesia guna merevitalisasi karakter kebangsaan sejak dini.

Dukungan serupa mengalir deras dari kalangan ulama dan pengasuh pondok pesantren. Abuya Muhtadi, pengasuh Pondok Pesantren Roudhotul 'Ulum Cidahu, menegaskan, “Gotong royong bukan hanya bekerja bersama, tetapi menyatukan hati demi kebaikan bersama. Holopis Kuntul Baris adalah jiwa persatuan yang menghidupkan kekuatan bangsa.” Senada dengan beliau, K.H. Junaedi Al-Baghdadi menyatakan bahwa bersama-sama kita tidak hanya mampu bertahan, tetapi juga mengubah peradaban.

Sementara itu, KH Ahmad Muwafig dari Yogyakarta mengingatkan bahwa Nusantara dibangun dari keberagaman yang bersatu, dan KH. Amin Maulana Budi Harjono dari Semarang menggarisbawahi bahwa ketika perbedaan disatukan dalam hati yang tulus, bangsa ini akan berdiri kokoh menghadapi tantangan zaman. 

Dari perspektif sosiokultural dan akademis, Dr. H. Fahruddin Faiz, S.Ag., M.Ag., seorang pakar pendidikan dan budayawan, menjabarkan analogi visual burung kuntul tersebut secara apik. Beliau berpendapat bahwa dalam barisan burung kuntul yang terbang, tidak ada yang mendahului secara egois dan tidak ada yang tertinggal.

Semuanya bergerak bersama secara harmonis. M. Izzul Islam An Najmi, S.Ag., M.Ag., dosen UIN Syarif Hidayatullah, turut menambahkan bahwa kekuatan terbesar bangsa ini justru terletak pada persatuan hati dan kerja bersama demi mengutamakan kepentingan publik di atas golongan. KH Nuril Arifin Husein (Gus Nuril) pun menyerukan hal serupa: yel-yel ini adalah warisan leluhur yang mengubah kita menjadi kekuatan yang tak terkalahkan.

Representasi organisasi keagamaan terbesar Indonesia diwakili oleh Savic Ali, Ketua PBNU Bidang Media, IT, dan Advokasi. Ia menguraikan, “Holopis Kuntul Baris adalah cermin jiwa kolektif bangsa kita. Ia mengingatkan bahwa kekuatan sejati tidak lahir dari individu yang berjalan sendiri, tetapi dari barisan yang rapat, tegak, dan searah.”

Di sisi lain, dunia seni juga tidak ketinggalan bersuara. Erros Djarot, maestro legendaris Indonesia, menyebut filosofi ini sebagai napas jiwa bangsa yang mengajarkan keberanian dan pengorbanan. Artis komedian Gus Memed serta penyanyi religi religi Aunur Rofiq Lil Firdaus (Opick) ikut mengajak masyarakat untuk tetap guyub dan rukun, menjadikan gotong royong sebagai laku ibadah sehari-hari demi kemajuan bangsa.

Buku ini pada akhirnya membawa kita pada satu kesimpulan mutlak: bangsa yang kuat bukanlah bangsa yang berjalan sendirian, melainkan bangsa yang bergerak bersama. Di sinilah urgensi refleksi yang ditawarkan oleh Iwenk MJC melalui lembar demi lembar karyanya. Membaca Holopis Kuntul Baris berarti melakukan perjalanan pulang menuju jati diri sejati Indonesia, sebuah persiapan esensial dalam menyongsong visi besar Indonesia Emas 2045. (TIM/Red)

Via Headline
Facebook
Twitter
Telegram
WhatsApp
Postingan Lama
Postingan Lebih Baru

Anda mungkin menyukai postingan ini

Posting Komentar



























Stay Conneted

facebook Like
twitter Follow
youtube Langganan
vimeo Langganan
instagram Follow
rss Langganan
pinterest Follow

Featured Post

PPWI Simpul Lebak Selatan Sampaikan Ucapan Selamat Ulang Tahun kepada Kapolsek Panggarangan AKP Acep Komarudin

Berita Kilat- Oktober 25, 2026 0
PPWI Simpul Lebak Selatan Sampaikan Ucapan Selamat Ulang Tahun kepada Kapolsek Panggarangan AKP Acep Komarudin
LEBAK SELATAN, BeritaKilat.com  – Persatuan Pewarta Warga Indonesia (PPWI) Simpul Lebak Selatan menyampaikan ucapan selamat ulang tahun kepada Kepala Kepolisi…

Advertiser

Advertiser


Iklan KPU

Iklan KPU
Lounching Jingle

Berita Terpopuler

Kecamatan Jawilan Darurat DBD, Kampung Kebon Kalapa Desa Cemplang Butuh Penanganan Serius

Kecamatan Jawilan Darurat DBD, Kampung Kebon Kalapa Desa Cemplang Butuh Penanganan Serius

Oktober 24, 2026
Janji Ganti Rugi Diduga Belum Direalisasikan, Warga Wuwudulan Pertanyakan Tanggung Jawab BTS Indosat

Janji Ganti Rugi Diduga Belum Direalisasikan, Warga Wuwudulan Pertanyakan Tanggung Jawab BTS Indosat

Oktober 22, 2026
Sorotan Tugas Intelijen Keimigrasian Karawang, Wisnu Yudhoyono Mengemban Peran Strategis Pengawasan Orang Asing

Sorotan Tugas Intelijen Keimigrasian Karawang, Wisnu Yudhoyono Mengemban Peran Strategis Pengawasan Orang Asing

Oktober 24, 2026
APH Banten Selatan Desak Gubernur dan DPRD Libatkan Masyarakat dalam Raperda Minerba  ‎

APH Banten Selatan Desak Gubernur dan DPRD Libatkan Masyarakat dalam Raperda Minerba ‎

Oktober 20, 2026
Soroti Tambang di 5 Kecamatan, APH: Jangan Hanya Pikirkan Keuntungan Pengusaha!

Soroti Tambang di 5 Kecamatan, APH: Jangan Hanya Pikirkan Keuntungan Pengusaha!

Oktober 18, 2026
Direktur PT Lancar Abadi Nusantara Maulana Ahmad Jamaludin Ucapkan Selamat Hari Santri Nasional 2026

Direktur PT Lancar Abadi Nusantara Maulana Ahmad Jamaludin Ucapkan Selamat Hari Santri Nasional 2026

Oktober 21, 2026
Hadiri Milad ke-33 MAN 1 Lebak, Wabup Amir Hamzah Dorong Lahirnya Generasi Unggul dan Berkarakter

Hadiri Milad ke-33 MAN 1 Lebak, Wabup Amir Hamzah Dorong Lahirnya Generasi Unggul dan Berkarakter

Oktober 22, 2026
MULTATULI DAN LEBAK HARI INI: Ketika Buruh Tambang Menanggung Risiko, Sementara Keuntungan Diperebutkan Para Pemodal

MULTATULI DAN LEBAK HARI INI: Ketika Buruh Tambang Menanggung Risiko, Sementara Keuntungan Diperebutkan Para Pemodal

Oktober 22, 2026
Keluarga Korban Dugaan Penganiayaan di Malingping Datangi Polsek, Pertanyakan Perkembangan Kasus

Keluarga Korban Dugaan Penganiayaan di Malingping Datangi Polsek, Pertanyakan Perkembangan Kasus

Oktober 18, 2026
‎DPC GPM Pandeglang. PT Panca Diminta Jelaskan Jumlah Tanah Merah Dari tambang ilegal yang Digunakan Proyek Tol Serang - Panimbang,Polda Banten Diminta Usut Tuntas  ‎

‎DPC GPM Pandeglang. PT Panca Diminta Jelaskan Jumlah Tanah Merah Dari tambang ilegal yang Digunakan Proyek Tol Serang - Panimbang,Polda Banten Diminta Usut Tuntas ‎

Oktober 18, 2026

Berita Terpopuler

Kecamatan Jawilan Darurat DBD, Kampung Kebon Kalapa Desa Cemplang Butuh Penanganan Serius

Kecamatan Jawilan Darurat DBD, Kampung Kebon Kalapa Desa Cemplang Butuh Penanganan Serius

Oktober 24, 2026
Janji Ganti Rugi Diduga Belum Direalisasikan, Warga Wuwudulan Pertanyakan Tanggung Jawab BTS Indosat

Janji Ganti Rugi Diduga Belum Direalisasikan, Warga Wuwudulan Pertanyakan Tanggung Jawab BTS Indosat

Oktober 22, 2026
Sorotan Tugas Intelijen Keimigrasian Karawang, Wisnu Yudhoyono Mengemban Peran Strategis Pengawasan Orang Asing

Sorotan Tugas Intelijen Keimigrasian Karawang, Wisnu Yudhoyono Mengemban Peran Strategis Pengawasan Orang Asing

Oktober 24, 2026
APH Banten Selatan Desak Gubernur dan DPRD Libatkan Masyarakat dalam Raperda Minerba  ‎

APH Banten Selatan Desak Gubernur dan DPRD Libatkan Masyarakat dalam Raperda Minerba ‎

Oktober 20, 2026
Soroti Tambang di 5 Kecamatan, APH: Jangan Hanya Pikirkan Keuntungan Pengusaha!

Soroti Tambang di 5 Kecamatan, APH: Jangan Hanya Pikirkan Keuntungan Pengusaha!

Oktober 18, 2026
Direktur PT Lancar Abadi Nusantara Maulana Ahmad Jamaludin Ucapkan Selamat Hari Santri Nasional 2026

Direktur PT Lancar Abadi Nusantara Maulana Ahmad Jamaludin Ucapkan Selamat Hari Santri Nasional 2026

Oktober 21, 2026
Hadiri Milad ke-33 MAN 1 Lebak, Wabup Amir Hamzah Dorong Lahirnya Generasi Unggul dan Berkarakter

Hadiri Milad ke-33 MAN 1 Lebak, Wabup Amir Hamzah Dorong Lahirnya Generasi Unggul dan Berkarakter

Oktober 22, 2026
MULTATULI DAN LEBAK HARI INI: Ketika Buruh Tambang Menanggung Risiko, Sementara Keuntungan Diperebutkan Para Pemodal

MULTATULI DAN LEBAK HARI INI: Ketika Buruh Tambang Menanggung Risiko, Sementara Keuntungan Diperebutkan Para Pemodal

Oktober 22, 2026
Keluarga Korban Dugaan Penganiayaan di Malingping Datangi Polsek, Pertanyakan Perkembangan Kasus

Keluarga Korban Dugaan Penganiayaan di Malingping Datangi Polsek, Pertanyakan Perkembangan Kasus

Oktober 18, 2026
‎DPC GPM Pandeglang. PT Panca Diminta Jelaskan Jumlah Tanah Merah Dari tambang ilegal yang Digunakan Proyek Tol Serang - Panimbang,Polda Banten Diminta Usut Tuntas  ‎

‎DPC GPM Pandeglang. PT Panca Diminta Jelaskan Jumlah Tanah Merah Dari tambang ilegal yang Digunakan Proyek Tol Serang - Panimbang,Polda Banten Diminta Usut Tuntas ‎

Oktober 18, 2026
BeritaKilat.Com

About Us

BeritaKilat.Com merupakan portal berita terkini di Indonesia, menyajikan beragam informasi dari berbagai sektor kehidupan yang disajikan secara sederhana dan mudah dipahami untuk membukan wawasan secara luas.

Contact us: beritakilat7@gmail.com

Follow Us

Copyright © 2026 BeritaKilat.Com
  • Tentang Kami
  • Kontak Kami
  • Redaksi
  • Syarat dan Ketentuan
  • Pedoman Media Siber