Tiga Sumur Dalam Terlindungi di Lebak Hampir Rampung, Perkuat Akses Air Bersih Masyarakat
LEBAK, BeritaKilat.com — Upaya Pemerintah Kabupaten Lebak dalam memperkuat akses masyarakat terhadap air bersih terus dilakukan melalui pembangunan sarana dan prasarana air minum di wilayah perdesaan.
Salah satunya melalui pembangunan Sumur Dalam Terlindungi di tiga lokasi, yakni Desa Cipeundeuy, Kecamatan Malingping; Desa Cibarengkok, Kecamatan Panggarangan; dan Desa Kumpay, Kecamatan Banjarsari.
Berdasarkan informasi yang diperoleh dari pelaksana kegiatan, pembangunan di ketiga lokasi tersebut saat ini hampir rampung. Tahapan pekerjaan yang masih tersisa di antaranya pemasangan SR (Sambungan Rumah) sebelum sarana tersebut dapat dimanfaatkan secara optimal oleh masyarakat penerima manfaat.
Program tersebut merupakan bagian dari pembangunan infrastruktur yang diarahkan untuk meningkatkan ketersediaan air bersih sekaligus memberikan pelayanan dasar yang lebih baik kepada masyarakat Kabupaten Lebak.
Anggaran dan Pengadaan
Berdasarkan data pengadaan pemerintah yang telah teridentifikasi, paket pembangunan Sumur Dalam Terlindungi di Desa Cipeundeuy, Kecamatan Malingping, tercatat dengan kode paket 10898039000 dan RUP 67243592. Paket tersebut memiliki pagu sebesar Rp369.484.050, dengan HPS Rp368.905.200.
Sementara pembangunan di Desa Cibarengkok, Kecamatan Panggarangan, tercatat dengan kode paket 10898043000 dan RUP 67243627, dengan pagu sebesar Rp369.484.050 serta HPS Rp368.905.400.
Adapun pembangunan di Desa Kumpay, Kecamatan Banjarsari, tercatat dalam paket dengan kode 10898045000.
Selain pekerjaan fisik, pemerintah juga menyediakan paket jasa konsultan pengawasan yang mencakup ketiga lokasi tersebut. Paket pengawasan tercatat dengan RUP 63805828, dengan pagu Rp100 juta dan HPS Rp99.510.200.
Adanya pengawasan tersebut menjadi bagian dari upaya memastikan pekerjaan dilaksanakan sesuai perencanaan, spesifikasi teknis, volume dan ketentuan kontrak yang telah ditetapkan.
Bukan Sekadar Membangun Sumur
Pembangunan sumur dalam terlindungi tidak semata-mata diarahkan untuk menghadirkan bangunan fisik, melainkan bagaimana sarana tersebut dapat menjadi bagian dari sistem penyediaan air yang benar-benar memberikan manfaat bagi masyarakat.
Karena itu, tahapan pemasangan Sambungan Rumah (SR) menjadi bagian penting dalam rangkaian pekerjaan. Dengan adanya sambungan tersebut, air yang tersedia di sumber dapat disalurkan kepada masyarakat penerima manfaat sesuai sistem distribusi yang direncanakan.
Setelah pekerjaan selesai, keberfungsian sarana menjadi hal yang tidak kalah penting. Masyarakat diharapkan dapat merasakan manfaat pembangunan melalui ketersediaan air yang lebih mudah, aman dan berkelanjutan.
Pelaksana kegiatan juga menyampaikan bahwa penyelesaian pekerjaan akan terus dilakukan sesuai tahapan yang telah ditetapkan hingga seluruh komponen pekerjaan dapat berfungsi sebagaimana mestinya.
Mendukung Lebak RUHAY
Pembangunan infrastruktur air bersih tersebut sejalan dengan semangat pembangunan Kabupaten Lebak yang mengedepankan peningkatan kualitas pelayanan dasar dan kesejahteraan masyarakat.
Semangat tersebut selaras dengan visi Lebak RUHAY — Rukun, Unggul, Hegar, Aman dan Yakin, yang menempatkan pembangunan dan pelayanan kepada masyarakat sebagai bagian penting dalam mewujudkan Kabupaten Lebak yang semakin maju dan sejahtera.
Dukungan terhadap program pembangunan pemerintah daerah juga membutuhkan partisipasi masyarakat. Infrastruktur yang telah dibangun perlu dijaga, dimanfaatkan secara bijak dan dipelihara bersama agar manfaatnya dapat dirasakan dalam jangka panjang.
Bagi masyarakat penerima manfaat, keberadaan sarana air bersih diharapkan dapat membantu memenuhi kebutuhan sehari-hari sekaligus meningkatkan kualitas lingkungan dan kehidupan keluarga.
Masyarakat Diminta Ikut Menjaga
Keberhasilan pembangunan tidak berhenti ketika pekerjaan konstruksi selesai. Setelah sarana diserahterimakan dan mulai dimanfaatkan, masyarakat memiliki peran penting dalam menjaga keberlangsungan fasilitas tersebut.
Masyarakat diharapkan menggunakan sarana air secara bijak, menjaga lingkungan sekitar sumber air, serta segera menyampaikan apabila terdapat gangguan pada jaringan maupun fasilitas pendukung.
Dengan kolaborasi antara pemerintah, pelaksana kegiatan, pengawas dan masyarakat, pembangunan infrastruktur air bersih diharapkan tidak hanya selesai secara administratif, tetapi benar-benar berfungsi dan memberikan manfaat nyata.
Pembangunan tiga Sumur Dalam Terlindungi di Cipeundeuy, Cibarengkok dan Kumpay dengan demikian menjadi salah satu bagian dari upaya bersama menghadirkan pelayanan dasar yang lebih baik sekaligus memperkuat semangat pembangunan Kabupaten Lebak menuju Lebak RUHAY.
BeritaKilat.com akan terus memberikan informasi perkembangan pembangunan secara objektif dan edukatif, agar masyarakat memperoleh informasi yang utuh sekaligus dapat ikut mengawal dan menjaga hasil pembangunan yang bersumber dari anggaran pemerintah tersebut. (AK)

Posting Komentar