-->
Telusuri
24 C
id
  • Tentang Kami
  • Kontak Kami
  • Redaksi
  • Syarat dan Ketentuan
  • Pedoman Media Siber
BeritaKilat.Com
  • Home
  • Advertorial
  • Nasional
  • Daerah
  • Hukrim
  • Peristiwa
  • Ekonomi
  • Pendidikan
  • Politik
  • Olahraga
  • Opini
  • Wisata
  • Teknologi
  • Info dan Tips
  • Kesehatan
  • Kuliner
BeritaKilat.Com
Telusuri
Beranda Headline Hukrim Forum Presidium Pers, LSM dan Ormas Bersatu Desak Aparat Usut Dugaan Pelecehan Profesi dan Ujaran Kebencian di Medsos
Headline Hukrim

Forum Presidium Pers, LSM dan Ormas Bersatu Desak Aparat Usut Dugaan Pelecehan Profesi dan Ujaran Kebencian di Medsos

Berita Kilat
Berita Kilat
25 Agu, 2026 0 0
Facebook
Twitter
Telegram
WhatsApp

LEBAK, BeritaKilat.com — Sejumlah aktivis pers, Lembaga Swadaya Masyarakat (LSM), dan organisasi kemasyarakatan (Ormas) yang tergabung dalam Forum Presidium Pers, LSM dan Ormas Bersatu menggelar diskusi terbuka guna menyikapi sejumlah unggahan akun media sosial TikTok bernama Abah80.

Pertemuan tersebut berlangsung di Aula Museum Multatuli, Kabupaten Lebak, Selasa (25/8/2026). Diskusi digelar sebagai bentuk respons atas konten-konten yang oleh sejumlah peserta dinilai berpotensi melecehkan profesi pers, mendiskreditkan keberadaan LSM dan Ormas, serta menggiring opini publik terkait tugas, fungsi dan cara kerja ketiga elemen tersebut dalam menjalankan aktivitas kontrol sosial.

Forum menilai, narasi yang beredar perlu diklarifikasi dan disikapi secara proporsional agar tidak berkembang menjadi persepsi yang keliru di tengah masyarakat, khususnya terkait peran pers, LSM dan Ormas dalam mengawal penyelenggaraan pemerintahan, pembangunan serta kegiatan yang menggunakan anggaran negara maupun daerah.

Dalam diskusi tersebut, sejumlah pimpinan organisasi menyampaikan pandangan dengan penekanan yang berbeda.

Ketua PPWI Lebak, Abdul Kabir, menegaskan bahwa profesi jurnalistik memiliki landasan hukum yang jelas. Menurutnya, kritik terhadap pers merupakan bagian dari demokrasi, tetapi kritik harus dibedakan dari tindakan yang diduga merendahkan atau menyerang profesi jurnalistik secara menyeluruh.

“Pers bekerja berdasarkan kaidah jurnalistik, kode etik dan ketentuan Undang-Undang Pers. Kalau ada karya jurnalistik yang dianggap keliru, mekanisme penyelesaiannya juga sudah tersedia. Jangan kemudian seluruh profesi pers digeneralisasi atau didiskreditkan melalui media sosial,” ujar Abdul Kabir.

Ia menambahkan, masyarakat memiliki hak untuk mengkritik pemberitaan, namun pers juga memiliki hak untuk menjalankan fungsi kontrol sosial. UU No. 40 Tahun 1999 menegaskan bahwa kemerdekaan pers merupakan salah satu wujud kedaulatan rakyat dan pers nasional mendapat jaminan serta perlindungan hukum.

Sementara itu, Ketua Umum Baralak Nusantara, Yudhistira, menyoroti pentingnya menjaga ruang demokrasi agar tidak berubah menjadi arena saling menyerang antarkelompok.

Menurutnya, keberadaan Ormas merupakan bagian dari kehidupan masyarakat dan memiliki ruang yang diatur dalam peraturan perundang-undangan.

“Ormas bukan kelompok yang berdiri tanpa aturan. Ada hak, kewajiban dan batasan yang diatur negara. Karena itu, kalau ada pihak yang menilai aktivitas Ormas menyimpang, silakan disampaikan berdasarkan data dan mekanisme hukum, bukan melalui narasi yang berpotensi membangun stigma negatif terhadap seluruh Ormas,” katanya.

Pengaturan mengenai Ormas antara lain terdapat dalam UU No. 17 Tahun 2013 tentang Organisasi Kemasyarakatan, yang kemudian diubah melalui UU No. 16 Tahun 2017. Pelaksanaannya juga diatur melalui PP No. 58 Tahun 2016.

Berbeda dengan itu, Ketua LSM Jambak, Arya Lukito, lebih menyoroti posisi LSM sebagai bagian dari elemen masyarakat sipil yang menjalankan fungsi pengawasan dan partisipasi publik.

Menurut Arya, kontrol sosial terhadap pemerintah maupun pelaku usaha tidak semestinya langsung dipersepsikan sebagai upaya mengganggu pelaksanaan pembangunan.

“LSM hadir sebagai bagian dari masyarakat sipil. Ketika ada kegiatan pemerintah atau proyek yang menggunakan uang negara, masyarakat berhak mengetahui, mengawasi dan memberikan kritik apabila menemukan persoalan. Kritik tentu harus berdasarkan fakta, tetapi jangan pula setiap aktivitas pengawasan dianggap sebagai gangguan,” tegasnya.

Sementara Ketua LSM LBR, Sutisna, meminta agar persoalan tersebut tidak berkembang menjadi konflik horizontal antara pers, LSM, Ormas, pemerintah maupun pelaku usaha.

Ia menilai, perbedaan pandangan seharusnya diselesaikan melalui dialog dan mekanisme hukum.

“Kita tidak ingin persoalan ini menjadi polemik berkepanjangan. Yang kami dorong adalah penegakan aturan secara objektif. Kalau ada konten yang diduga melanggar hukum, biarkan aparat penegak hukum yang memeriksa, menilai bukti dan menentukan apakah unsur pidananya terpenuhi,” ujarnya.

Sedangkan Ketua JMSI Lebak, Aji Rosad, menekankan pentingnya literasi digital dan pemahaman masyarakat mengenai perbedaan antara kritik, opini, informasi dan konten yang berpotensi menyerang kehormatan atau menimbulkan kebencian.

“Media sosial memiliki jangkauan yang sangat luas. Karena itu, setiap orang harus berhati-hati ketika membuat dan menyebarkan konten. Kritik boleh, perbedaan pendapat juga merupakan bagian dari demokrasi, tetapi harus tetap memperhatikan fakta dan konsekuensi hukum dari setiap informasi yang disebarluaskan,” kata Aji.

Presidium Dorong Persoalan Dibawa ke Ranah Hukum

Setelah mendengarkan berbagai pandangan, Forum Presidium Pers, LSM dan Ormas Bersatu menyatakan akan mendorong persoalan tersebut ke ranah hukum dan meminta aparat kepolisian memberikan respons terhadap laporan atau pengaduan yang nantinya disampaikan.

Forum meminta kepolisian melakukan penelusuran terhadap konten-konten yang dipersoalkan, termasuk memeriksa konteks, bentuk unggahan, pihak yang menjadi sasaran, serta dampak yang ditimbulkan.

Forum juga menegaskan bahwa mereka tidak ingin mengambil alih kewenangan aparat penegak hukum. Penentuan ada atau tidaknya tindak pidana merupakan kewenangan aparat berdasarkan alat bukti dan ketentuan hukum yang berlaku.

Adapun dugaan ketentuan hukum yang dapat dikaji aparat, antara lain Pasal 27A UU No. 1 Tahun 2024 tentang Perubahan Kedua UU ITE apabila terdapat dugaan serangan terhadap kehormatan atau nama baik melalui media elektronik. Selain itu, apabila suatu konten memenuhi unsur penyebaran kebencian berdasarkan identitas tertentu sebagaimana dimaksud dalam Pasal 28 ayat (2), ketentuan tersebut juga dapat menjadi bagian dari kajian hukum aparat.

Namun demikian, forum menekankan bahwa pencantuman pasal tersebut masih sebatas dugaan dan bahan kajian, bukan kesimpulan bahwa pemilik akun telah melakukan tindak pidana. Terlebih, Mahkamah Konstitusi telah memberikan pemaknaan tertentu terhadap sejumlah frasa dalam Pasal 27A dan Pasal 28 ayat (2) UU ITE, sehingga penerapannya harus dilakukan secara hati-hati dan berdasarkan fakta konkret.

Pers, LSM dan Ormas Tegaskan Tetap Menghormati Kritik

Forum Presidium juga menyatakan tidak anti terhadap kritik. Sebaliknya, kritik dinilai sebagai bagian penting dalam kehidupan demokrasi sepanjang disampaikan secara bertanggung jawab, berdasarkan fakta dan tidak mengarah pada penghinaan, fitnah maupun penyebaran kebencian.

Pers sendiri memiliki landasan khusus melalui UU No. 40 Tahun 1999 tentang Pers. Undang-undang tersebut menjamin kemerdekaan pers dan memberikan perlindungan hukum kepada pers nasional dalam menjalankan fungsi jurnalistiknya.

Sementara keberadaan Ormas memiliki dasar hukum melalui UU No. 17 Tahun 2013 sebagaimana telah diubah dengan UU No. 16 Tahun 2017 serta peraturan pelaksananya.

Karena itu, forum meminta semua pihak menempatkan persoalan tersebut dalam koridor hukum dan demokrasi.

Forum Presidium Pers, LSM dan Ormas Bersatu juga menyatakan akan mengumpulkan dokumentasi serta bahan pendukung yang dianggap relevan sebelum menentukan langkah hukum selanjutnya.

Mereka berharap aparat kepolisian dapat memberikan respons secara profesional, objektif dan transparan apabila pengaduan resmi telah disampaikan.

“Prinsip kami sederhana. Kalau ada dugaan pelanggaran hukum, mari kita uji melalui hukum. Jangan hukum jalanan, jangan pula saling menghakimi di media sosial. Kami percaya aparat kepolisian mampu memproses persoalan ini secara profesional sesuai ketentuan yang berlaku,” demikian sikap Forum Presidium.

Dengan langkah tersebut, forum berharap persoalan tidak berhenti pada perdebatan di media sosial, tetapi dapat diselesaikan melalui mekanisme yang objektif sehingga tidak menimbulkan konflik berkepanjangan di tengah masyarakat Lebak.

Via Headline
Facebook
Twitter
Telegram
WhatsApp
Postingan Lama
Postingan Lebih Baru

Anda mungkin menyukai postingan ini

Posting Komentar



























Stay Conneted

facebook Like
twitter Follow
youtube Langganan
vimeo Langganan
instagram Follow
rss Langganan
pinterest Follow

Featured Post

Muscam DPK KNPI Wanasalam Tetapkan Juliana Batu Bara Sebagai Ketua Terpilih dan Santuni 32 Anak Yatim

Berita Kilat- Oktober 09, 2026 0
Muscam DPK KNPI Wanasalam Tetapkan Juliana Batu Bara Sebagai Ketua Terpilih dan Santuni 32 Anak Yatim
Lebak, BeritaKilat.com — Dewan Pengurus Kecamatan Komite Pemuda Indonesia (DPK KNPI) Kecamatan Wanasalam sukses menyelenggarakan Musyawarah Kecamatan (Muscam)…

Advertiser

Advertiser


Iklan KPU

Iklan KPU
Lounching Jingle

Berita Terpopuler

Muscam DPK KNPI Wanasalam Tetapkan Juliana Batu Bara Sebagai Ketua Terpilih dan Santuni 32 Anak Yatim

Muscam DPK KNPI Wanasalam Tetapkan Juliana Batu Bara Sebagai Ketua Terpilih dan Santuni 32 Anak Yatim

Oktober 09, 2026
Asap Misterius Muncul dari Tanah, Warga Kampung Ci Ijeuw Apresiasi Gerak Cepat ULP PLN Malingping  ‎

Asap Misterius Muncul dari Tanah, Warga Kampung Ci Ijeuw Apresiasi Gerak Cepat ULP PLN Malingping ‎

Oktober 04, 2026
Kesekian Kalinya! Tanpa Anggaran Pemerintah, Warga Tiga Desa di Lebak Kompak Patungan Perbaiki Jalan Vital

Kesekian Kalinya! Tanpa Anggaran Pemerintah, Warga Tiga Desa di Lebak Kompak Patungan Perbaiki Jalan Vital

Oktober 03, 2026
Baharkam Polri Audit Re-Sertifikasi Sistem Manajemen Pengamanan PT PGN ST Gas Panaran Batam

Baharkam Polri Audit Re-Sertifikasi Sistem Manajemen Pengamanan PT PGN ST Gas Panaran Batam

Oktober 09, 2026
Penambangan Pasir Laut Ilegal di Pondok Panjang Rusak Pesisir, KOMPII Desak APH dan Satpol PP Tutup Lokasi

Penambangan Pasir Laut Ilegal di Pondok Panjang Rusak Pesisir, KOMPII Desak APH dan Satpol PP Tutup Lokasi

Oktober 03, 2026
Bandar Lampung Jadi Panggung Dunia, 19 Tahun PPWI Tegaskan Kekuatan Pewarta Warga untuk Perdamaian

Bandar Lampung Jadi Panggung Dunia, 19 Tahun PPWI Tegaskan Kekuatan Pewarta Warga untuk Perdamaian

Oktober 07, 2026
Terindikasi Rugikan  Negara Hampir 500 Miliar, IPW Desak KKP Usut Penerima Manfaat PT Mega Marine Pride dan PT Baramuda Bahari

Terindikasi Rugikan Negara Hampir 500 Miliar, IPW Desak KKP Usut Penerima Manfaat PT Mega Marine Pride dan PT Baramuda Bahari

Oktober 07, 2026
Daftar Lengkap Mutasi Terbaru 88 Perwira Polri Oktober 2026

Daftar Lengkap Mutasi Terbaru 88 Perwira Polri Oktober 2026

Oktober 03, 2026
Brigjen Pol Hendra Kurniawan Ditunjuk Jadi Kapolda Banten, Gantikan Irjen Hengki

Brigjen Pol Hendra Kurniawan Ditunjuk Jadi Kapolda Banten, Gantikan Irjen Hengki

Oktober 03, 2026

Berita Terpopuler

Muscam DPK KNPI Wanasalam Tetapkan Juliana Batu Bara Sebagai Ketua Terpilih dan Santuni 32 Anak Yatim

Muscam DPK KNPI Wanasalam Tetapkan Juliana Batu Bara Sebagai Ketua Terpilih dan Santuni 32 Anak Yatim

Oktober 09, 2026
Asap Misterius Muncul dari Tanah, Warga Kampung Ci Ijeuw Apresiasi Gerak Cepat ULP PLN Malingping  ‎

Asap Misterius Muncul dari Tanah, Warga Kampung Ci Ijeuw Apresiasi Gerak Cepat ULP PLN Malingping ‎

Oktober 04, 2026
Kesekian Kalinya! Tanpa Anggaran Pemerintah, Warga Tiga Desa di Lebak Kompak Patungan Perbaiki Jalan Vital

Kesekian Kalinya! Tanpa Anggaran Pemerintah, Warga Tiga Desa di Lebak Kompak Patungan Perbaiki Jalan Vital

Oktober 03, 2026
Baharkam Polri Audit Re-Sertifikasi Sistem Manajemen Pengamanan PT PGN ST Gas Panaran Batam

Baharkam Polri Audit Re-Sertifikasi Sistem Manajemen Pengamanan PT PGN ST Gas Panaran Batam

Oktober 09, 2026
Penambangan Pasir Laut Ilegal di Pondok Panjang Rusak Pesisir, KOMPII Desak APH dan Satpol PP Tutup Lokasi

Penambangan Pasir Laut Ilegal di Pondok Panjang Rusak Pesisir, KOMPII Desak APH dan Satpol PP Tutup Lokasi

Oktober 03, 2026
Bandar Lampung Jadi Panggung Dunia, 19 Tahun PPWI Tegaskan Kekuatan Pewarta Warga untuk Perdamaian

Bandar Lampung Jadi Panggung Dunia, 19 Tahun PPWI Tegaskan Kekuatan Pewarta Warga untuk Perdamaian

Oktober 07, 2026
Terindikasi Rugikan  Negara Hampir 500 Miliar, IPW Desak KKP Usut Penerima Manfaat PT Mega Marine Pride dan PT Baramuda Bahari

Terindikasi Rugikan Negara Hampir 500 Miliar, IPW Desak KKP Usut Penerima Manfaat PT Mega Marine Pride dan PT Baramuda Bahari

Oktober 07, 2026
Daftar Lengkap Mutasi Terbaru 88 Perwira Polri Oktober 2026

Daftar Lengkap Mutasi Terbaru 88 Perwira Polri Oktober 2026

Oktober 03, 2026
Brigjen Pol Hendra Kurniawan Ditunjuk Jadi Kapolda Banten, Gantikan Irjen Hengki

Brigjen Pol Hendra Kurniawan Ditunjuk Jadi Kapolda Banten, Gantikan Irjen Hengki

Oktober 03, 2026
BeritaKilat.Com

About Us

BeritaKilat.Com merupakan portal berita terkini di Indonesia, menyajikan beragam informasi dari berbagai sektor kehidupan yang disajikan secara sederhana dan mudah dipahami untuk membukan wawasan secara luas.

Contact us: beritakilat7@gmail.com

Follow Us

Copyright © 2026 BeritaKilat.Com
  • Tentang Kami
  • Kontak Kami
  • Redaksi
  • Syarat dan Ketentuan
  • Pedoman Media Siber