Milad ke-3 IWQI Tahun 2026, DPC Lebak Gelar Seminar Jurnalistik, Santunan Yatim, dan Potong Tumpeng
LEBAK, BeritaKilat.com – Ikatan Wartawan Quotient Indonesia (IWQI) memperingati Milad ke-3 Tahun 2026 yang dirangkaikan dengan Hari Ulang Tahun (HUT) DPC IWQI Kabupaten Lebak. Kegiatan yang berlangsung di Sekretariat IWQI Kabupaten Lebak tersebut digelar secara sederhana namun penuh makna dengan mengusung semangat kebersamaan, peningkatan kompetensi wartawan, dan kepedulian sosial.
Rangkaian acara diawali dengan seminar sehari dan pelatihan jurnalistik yang diikuti oleh seluruh anggota IWQI serta masyarakat yang memiliki minat di bidang jurnalistik. Kegiatan kemudian dilanjutkan dengan santunan kepada anak yatim dan kaum dhuafa, serta prosesi pemotongan tumpeng sebagai bentuk rasa syukur atas perjalanan organisasi yang kini memasuki usia ketiga.
Turut hadir dalam kegiatan tersebut Ketua Umum IWQI Abdul Kabir Albantani, Sekretaris Jenderal IWQI Marsono, Ketua DPC IWQI Kabupaten Serang Saepul Bahri didampingi Wakil Ketua Sopian, Ketua DPC IWQI Kabupaten Lebak Agus Kuncir, jajaran pengurus, anggota IWQI, serta sejumlah tamu undangan.
Dalam seminar, Sekretaris Jenderal IWQI Marsono menyampaikan materi mengenai dasar-dasar jurnalistik, teknik penulisan berita sesuai kaidah 5W+1H, pentingnya verifikasi informasi, serta penerapan Kode Etik Jurnalistik dan Undang-Undang Nomor 40 Tahun 1999 tentang Pers.
Menurut Marsono, tantangan dunia pers saat ini semakin kompleks seiring pesatnya perkembangan teknologi informasi. Karena itu, wartawan dituntut mampu menyajikan informasi yang cepat, akurat, berimbang, dan dapat dipertanggungjawabkan.
"Jurnalis harus menjadi penyampai informasi yang mencerahkan masyarakat. Jangan mudah terpengaruh isu yang belum jelas kebenarannya. Verifikasi dan konfirmasi adalah ruh dalam kerja jurnalistik," ujarnya.
Sementara itu, Ketua Umum IWQI Abdul Kabir Albantani memberikan apresiasi tinggi kepada DPC IWQI Kabupaten Lebak yang dinilainya mampu menjaga eksistensi organisasi melalui berbagai kegiatan yang bermanfaat, baik bagi anggota maupun masyarakat.
Menurutnya, peringatan Milad bukan sekadar seremoni, tetapi menjadi momentum evaluasi, konsolidasi organisasi, dan penguatan kualitas sumber daya manusia di bidang jurnalistik.
Abdul Kabir juga mengajak seluruh insan pers untuk turut berperan aktif mengawal berbagai program prioritas Presiden Republik Indonesia melalui pemberitaan yang objektif, profesional, dan edukatif.
"Pers memiliki fungsi kontrol sosial sekaligus mitra strategis pembangunan. Program-program pemerintah, seperti penguatan ketahanan pangan, peningkatan kualitas pendidikan, pelayanan kesehatan, pemberdayaan ekonomi masyarakat, hingga Program Makan Bergizi Gratis harus dikawal secara profesional. Wartawan harus menyampaikan fakta apa adanya, memberi kritik yang membangun, sekaligus menjadi media edukasi bagi masyarakat," tegasnya.
Ia berharap IWQI ke depan semakin berkembang menjadi organisasi wartawan yang profesional, independen, berintegritas, serta mampu mencetak jurnalis yang memiliki kompetensi, etika, dan tanggung jawab terhadap kepentingan publik.
Ketua DPC IWQI Kabupaten Lebak, Agus Kuncir, mengucapkan terima kasih kepada seluruh pengurus, anggota, dan para tamu undangan yang telah hadir serta mendukung terselenggaranya kegiatan tersebut.
Menurutnya, semangat kebersamaan menjadi modal utama dalam membesarkan organisasi di Kabupaten Lebak.
"Kami ingin IWQI Lebak bukan hanya menjadi wadah berhimpunnya wartawan, tetapi juga menjadi rumah besar untuk belajar, berbagi pengalaman, meningkatkan kompetensi, dan hadir memberikan manfaat bagi masyarakat. Insya Allah kegiatan pelatihan jurnalistik seperti ini akan terus kami laksanakan secara berkelanjutan," katanya.
Sementara itu, Ketua DPC IWQI Kabupaten Serang, Saepul Bahri, mengapresiasi kekompakan pengurus dan anggota DPC Lebak yang dinilai mampu menyelenggarakan kegiatan secara sederhana namun sarat makna.
Menurutnya, sinergi antarcabang harus terus diperkuat agar IWQI semakin besar dan mampu memberikan kontribusi nyata bagi kemajuan dunia pers di Provinsi Banten.
"Kami berharap komunikasi dan kolaborasi antar-DPC terus terjalin dengan baik. Organisasi akan menjadi kuat apabila seluruh pengurus dan anggotanya memiliki visi yang sama, saling mendukung, serta terus meningkatkan kualitas dan profesionalisme," ujarnya.
Setelah seminar selesai, kegiatan dilanjutkan dengan dialog interaktif yang berlangsung hangat. Para peserta berdiskusi mengenai berbagai persoalan jurnalistik, mulai dari teknik peliputan, etika dalam mencari dan menyajikan informasi, pentingnya konfirmasi kepada narasumber, hingga tantangan menghadapi penyebaran hoaks di era media digital.
Diskusi berlangsung aktif dengan berbagai pertanyaan dan berbagi pengalaman dari para peserta, sehingga kegiatan tidak hanya menjadi ajang silaturahmi, tetapi juga sarana peningkatan kapasitas wartawan dan masyarakat yang ingin memahami dunia jurnalistik secara lebih mendalam.
Peringatan Milad ke-3 IWQI Tahun 2026 diharapkan menjadi momentum untuk memperkuat soliditas organisasi, meningkatkan profesionalisme wartawan, serta mempertegas komitmen IWQI sebagai organisasi pers yang menjunjung tinggi kode etik, independensi, dan pengabdian kepada masyarakat, bangsa, dan negara.

Posting Komentar