Enam Tahun Terabaikan, KUMALA UIN Banten dan Unpam Serang Salurkan Bantuan ke HUNTARA Lebak Gedong
LEBAK, BeritaKilat.com – Keluarga Mahasiswa Lebak (KUMALA) Komisariat UIN Banten dan Unpam Serang menggelar aksi solidaritas di Hunian Sementara (HUNTARA) Lebak Gedong, Kecamatan Lebak Gedong, Kabupaten Lebak.
Aksi ini merupakan respons atas minimnya perhatian pemerintah terhadap warga terdampak bencana yang telah menempati hunian tersebut selama enam tahun.
Dalam kegiatan ini, para mahasiswa menyalurkan bantuan logistik serta bahan material untuk pembangunan taman baca dan majelis sederhana. Fasilitas ini dibangun guna menunjang kebutuhan pendidikan anak-anak serta menjadi ruang pembinaan keagamaan bagi warga setempat.
Kritik Keras terhadap Pemerintah Daerah
Meski telah berjalan lebih dari setengah dekade pascabencana, kondisi masyarakat di HUNTARA Lebak Gedong dinilai masih memprihatinkan dengan fasilitas yang sangat terbatas.
Achmad Fauzi, Ketua KUMALA UIN Banten, menyampaikan kritik tajam terhadap lambannya penanganan dari pihak berwenang.
“Kami mengecam keras kurangnya perhatian dari Pemerintah Kabupaten Lebak terhadap kondisi masyarakat HUNTARA Lebak Gedong. Mereka berhak mendapatkan kehidupan yang layak, fasilitas memadai, serta kepastian tempat tinggal yang permanen,” tegas Fauzi.
Senada dengan hal tersebut, Ketua KUMALA Unpam Serang, Noval, menekankan bahwa gerakan ini adalah simbol gugatan mahasiswa atas ketidakpastian yang dialami warga.
“Kami berharap Pemerintah Kabupaten Lebak segera mengambil langkah konkret dan berkelanjutan. Jangan sampai masyarakat terus dibiarkan berada dalam ketidakpastian tanpa solusi jangka panjang,” ujarnya.
Komitmen Pengawalan Isu Kemanusiaan
Selain menyalurkan bantuan fisik, kunjungan ini diisi dengan dialog bersama warga untuk menyerap aspirasi terkait kebutuhan mendesak yang belum terpenuhi. KUMALA berkomitmen untuk terus mengawal isu ini hingga masyarakat mendapatkan hak-haknya secara penuh.
Aksi ini ditutup dengan semangat “Khoirunnas Anfa’uhum Linnas” (sebaik-baik manusia adalah yang paling bermanfaat bagi sesamanya), sebagai landasan komitmen mahasiswa Lebak untuk terus hadir menjadi penyambung lidah masyarakat kecil. (Dhee)

Posting Komentar