-->
Telusuri
24 C
id
  • Tentang Kami
  • Kontak Kami
  • Redaksi
  • Syarat dan Ketentuan
  • Pedoman Media Siber
BeritaKilat.Com
  • Home
  • Advertorial
  • Nasional
  • Daerah
  • Hukrim
  • Peristiwa
  • Ekonomi
  • Pendidikan
  • Politik
  • Olahraga
  • Opini
  • Wisata
  • Teknologi
  • Info dan Tips
  • Kesehatan
  • Kuliner
BeritaKilat.Com
Telusuri
Beranda Headline Hukrim Jakarta Tanggapi Kinerja Mabes Polri LQ Indonesia Lawfirm Sebut Banyak Jenderal Mabes Sekarang Banci
Headline Hukrim Jakarta

Tanggapi Kinerja Mabes Polri LQ Indonesia Lawfirm Sebut Banyak Jenderal Mabes Sekarang Banci

Berita Kilat
Berita Kilat
12 Apr, 2022 0 0
Facebook
Twitter
Telegram
WhatsApp

 


JAKARTA, BeritaKilat.Com - Para korban Indosurya mendatangi Mabes POLRI hari Selasa, 12 April 2022, didampingi kuasa hukum mereka dari LQ Indonesia Lawfirm. Kedatangan mereka untuk meminta klarifikasi dan jawaban atas penanganan penyidikan Indosurya yang berbanding terbalik dengan penanganan kasus Indra Kenz. 


Sebelumnya salah satu korban Indosurya, artis Patricia Gouw mengungkapkan kekecewaannya terhadap penanganan Mabes Polri dalam kasus Indosurya. "Sabar ya Vanessa Khong, I know you will feel annoyed. Nah kalo kasus Indosurya 15 T, ini malah ga diusut, malah media selalu naekin kamu, sabar ya." 


Komentar Patricia Gouw, ditanggapi oleh Vanessa Khong dalam instagramnya "kasus 15 Triliun, sama sekali ga diusut. Kenapa malah dijadikan Tersangka." Curhat Vanessa Khong, yang merasa hukum tajam sebelah. 


Kuasa Hukum Para Korban Indosurya, Advokat Alvin Lim selaku Ketua Pengurus LQ Indonesia Lawfirm dengan tegas dan Vokal didepan Mabes POLRI, "Banyak oknum jenderal-jenderal Mabes sekarang banci, beraninya sama kriminal kelas teri, tapi dalam tangani kasus Triliunan, sangat tumpul. Kasus Indra kenz yang kerugian cuma puluhan Milyar, pacar saja di jadikan tersangka. Kasus Henry Surya, istrinya yang ada tas hermes 10 Milyar saja tidak pernah diperiksa dan tidak ada penyitaan. Surya Effendy yang namanya selalu ada dalam setiap aliran dana koperasi Indosurya, boro-boro dijadikan tersangka. Kasus Mahkota juga dimana Terlapor Raja Sapta Oktohari, Mabes Polri dan Polda Metro Jaya tidak berani menetapkan tersangka padahal video Raja Sapta Oktohari jualan dan mengiming-iming orang untuk masuk, sama persis dengan video Indra Kenz. Kasus KSP SB kerugian Triliunan, juga dengan modus sama persis dengan IndoSurya sampai sekarang sudah hampir 2 tahun, para terlapor dan pelaku tidak dijadikan tersangka. Singkat kata, banyak oknum jenderal POLRI jaman sekarang tidak punya nyali untuk membela masyarakat dan menegakkan hukum. Mereka lakukan pencitraan dengan menangkap kriminal kelas teri dan pers release setiap hari di media, seolah-olah kerja keras, padahal kriminal kakap tiap hari dijadikan ATM berjalan dan bertahun-tahun tidak ditahan. Lalu Kapolri dan Kadiv Propam, yang bilang lapor jika ada oknum Polri, hanya omong kosong, buktinya kami kuasa hukum Korban Indosurya sudah lapor Propam Presisi atas 2 oknum jenderal Mabes, namun sampai sekarang Propam tidak pernah panggil pengadu untuk klarifikasi. Bukti tidak ada jeruk makan jeruk. Bukti Presisi berkeadilan hanya pepesan kosong." 


Alwi Susanto salah satu korban Investasi Bodong besutan Raja Sapta Oktohari (RSO), malah di gugat balik oleh RSO senilai 200 Milyar. "Saya sudah lapor Polisi sebagai korban skema Ponzi, manggil Terlapor RSO aja Polri tidak berani. Sekarang saya digugat balik oleh RSO. Saya hanya bisa pasrah hubungi LQ di 0817-489-0999 dan berharap LQ bantu kami korban skema Ponzi yang dizolimi. Penyidik Polda malah berusaha menjadikan korban sebagai Tersangka. Padahal Raja Sapta Oktohari 6x undangan klarifikasi tidak hadir dan penyidik tidak berkutik. Bingung saya sama polisi jaman sekarang." 


Advokat Alvin Lim, SH, MSC, CFP, CLA mengungkapkan di jaman Jokowi adalah kejatuhan Reputasi Polisi paling parah. "Hukum diputer balik, pertama dalam sejarah Indonesia, RSO Terlapor pemilik perusahaan yang diduga menipu 8 Triliun tidak diproses hukum, justru korban di gugat 200 Milyar untuk diintimidasi. Kemana POLRI, katanya pengayom dan pelindung? Korban datang mau ketemu Kapolda Metro Jaya minta perlindungan hukum, tidak ditanggapi. Padahal, kuasa hukum RSO dengan angkuh pamer kekuatan dan kedekatan dengan para jenderal POLRI dan dengan pongah berkata bahwa Polisi bisa dikordinasikan, terbukti dari media sosial anaknya memamerkan jalannya gelar perkara tertutup di Itwasda PMJ." 


Masyarakat perlu tahu dibalik gencarnya pencitraan POLRI dalamnya banyak oknum Polri yang tersandera konflik kepentingan dan bekerjasama dengan oknum kriminal, tidak terkecuali oknum Penipu Skema Ponzi. Yang besar-besar selalu tidak jelas aset sitaannya, dan bahkan pelaku selalu ada yang dibuat kabur, seperti Suwito Ayub dalam kasus Indosurya. "Ternyata dibalik penyidikan penuh modus dan permainan seperti hilangnya barang sitaan. Korban Investasi bodong di tipu dua kali, pertama oleh perusahaan sekam Ponzi, kedua oleh oknum Aparat. That is the real truth." Tutup Alvin Lim dengan kecewa. (*/Red)

Via Headline
Facebook
Twitter
Telegram
WhatsApp
Postingan Lama
Postingan Lebih Baru

Anda mungkin menyukai postingan ini

Posting Komentar










Stay Conneted

facebook Like
twitter Follow
youtube Langganan
vimeo Langganan
instagram Follow
rss Langganan
pinterest Follow

Featured Post

Polres Tangsel Bongkar Jaringan Narkoba Sintetis, 5 Tersangka Diamankan dari Jakarta Hingga Tangerang

Berita Kilat- Januari 27, 2026 0
Polres Tangsel Bongkar Jaringan Narkoba Sintetis, 5 Tersangka Diamankan dari Jakarta Hingga Tangerang
TANGERANG SELATAN, Beritakilat.com - Satuan Reserse Narkoba Polres Tangerang Selatan kembali menunjukkan komitmennya dalam memberantas peredaran gelap narko…

Advertiser

Advertiser


Iklan KPU

Iklan KPU
Lounching Jingle

Berita Terpopuler

Hujan Deras Guyur Wilayah Kota Tangerang, Puluhan Anak Muda Hingga Pengangguran Tidak Bisa Mencari Roko Dan Makan

Hujan Deras Guyur Wilayah Kota Tangerang, Puluhan Anak Muda Hingga Pengangguran Tidak Bisa Mencari Roko Dan Makan

Januari 22, 2026
Warga Desa Kemuning Keluhkan Proyek Irigasi PT Waskita, Jalan Licin dan Berdebu

Warga Desa Kemuning Keluhkan Proyek Irigasi PT Waskita, Jalan Licin dan Berdebu

Januari 22, 2026
Tiga Siswa Sekolah Rakyat Mundur Di Lebak, Ini Alasannya

Tiga Siswa Sekolah Rakyat Mundur Di Lebak, Ini Alasannya

Januari 22, 2026
Hadiri RUPSLB Bank Banten, Ketua SMSI Banten Lesman Bangun Dukung Penguatan Ekonomi Daerah

Hadiri RUPSLB Bank Banten, Ketua SMSI Banten Lesman Bangun Dukung Penguatan Ekonomi Daerah

Januari 22, 2026
Jalan Rusak di Jl. Raya Merdeka Cimone Jaya Dinilai Rawan Laka Lantas, Warga Desak Pemprov Banten Bertindak

Jalan Rusak di Jl. Raya Merdeka Cimone Jaya Dinilai Rawan Laka Lantas, Warga Desak Pemprov Banten Bertindak

Januari 25, 2026
Haruskah Penjabat Baru Menanggung Dosa Penjabat Lama, dengan Segala Konsekuensinya?

Haruskah Penjabat Baru Menanggung Dosa Penjabat Lama, dengan Segala Konsekuensinya?

Januari 23, 2026
Potensi Banjir Kepung Kabupaten Lebak, Warga Diharap Waspada

Potensi Banjir Kepung Kabupaten Lebak, Warga Diharap Waspada

Januari 22, 2026
Aktivis Soroti Tambang Emas Ilegal di Panggarangan Lebak, Dinilai Ancam Pemukiman dan Pertanian

Aktivis Soroti Tambang Emas Ilegal di Panggarangan Lebak, Dinilai Ancam Pemukiman dan Pertanian

Januari 25, 2026
 Diduga Kebal Hukum, Tambang Emas Tanpa Izin Merajalela di Kecamatan Panggarangan, Kades, Camat dan Kapolsek Tutup Mata

Diduga Kebal Hukum, Tambang Emas Tanpa Izin Merajalela di Kecamatan Panggarangan, Kades, Camat dan Kapolsek Tutup Mata

Januari 26, 2026
Morocco Celebrated as Africa Cup of Nations 2025 Runner-Up and Successful Host

Morocco Celebrated as Africa Cup of Nations 2025 Runner-Up and Successful Host

Januari 21, 2026

Berita Terpopuler

Hujan Deras Guyur Wilayah Kota Tangerang, Puluhan Anak Muda Hingga Pengangguran Tidak Bisa Mencari Roko Dan Makan

Hujan Deras Guyur Wilayah Kota Tangerang, Puluhan Anak Muda Hingga Pengangguran Tidak Bisa Mencari Roko Dan Makan

Januari 22, 2026
Warga Desa Kemuning Keluhkan Proyek Irigasi PT Waskita, Jalan Licin dan Berdebu

Warga Desa Kemuning Keluhkan Proyek Irigasi PT Waskita, Jalan Licin dan Berdebu

Januari 22, 2026
Tiga Siswa Sekolah Rakyat Mundur Di Lebak, Ini Alasannya

Tiga Siswa Sekolah Rakyat Mundur Di Lebak, Ini Alasannya

Januari 22, 2026
Hadiri RUPSLB Bank Banten, Ketua SMSI Banten Lesman Bangun Dukung Penguatan Ekonomi Daerah

Hadiri RUPSLB Bank Banten, Ketua SMSI Banten Lesman Bangun Dukung Penguatan Ekonomi Daerah

Januari 22, 2026
Jalan Rusak di Jl. Raya Merdeka Cimone Jaya Dinilai Rawan Laka Lantas, Warga Desak Pemprov Banten Bertindak

Jalan Rusak di Jl. Raya Merdeka Cimone Jaya Dinilai Rawan Laka Lantas, Warga Desak Pemprov Banten Bertindak

Januari 25, 2026
Haruskah Penjabat Baru Menanggung Dosa Penjabat Lama, dengan Segala Konsekuensinya?

Haruskah Penjabat Baru Menanggung Dosa Penjabat Lama, dengan Segala Konsekuensinya?

Januari 23, 2026
Potensi Banjir Kepung Kabupaten Lebak, Warga Diharap Waspada

Potensi Banjir Kepung Kabupaten Lebak, Warga Diharap Waspada

Januari 22, 2026
Aktivis Soroti Tambang Emas Ilegal di Panggarangan Lebak, Dinilai Ancam Pemukiman dan Pertanian

Aktivis Soroti Tambang Emas Ilegal di Panggarangan Lebak, Dinilai Ancam Pemukiman dan Pertanian

Januari 25, 2026
 Diduga Kebal Hukum, Tambang Emas Tanpa Izin Merajalela di Kecamatan Panggarangan, Kades, Camat dan Kapolsek Tutup Mata

Diduga Kebal Hukum, Tambang Emas Tanpa Izin Merajalela di Kecamatan Panggarangan, Kades, Camat dan Kapolsek Tutup Mata

Januari 26, 2026
Morocco Celebrated as Africa Cup of Nations 2025 Runner-Up and Successful Host

Morocco Celebrated as Africa Cup of Nations 2025 Runner-Up and Successful Host

Januari 21, 2026
BeritaKilat.Com

About Us

BeritaKilat.Com merupakan portal berita terkini di Indonesia, menyajikan beragam informasi dari berbagai sektor kehidupan yang disajikan secara sederhana dan mudah dipahami untuk membukan wawasan secara luas.

Contact us: beritakilat7@gmail.com

Follow Us

Copyright © 2024 BeritaKilat.Com
  • Tentang Kami
  • Kontak Kami
  • Redaksi
  • Syarat dan Ketentuan
  • Pedoman Media Siber