Tragedi Perlintasan Ampera: Taksi Mogok Picu Tabrakan Beruntun, 14 Orang Tewas
BEKASI, BeritaKilat.com – Kecelakaan tragis terjadi di perlintasan sebidang Ampera, Bekasi Timur, yang melibatkan sebuah taksi, KRL Commuter Line, dan rangkaian KA Argo Bromo Anggrek. Insiden ini menelan korban besar, dengan total 98 orang terdampak.
Kronologi Kejadian
Peristiwa bermula saat sebuah taksi Green SM dilaporkan mengalami mogok tepat di tengah rel perlintasan. Berdasarkan keterangan saksi di lokasi, warga sempat berupaya membantu mengevakuasi kendaraan tersebut.
Namun nahas, sebelum evakuasi berhasil dilakukan, KRL Commuter Line yang melaju dari arah Jakarta tidak dapat menghentikan laju kereta tepat waktu. Benturan keras pun tak terhindarkan.
Taksi terseret beberapa meter dan tersangkut di badan kereta, menyebabkan jalur rel terhambat. Kondisi ini memicu gangguan operasional lanjutan yang berdampak pada perjalanan KA Argo Bromo Anggrek di sekitar Stasiun Bekasi Timur.
Korban Jiwa dan Luka
Direktur Utama PT KAI, Bobby Rasyidin, menyampaikan belasungkawa atas tragedi tersebut. Berdasarkan data sementara:
14 orang meninggal dunia
84 orang mengalami luka-luka
“Seluruh korban akan mendapatkan penanganan maksimal. Biaya pengobatan maupun santunan bagi korban meninggal dunia akan ditanggung oleh asuransi dan perusahaan,” ujarnya.
Para korban luka saat ini dirawat di sejumlah fasilitas kesehatan di wilayah Bekasi, termasuk RSUD Bekasi, RS Bella, RS Mitra Keluarga, dan RS Siloam.
Posko Darurat dan Layanan Informasi
PT KAI telah membuka posko darurat untuk membantu keluarga korban dan masyarakat, yang beroperasi selama 14 hari di:
Stasiun Gambir
Stasiun Bekasi Timur
Selain itu, layanan lost and found juga disediakan untuk pendataan barang milik penumpang yang terdampak, bekerja sama dengan pihak kepolisian.
Operasional Masih Terganggu
Hingga berita ini diturunkan, operasional KRL di Stasiun Bekasi Timur masih dihentikan sementara. Petugas gabungan masih melakukan evakuasi, sterilisasi jalur, serta pemeriksaan infrastruktur guna memastikan keselamatan perjalanan kereta selanjutnya.
Masyarakat dapat memperoleh informasi resmi melalui Contact Center KAI 121 atau kanal komunikasi resmi PT KAI. (Kusno)

Posting Komentar