Diduga Ancam Jurnalis, Pengelola MBG Cingeunah Mancak Dilaporkan PPWI Banten
SERANG, BeritaKilat.com – Pengelola dapur Makan Bergizi Gratis (MBG) Cingeunah di Kampung Cingeunah, Desa Waringin, Kecamatan Mancak, Kabupaten Serang, diduga mengancam seorang jurnalis. Ancaman itu disampaikan melalui pesan WhatsApp dengan kalimat "liatin aja nanti".
Dugaan pengancaman ini muncul setelah pemberitaan keluhan warga terkait pengelolaan MBG Cingeunah viral pada Minggu (20/7/2026). Dalam pemberitaan tersebut, warga menyoroti kurang di libatkan di MBG, Dan dampak bau masakan, limbah, dan kebisingan dari aktivitas dapur MBG.
Berdasarkan tangkapan layar pesan yang diterima redaksi, pengelola MBG bernama Pulung mengirimkan pesan bernada ancaman kepada jurnalis.
"Liatin aja nanti," tulis Pulung dalam pesan WhatsApp tersebut.
Ketua Persatuan Pewarta Warga Indonesia (PPWI) Provinsi Banten, Abdul Kabir, mengecam keras tindakan yang diduga dilakukan pengelola MBG tersebut. Ia menilai tindakan mengancam jurnalis tidak dapat dibenarkan.
"Pengurus MBG harusnya memberikan klarifikasi terhadap jurnalis itu, bukan malah mengancam jurnalisnya. Jika ini ada unsur ancaman maka kami dari PPWI akan melaporkan tindakan pengurus MBG ke Aparat Penegak Hukum (APH)," tegas Abdul Kabir, Selasa (22/7/2026).
Menurut Abdul Kabir, pers memiliki peran untuk menyampaikan informasi kepada publik. Tindakan intimidasi terhadap wartawan merupakan bentuk pelanggaran terhadap kemerdekaan pers yang dijamin UU No. 40 Tahun 1999 tentang Pers.
Ia memastikan PPWI Banten akan segera membuat laporan pengaduan ke aparat penegak hukum untuk menindaklanjuti dugaan pengancaman terhadap jurnalis.
"Hal ini tidak bisa dibiarkan. Kami dan rekan-rekan akan buat laporan pengaduan," pungkasnya.
Hingga berita ini diterbitkan, pihak pengelola MBG Cingeunah belum memberikan klarifikasi resmi terkait dugaan pengancaman tersebut.
Sementara itu, aparat kepolisian diharapkan segera melakukan penyelidikan untuk memastikan tidak ada intimidasi terhadap insan pers dalam menjalankan tugas jurnalistiknya.(*/red).

Posting Komentar