-->
Telusuri
24 C
id
  • Tentang Kami
  • Kontak Kami
  • Redaksi
  • Syarat dan Ketentuan
  • Pedoman Media Siber
BeritaKilat.Com
  • Home
  • Advertorial
  • Nasional
  • Daerah
  • Hukrim
  • Peristiwa
  • Ekonomi
  • Pendidikan
  • Politik
  • Olahraga
  • Opini
  • Wisata
  • Teknologi
  • Info dan Tips
  • Kesehatan
  • Kuliner
BeritaKilat.Com
Telusuri
Beranda Headline Opini Tragedi Ojol dan Bahaya Provokasi Politik
Headline Opini

Tragedi Ojol dan Bahaya Provokasi Politik

Berita Kilat
Berita Kilat
29 Agu, 2025 0 0
Facebook
Twitter
Telegram
WhatsApp

 


Oleh: Abdul Kabir

Kerusuhan yang pecah di sekitar Gedung DPR pada 28 Agustus 2025 bukan hanya peristiwa demonstrasi biasa. Ia meninggalkan luka yang dalam bagi masyarakat Indonesia. Seorang pengemudi ojek online (ojol), Affan Kurniawan (21), meninggal dunia setelah terlindas kendaraan taktis Brimob saat kericuhan memuncak.

Affan bukanlah demonstran, bukan pula bagian dari massa aksi. Ia hanyalah seorang anak muda pekerja keras yang sedang berjuang mencari nafkah, namun nyawanya harus melayang karena kebetulan berada di tempat yang salah dan waktu yang salah. Tragedi ini memperlihatkan dengan gamblang bahwa yang selalu menjadi korban dari kerusuhan politik adalah rakyat kecil yang tidak punya kuasa.

Ketika Rakyat Kecil Jadi Tumbal

Kematian Affan Kurniawan menyadarkan kita bahwa dalam setiap kericuhan, pihak yang paling dirugikan adalah masyarakat biasa. Mereka yang tidak memiliki kepentingan langsung terhadap isu-isu politik, justru menjadi korban paling nyata.

Di satu sisi, aparat kepolisian memang dituntut untuk menjaga ketertiban. Namun di sisi lain, pendekatan represif yang berlebihan berisiko melahirkan korban jiwa yang tak seharusnya terjadi. Apalagi jika korban itu adalah masyarakat sipil yang kebetulan hanya sedang melintas.

Nyawa manusia tidak boleh ditukar dengan alasan apapun. Tugas negara adalah memastikan bahwa setiap demonstrasi, sekecil apapun potensi konfliknya, dapat dikelola dengan aman, tertib, dan beradab.

Bahaya Elit Politik Menunggangi Aksi

Pertanyaan yang tak kalah penting adalah: siapa yang sebenarnya diuntungkan dari kerusuhan ini?

Demo dan unjuk rasa adalah bagian dari demokrasi. Namun ketika sebuah aksi berubah menjadi anarkis, kita harus curiga bahwa ada kepentingan lain yang menunggangi. Elit politik sangat mungkin menggunakan momentum keresahan rakyat untuk membangun citra, menaikkan popularitas, atau bahkan memperkuat posisi tawar dalam perebutan kekuasaan.

Inilah yang berbahaya. Rakyat marah, turun ke jalan, lalu berhadapan dengan aparat. Sementara para elit politik yang memprovokasi, bisa saja duduk tenang sambil menikmati keuntungan politik dari kekacauan yang terjadi. Dalam konteks ini, masyarakat tidak boleh menjadi pion yang mudah digerakkan.

Bijak dalam Mengkonsumsi Informasi

Kerusuhan di Jakarta dan meninggalnya Affan juga memperlihatkan bagaimana informasi di media sosial sangat cepat menyebar. Potongan video, foto, atau narasi provokatif viral dalam hitungan menit. Sayangnya, tidak semuanya benar. Banyak informasi dimanipulasi untuk memancing emosi.

Di sinilah peran bijak masyarakat diperlukan. Jangan mudah percaya pada informasi yang belum terverifikasi. Jangan pula langsung menyebarkan berita yang berpotensi memicu kebencian dan konflik baru.

Masyarakat harus belajar membedakan mana aspirasi murni rakyat, mana propaganda politik, dan mana berita bohong. Jika tidak, kita hanya akan menjadi korban dari permainan elit yang menggunakan emosi publik sebagai bahan bakar politik mereka.

Menutup Luka, Mengawal Keadilan

Kapolri telah menyampaikan permintaan maaf dan aparat yang terlibat sudah diperiksa. Proses hukum harus benar-benar dijalankan dengan transparan dan akuntabel. Keadilan bagi korban dan keluarganya wajib ditegakkan, bukan hanya sekadar janji.

Namun lebih dari itu, tragedi ini harus menjadi titik balik. Demonstrasi yang berujung ricuh tidak boleh lagi dibiarkan. Aspirasi rakyat harus disalurkan dengan damai, aparat harus bertindak profesional, dan elit politik harus berhenti menunggangi kemarahan rakyat.

Kita semua sepakat bahwa tragedi Affan adalah duka bersama. Ia adalah simbol dari betapa rapuhnya rakyat kecil ketika berhadapan dengan kepentingan besar. Karena itu, jangan biarkan ada lagi korban berikutnya yang jatuh sia-sia di jalanan hanya karena pertarungan politik.

Penutup

Marilah kita jadikan peristiwa ini sebagai refleksi. Demokrasi seharusnya melahirkan ruang dialog yang sehat, bukan kekerasan. Tragedi Affan harus menjadi peringatan bahwa bangsa ini butuh kedewasaan kolektif dalam menyikapi perbedaan, butuh empati dalam menjaga nyawa sesama, dan butuh keberanian untuk menolak provokasi politik yang mengorbankan rakyat kecil. 

✍️ Abdul Kabir

Plt Ketua PPWI Provinsi Banten


Via Headline
Facebook
Twitter
Telegram
WhatsApp
Postingan Lama
Postingan Lebih Baru

Anda mungkin menyukai postingan ini

Posting Komentar










Stay Conneted

facebook Like
twitter Follow
youtube Langganan
vimeo Langganan
instagram Follow
rss Langganan
pinterest Follow

Featured Post

Wisatawan Asal Jakarta Hilang Terseret Ombak di Pantai Sawarna

Berita Kilat- Januari 17, 2026 0
Wisatawan Asal Jakarta Hilang Terseret Ombak di Pantai Sawarna
LEBAK, BeritaKilat.com – Nasib nahas menimpa Salman Abdul Latif (19), seorang wisatawan asal Jakarta Timur. Korban dinyatakan hilang setelah diduga hanyut t…

Advertiser

Advertiser


Iklan KPU

Iklan KPU
Lounching Jingle

Berita Terpopuler

Ayah Angkat Cabuli Dua Anak di sepatan timur, Kuasa Hukum Desak Polisi Segera Tangkap Pelaku

Ayah Angkat Cabuli Dua Anak di sepatan timur, Kuasa Hukum Desak Polisi Segera Tangkap Pelaku

Januari 06, 2026
OKNUM KEPALA DESA GUNUNG TIGA DI DUGA MENYALAHI WEWENANG PEMBAYARAN UNTUK ADVOCAT

OKNUM KEPALA DESA GUNUNG TIGA DI DUGA MENYALAHI WEWENANG PEMBAYARAN UNTUK ADVOCAT

Januari 17, 2026
DUA ORANG TERLUKA SERIUS AKIBAT KABEL INTERNET YANG MENJUNTAI DI JALAN RAYA PANDEGLANG  ‎

DUA ORANG TERLUKA SERIUS AKIBAT KABEL INTERNET YANG MENJUNTAI DI JALAN RAYA PANDEGLANG ‎

Januari 07, 2026
Kondisi Rumah Tatang Memprihatinkan, Kades Pondok Panjang Sebut Pendataan Ada di Tangan RT/RW

Kondisi Rumah Tatang Memprihatinkan, Kades Pondok Panjang Sebut Pendataan Ada di Tangan RT/RW

Januari 05, 2026
Wisatawan Asal Jakarta Hilang Terseret Ombak di Pantai Sawarna

Wisatawan Asal Jakarta Hilang Terseret Ombak di Pantai Sawarna

Januari 17, 2026
Misteri Kriminalisasi Jekson Sihombing oleh Polda Riau: Dari Tas Merah Marun hingga Dugaan Rp57 Triliun Penggelapan Pajak dan Kematian dua Balita

Misteri Kriminalisasi Jekson Sihombing oleh Polda Riau: Dari Tas Merah Marun hingga Dugaan Rp57 Triliun Penggelapan Pajak dan Kematian dua Balita

Januari 17, 2026
Gerak Cepat Forkopimcam Bayah Bersihkan Material Longsor di Jalan Nasional

Gerak Cepat Forkopimcam Bayah Bersihkan Material Longsor di Jalan Nasional

Januari 15, 2026
BPC HIPMI Lebak Sayangkan SPPG di Kabupaten Lebak Kurang Libatkan Pelaku UMKM Lokal Dalam Pasokan Bahan Pangan Pada Program MBG

BPC HIPMI Lebak Sayangkan SPPG di Kabupaten Lebak Kurang Libatkan Pelaku UMKM Lokal Dalam Pasokan Bahan Pangan Pada Program MBG

Januari 09, 2026
Hujan Deras Tak Kunjung Usai, Longsor Susulan Hancurkan Bagian Belakang Rumah Warga di Bayah Timur

Hujan Deras Tak Kunjung Usai, Longsor Susulan Hancurkan Bagian Belakang Rumah Warga di Bayah Timur

Januari 11, 2026
Terindikasi Lakukan Penyimpangan Anggaran dan Zolimi ASN, Bupati Azhari jadi Sorotan Nasional

Terindikasi Lakukan Penyimpangan Anggaran dan Zolimi ASN, Bupati Azhari jadi Sorotan Nasional

Januari 16, 2026

Berita Terpopuler

Ayah Angkat Cabuli Dua Anak di sepatan timur, Kuasa Hukum Desak Polisi Segera Tangkap Pelaku

Ayah Angkat Cabuli Dua Anak di sepatan timur, Kuasa Hukum Desak Polisi Segera Tangkap Pelaku

Januari 06, 2026
OKNUM KEPALA DESA GUNUNG TIGA DI DUGA MENYALAHI WEWENANG PEMBAYARAN UNTUK ADVOCAT

OKNUM KEPALA DESA GUNUNG TIGA DI DUGA MENYALAHI WEWENANG PEMBAYARAN UNTUK ADVOCAT

Januari 17, 2026
DUA ORANG TERLUKA SERIUS AKIBAT KABEL INTERNET YANG MENJUNTAI DI JALAN RAYA PANDEGLANG  ‎

DUA ORANG TERLUKA SERIUS AKIBAT KABEL INTERNET YANG MENJUNTAI DI JALAN RAYA PANDEGLANG ‎

Januari 07, 2026
Kondisi Rumah Tatang Memprihatinkan, Kades Pondok Panjang Sebut Pendataan Ada di Tangan RT/RW

Kondisi Rumah Tatang Memprihatinkan, Kades Pondok Panjang Sebut Pendataan Ada di Tangan RT/RW

Januari 05, 2026
Wisatawan Asal Jakarta Hilang Terseret Ombak di Pantai Sawarna

Wisatawan Asal Jakarta Hilang Terseret Ombak di Pantai Sawarna

Januari 17, 2026
Misteri Kriminalisasi Jekson Sihombing oleh Polda Riau: Dari Tas Merah Marun hingga Dugaan Rp57 Triliun Penggelapan Pajak dan Kematian dua Balita

Misteri Kriminalisasi Jekson Sihombing oleh Polda Riau: Dari Tas Merah Marun hingga Dugaan Rp57 Triliun Penggelapan Pajak dan Kematian dua Balita

Januari 17, 2026
Gerak Cepat Forkopimcam Bayah Bersihkan Material Longsor di Jalan Nasional

Gerak Cepat Forkopimcam Bayah Bersihkan Material Longsor di Jalan Nasional

Januari 15, 2026
BPC HIPMI Lebak Sayangkan SPPG di Kabupaten Lebak Kurang Libatkan Pelaku UMKM Lokal Dalam Pasokan Bahan Pangan Pada Program MBG

BPC HIPMI Lebak Sayangkan SPPG di Kabupaten Lebak Kurang Libatkan Pelaku UMKM Lokal Dalam Pasokan Bahan Pangan Pada Program MBG

Januari 09, 2026
Hujan Deras Tak Kunjung Usai, Longsor Susulan Hancurkan Bagian Belakang Rumah Warga di Bayah Timur

Hujan Deras Tak Kunjung Usai, Longsor Susulan Hancurkan Bagian Belakang Rumah Warga di Bayah Timur

Januari 11, 2026
Terindikasi Lakukan Penyimpangan Anggaran dan Zolimi ASN, Bupati Azhari jadi Sorotan Nasional

Terindikasi Lakukan Penyimpangan Anggaran dan Zolimi ASN, Bupati Azhari jadi Sorotan Nasional

Januari 16, 2026
BeritaKilat.Com

About Us

BeritaKilat.Com merupakan portal berita terkini di Indonesia, menyajikan beragam informasi dari berbagai sektor kehidupan yang disajikan secara sederhana dan mudah dipahami untuk membukan wawasan secara luas.

Contact us: beritakilat7@gmail.com

Follow Us

Copyright © 2024 BeritaKilat.Com
  • Tentang Kami
  • Kontak Kami
  • Redaksi
  • Syarat dan Ketentuan
  • Pedoman Media Siber