Disorot: Bantuan Pangan di Lebak Dikeluhkan, Beras Bulog untuk KPM Ditemukan Berbulir Kuning dan Berbatu
LEBAK, BeritaKilat.com - Penyaluran dua bantuan penebalan Bantuan Sosial (Bansos) yang dikelola oleh Perum Bulog untuk periode Oktober dan November 2025 di Kabupaten Lebak, Banten, menuai keluhan.
Bantuan yang terdiri dari beras medium 20 kg dan minyak goreng 4 liter untuk setiap Keluarga Penerima Manfaat (KPM) kelompok BPNT/Kartu Sembako ini diduga memiliki kualitas yang buruk.
Berdasarkan pantauan yang dilakukan di Desa Citepuseun, Kecamatan Cihara, Kabupaten Lebak, Banten, beras bantuan yang didistribusikan pada Kamis, 27 November 2025, ditemukan dalam kondisi yang tidak layak konsumsi, dengan ciri khas bulir berwarna kuning.
Rian, salah seorang KPM penerima bantuan di Desa Citepuseun, mengungkapkan kekecewaannya terhadap kualitas beras yang diterimanya. Ia menyebutkan bahwa kondisi beras tersebut jauh dari standar kelayakan.
"Berasnya kuning, setelah dimasak, aromanya bau, kayak beras stok lama. Ketika dikunyah ada batu-batu kecil," ungkap Rian
Dua jenis bantuan yang disalurkan ini merupakan bagian dari program penguatan ketahanan pangan nasional yang dikawal oleh Badan Pangan Nasional (Bapanas) dan disalurkan melalui Perum Bulog.
Pemerintah Desa setempat, Sangsang, Sekretaris Desa Citepuseun, Kecamatan Cihara, Kabupaten Lebak, membenarkan perihal temuan beras bantuan tersebut yang berbulir kuning secara massal kondisi ini hampir merata dialami oleh seluruh penerima bantuan di desa tersebut.
"Banyak sih KPM yang komplen, karena banyak bulir kuning,sebanyak 368 KPM hampir semua kondisi berasnya sama, yaitu banyak ditemukan bulir kuning," ujar Sangsang
Ditemukannya bulir beras berwarna kuning seringkali mengindikasikan penurunan mutu beras akibat penyimpanan yang terlalu lama atau kualitas gabah awal yang kurang baik.
Sampai berita ini dilansir, wartawan masih berupaya mengkonfirmasi pihak Perum Bulog, sebagai penyalur resmi bantuan pangan dari pemerintah, untuk meminta klarifikasi mengenai standar mutu dan proses pengawasan kualitas stok beras yang didistribusikan kepada KPM di Lebak. (Red)

Posting Komentar