-->
Telusuri
24 C
id
  • Tentang Kami
  • Kontak Kami
  • Redaksi
  • Syarat dan Ketentuan
  • Pedoman Media Siber
BeritaKilat.Com
  • Home
  • Advertorial
  • Nasional
  • Daerah
  • Hukrim
  • Peristiwa
  • Ekonomi
  • Pendidikan
  • Politik
  • Olahraga
  • Opini
  • Wisata
  • Teknologi
  • Info dan Tips
  • Kesehatan
  • Kuliner
BeritaKilat.Com
Telusuri
Beranda Headline Opini Tes Urine untuk Polisi: Terduga Kriminal dan Moralitas yang Diragukan
Headline Opini

Tes Urine untuk Polisi: Terduga Kriminal dan Moralitas yang Diragukan

Berita Kilat
Berita Kilat
21 Feb, 2026 0 0
Facebook
Twitter
Telegram
WhatsApp

Jakarta, BeritaKilat.com - Di negeri yang menjunjung tinggi Pancasila sebagai kompas moral, muncul fenomena yang menggelitik nalar dan mengguncang nurani. Aparat penegak hukum, yakni polisi, jaksa, hakim, dan pejabat sipil, kini menjadi sasaran tes urine massal.

Hal itu katanya bertujuan untuk mencegah penyalahgunaan narkoba. Namun, pertanyaan mendasar muncul: apakah ini bentuk pencegahan, atau justru pengakuan bahwa institusi penegak hukum sedang dilanda krisis moral, dan anggotanya diduga kuat sebagai kriminal?

Ketua Umum PPWI, Wilson Lalengke, memberikan pernyataan keras tentang fenomena aparat menjalani tes urine sebagaimana perintah Kapolri baru-baru ini. “Tes urine hanya dilakukan kepada orang yang sangat dicurigai sebagai pelaku kriminal dan bermoral bejat. Maka, jika polisi dan aparat penegak hukum dikenai kewajiban tes urine, secara logis mereka sedang dicurigai sebagai pelaku penyalahgunaan narkoba dan memiliki moral yang sangat rusak,” cetus Alumni PPRA-48 Lemhannas RI tahun 2012 itu dalam keterangan persnya, Sabtu, 21 Februari 2026.

Pernyataan ini bukan sekadar kritik, melainkan refleksi tajam terhadap cara negara menangani persoalan krisis moral yang melanda aparat dan pejabatnya. Jika seseorang sakit, ia diperiksa oleh dokter, termasuk memeriksa urine-nya. Tapi jika seseorang diperiksa urinenya oleh aparat, itu bukan karena ia sakit, melainkan karena ia dicurigai sebagai pelaku kejahatan, pelanggar UU Narkotika.

Data BNN dan Kepolisian menunjukkan tren penyalahgunaan obat terlarang sangat mengkhawatirkan. Laporan BNN tahun 2023 mencatat bahwa wilayah-wilayah rawan narkoba tidak hanya mencakup komunitas sipil, tetapi juga institusi negara. Tes urine terhadap ratusan personel polisi dan pegawai di berbagai daerah dilakukan sebagai respons terhadap temuan ini.

Pada tahun 2025, Polri melaporkan peningkatan penggunaan kokain di kalangan masyarakat, termasuk indikasi keterlibatan aparat dalam distribusi dan konsumsi narkotika. Kasus besar di Aceh dan Sumatera Utara mengungkap 25 kilogram kokain yang beredar, dan beberapa oknum aparat diduga terlibat dalam jaringan tersebut.

Kasus narkoba yang melibatkan polisi berbintang dua, Teddy Minahasa, bersama Kapolres Buktitinggi, sebagai jaringan bandar internasional merupakan bukti kuat bahwa kalangan anggota Polri merupakan tempat nyaman bagi pelaku tindak pidana nanrkotika. Keterlibatan Kapolres Kota Bima, NTB, bersama anak buahnya di kasus narkotika baru-baru ini mencerminkan masifnya pelaku kriminal narkotika di institusi baju coklat itu.

Filsuf terkenal asal Jerman, Immanuel Kant (1724-1804), menekankan bahwa manusia harus diperlakukan sebagai tujuan, bukan alat. Tes urine yang dilakukan tanpa dasar kuat bisa melanggar prinsip ini. Kant juga menekankan “duty to oneself” yaitu kewajiban moral setiap manusia untuk menjaga tubuh dan jiwa secara mandiri dari kerusakan. Maka, penyalahgunaan narkoba bukan hanya pelanggaran hukum, tapi juga pelanggaran terhadap martabat manusia itu sendiri.

John Stuart Mill (1806-1873) dari Inggris, dalam prinsip “harm principle”-nya, menyatakan bahwa kebebasan individu hanya boleh dibatasi jika tindakannya merugikan orang lain. Dalam konteks narkoba, penyalahgunaan zat bisa berdampak sosial yang luas, sehingga negara berhak melakukan intervensi. Namun, intervensi itu harus proporsional dan tidak melanggar hak-hak dasar.

Nilai-nilai Pancasila, kata Wilson Lalengke, telah memberikan kerangka moral yang kuat dalam menghadapi kejahatan narkoba. Ketuhanan yang Maha Esa mewajibkan setiap orang menjaga tubuh dari narkoba sebagai bentuk penghormatan terhadap ciptaan Tuhan. Kemanusiaan yang Adil dan Beradab melarang keras penyalahgunaan narkoba karena merusak harkat dan martabat manusia. Persatuan Indonesia mengingatkan bahwa narkoba memecah belah keluarga, komunitas, dan bangsa.

Dan, Kerakyatan yang Dipimpin oleh Hikmat Kebijaksanaan (dalam Permusyawaratan/Perwakilan) memberikan peringatan bahwa penegakan hukum harus dilakukan dengan bijak, bukan dengan prasangka. Serta, Keadilan Sosial bagi Seluruh Rakyat Indonesia menyiratkan perintah bahwa pencegahan narkoba harus merata, tidak hanya menyasar kelompok tertentu.

Dalam perspektif Pancasila, tes urine bisa menjadi alat pencegahan yang sah, tetapi harus diikuti oleh transparansi dan kejujuran demi menjaga kepercayaan publik sebagai pihak yang membiayai program tes urine sekaligus mencegah kecurigaan. Perlu diingat juga, bahwa tes urine yang dilakukan secara massal tanpa dasar, ia bisa menjadi bentuk pelanggaran terhadap nilai kemanusiaan dan keadilan.

Tes urine terhadap aparat penegak hukum hakekatnya bukan sekadar prosedur teknis. Ia adalah cermin dari krisis kepercayaan dan moralitas institusional. Jika aparat negara harus diperiksa karena dicurigai sebagai pelaku tindak kriminal narkoba, maka bangsa ini sedang menghadapi masalah yang jauh lebih dalam: dan mendasar, yakni hilangnya kejujuran sebagai fondasi pelayanan publik.

"Sementara itu, tes urine massal bisa menjadi bentuk stigmatisasi. Ia menyampaikan pesan bahwa kejujuran tidak lagi diasumsikan, melainkan harus dibuktikan secara kimiawi. Ini adalah bentuk degradasi moral yang halus namun sangat memalukan," ujar Wilson Lalengke.

Bangsa yang besar bukanlah bangsa yang sibuk memeriksa urinenya sendiri, melainkan bangsa yang membangun kejujuran sebagai budaya. Tes urine terhadap aparat penegak hukum harus disertai reformasi moral, pendidikan etika dan sifat jujur, serta pembenahan sistemik. Tanpa itu, kita hanya akan terus mencurigai satu sama lain, dan kejujuran akan menjadi barang langka.

Wilson Lalengke mengingatkan bahwa kejujuran bukan hanya soal tidak berbohong, tetapi soal integritas yang menyatu dalam tindakan, pikiran, dan kebijakan. Maka, jika bangsa ini ingin maju, kejujuran harus dipulihkan, bukan hanya melalui tes urine, tetapi melalui reformasi moral yang menyeluruh di seluruh lembaga penegak hukum dan institusi pelayanan masyarakat. (TIM/Red)

“Tes urine bukan sekadar prosedur. Ia adalah silent accusation, tuduhan diam-diam, bahwa Anda mungkin penjahat, dan moral Anda mungkin bejat.” - Wilson Lalengke_

Via Headline
Facebook
Twitter
Telegram
WhatsApp
Postingan Lama
Postingan Lebih Baru

Anda mungkin menyukai postingan ini

Posting Komentar















Stay Conneted

facebook Like
twitter Follow
youtube Langganan
vimeo Langganan
instagram Follow
rss Langganan
pinterest Follow

Featured Post

Pasutri di Jawilan Akui Khawatir Usai Dilaporkan, Polda Banten Tegaskan Tidak Ada Rekayasa Hukum

Berita Kilat- Februari 21, 2026 0
Pasutri di Jawilan Akui Khawatir Usai Dilaporkan, Polda Banten Tegaskan Tidak Ada Rekayasa Hukum
SERANG, BeritaKilat.com – Sepasang suami istri warga Kecamatan Jawilan berinisial NA dan S mengaku merasa khawatir setelah dilaporkan ke pihak kepolisian…

Advertiser

Advertiser


Iklan KPU

Iklan KPU
Lounching Jingle

Berita Terpopuler

Warga Keluhkan Kemacetan di Pasar Semi Rangkasbitung

Warga Keluhkan Kemacetan di Pasar Semi Rangkasbitung

Februari 20, 2026
Biadab..!Tidak Punya Perikemanusiaan,Warga Kutuk Aksi Keji Ibu Tiri yang Siksa Anak Hingga Tewas  ‎

Biadab..!Tidak Punya Perikemanusiaan,Warga Kutuk Aksi Keji Ibu Tiri yang Siksa Anak Hingga Tewas ‎

Februari 21, 2026
Jelang Ramadan, Warga Pasirsukarayat Gotong Royong Bersihkan Masjid hingga Makam Sirna Raga

Jelang Ramadan, Warga Pasirsukarayat Gotong Royong Bersihkan Masjid hingga Makam Sirna Raga

Februari 15, 2026
PT Samudera Banten Jaya (SBJ) Ucapkan Selamat Menjalankan Ibadah Puasa 1447 H/2026 M

PT Samudera Banten Jaya (SBJ) Ucapkan Selamat Menjalankan Ibadah Puasa 1447 H/2026 M

Februari 19, 2026
SPPG Bua Dini Bandung Gelar Munggahan dan Tasyakuran Sambut Ramadan di Pantai Kepala Panjang

SPPG Bua Dini Bandung Gelar Munggahan dan Tasyakuran Sambut Ramadan di Pantai Kepala Panjang

Februari 17, 2026
Pasangan Suami Istri di Serang Dilaporkan Rekan Bisnis ke Polisi, Sengketa Usaha Limbah Berujung Proses Hukum

Pasangan Suami Istri di Serang Dilaporkan Rekan Bisnis ke Polisi, Sengketa Usaha Limbah Berujung Proses Hukum

Februari 16, 2026
Diduga Tak Kantongi Izin Lingkungan dan Resahkan Warga, Operasional Gedung MBG Wanasalam Dipertanyakan  ‎

Diduga Tak Kantongi Izin Lingkungan dan Resahkan Warga, Operasional Gedung MBG Wanasalam Dipertanyakan ‎

Februari 15, 2026
Konsumen Provider Starlite di Rangkasbitung Kecewa, Internet Kerap Mati Tanpa Kepastian

Konsumen Provider Starlite di Rangkasbitung Kecewa, Internet Kerap Mati Tanpa Kepastian

Februari 21, 2026
Mobil Dam Truk Bermuatan Batu Puluhan Ton Beroperasi di Jalan Raya Picung Munjul, Dikeluhkan Masyarakat dan Pengguna Jalan  ‎

Mobil Dam Truk Bermuatan Batu Puluhan Ton Beroperasi di Jalan Raya Picung Munjul, Dikeluhkan Masyarakat dan Pengguna Jalan ‎

Februari 15, 2026
Tingkatkan Sinergitas, Tiga Pilar Komunikasi Lebak Selatan Gelar Silaturahmi di Makoramil Panggarangan  ‎

Tingkatkan Sinergitas, Tiga Pilar Komunikasi Lebak Selatan Gelar Silaturahmi di Makoramil Panggarangan ‎

Februari 16, 2026

Berita Terpopuler

Warga Keluhkan Kemacetan di Pasar Semi Rangkasbitung

Warga Keluhkan Kemacetan di Pasar Semi Rangkasbitung

Februari 20, 2026
Biadab..!Tidak Punya Perikemanusiaan,Warga Kutuk Aksi Keji Ibu Tiri yang Siksa Anak Hingga Tewas  ‎

Biadab..!Tidak Punya Perikemanusiaan,Warga Kutuk Aksi Keji Ibu Tiri yang Siksa Anak Hingga Tewas ‎

Februari 21, 2026
Jelang Ramadan, Warga Pasirsukarayat Gotong Royong Bersihkan Masjid hingga Makam Sirna Raga

Jelang Ramadan, Warga Pasirsukarayat Gotong Royong Bersihkan Masjid hingga Makam Sirna Raga

Februari 15, 2026
PT Samudera Banten Jaya (SBJ) Ucapkan Selamat Menjalankan Ibadah Puasa 1447 H/2026 M

PT Samudera Banten Jaya (SBJ) Ucapkan Selamat Menjalankan Ibadah Puasa 1447 H/2026 M

Februari 19, 2026
SPPG Bua Dini Bandung Gelar Munggahan dan Tasyakuran Sambut Ramadan di Pantai Kepala Panjang

SPPG Bua Dini Bandung Gelar Munggahan dan Tasyakuran Sambut Ramadan di Pantai Kepala Panjang

Februari 17, 2026
Pasangan Suami Istri di Serang Dilaporkan Rekan Bisnis ke Polisi, Sengketa Usaha Limbah Berujung Proses Hukum

Pasangan Suami Istri di Serang Dilaporkan Rekan Bisnis ke Polisi, Sengketa Usaha Limbah Berujung Proses Hukum

Februari 16, 2026
Diduga Tak Kantongi Izin Lingkungan dan Resahkan Warga, Operasional Gedung MBG Wanasalam Dipertanyakan  ‎

Diduga Tak Kantongi Izin Lingkungan dan Resahkan Warga, Operasional Gedung MBG Wanasalam Dipertanyakan ‎

Februari 15, 2026
Konsumen Provider Starlite di Rangkasbitung Kecewa, Internet Kerap Mati Tanpa Kepastian

Konsumen Provider Starlite di Rangkasbitung Kecewa, Internet Kerap Mati Tanpa Kepastian

Februari 21, 2026
Mobil Dam Truk Bermuatan Batu Puluhan Ton Beroperasi di Jalan Raya Picung Munjul, Dikeluhkan Masyarakat dan Pengguna Jalan  ‎

Mobil Dam Truk Bermuatan Batu Puluhan Ton Beroperasi di Jalan Raya Picung Munjul, Dikeluhkan Masyarakat dan Pengguna Jalan ‎

Februari 15, 2026
Tingkatkan Sinergitas, Tiga Pilar Komunikasi Lebak Selatan Gelar Silaturahmi di Makoramil Panggarangan  ‎

Tingkatkan Sinergitas, Tiga Pilar Komunikasi Lebak Selatan Gelar Silaturahmi di Makoramil Panggarangan ‎

Februari 16, 2026
BeritaKilat.Com

About Us

BeritaKilat.Com merupakan portal berita terkini di Indonesia, menyajikan beragam informasi dari berbagai sektor kehidupan yang disajikan secara sederhana dan mudah dipahami untuk membukan wawasan secara luas.

Contact us: beritakilat7@gmail.com

Follow Us

Copyright © 2024 BeritaKilat.Com
  • Tentang Kami
  • Kontak Kami
  • Redaksi
  • Syarat dan Ketentuan
  • Pedoman Media Siber