Beban Operasional Meningkat, Pedagang Kecil di Cihara Lebak Keluhkan Kenaikan Harga Plastik
LEBAK, BeritaKilat.com – Para pelaku usaha mikro dan pedagang kecil di wilayah Kecamatan Cihara, Kabupaten Lebak, mulai menjerit akibat tren kenaikan harga plastik kemasan dalam beberapa waktu terakhir. Kenaikan ini dinilai semakin memberatkan biaya operasional di tengah kondisi ekonomi yang belum stabil.
Berdasarkan pantauan di lapangan, kenaikan harga terjadi pada berbagai jenis plastik, mulai dari plastik kantong (kresek), plastik pembungkus makanan kiloan, hingga plastik es. Rata-rata kenaikan berkisar antara Rp2.000 hingga Rp5.000 per pak, tergantung ukuran dan kualitas bahan.
Yanti (38),salah seorang pedagang di Kecamatan Cihara mengungkapkan bahwa plastik merupakan komponen vital dalam usahanya. "Sekarang harga plastik naik terus dari harga sebelumnya. Walaupun kelihatannya kecil, kalau dikalikan pemakaian setiap hari, jatuhnya jadi beban berat buat kami pedagang kecil," ujarnya, Rabu (22/04/2026).
Para pedagang mengaku serba salah dalam menyikapi kondisi ini. Menaikkan harga jual produk kepada konsumen dikhawatirkan akan menurunkan daya beli, sementara jika harga tetap, keuntungan mereka semakin tergerus karena biaya pembungkus yang membengkak.
Kenaikan harga ini diduga dipicu oleh naiknya biaya bahan baku bijih plastik dan biaya distribusi. Warga dan pedagang berharap pemerintah daerah melalui dinas terkait dapat melakukan pemantauan harga di pasar-pasar tradisional dan memberikan solusi bagi para pelaku UMKM.
"Kami berharap ada upaya dari pemerintah untuk menstabilkan harga kebutuhan pokok, termasuk sarana penunjang seperti plastik ini, agar usaha kecil seperti kami bisa tetap bertahan," tambahnya Arni pedagang gorengan.
Hingga berita ini diturunkan, para pedagang di Kecamatan Cihara masih terpaksa menyiasati penggunaan plastik dengan lebih hemat sembari menunggu adanya kebijakan atau normalisasi harga dari pihak distributor. (Dede Irawan)

Posting Komentar