Pemkab Lebak Gulirkan Program OPLAH, 139 Kelompok Tani Mulai Terima Manfaat
Lebak, BeritaKilat.com – Pemerintah Kabupaten Lebak melalui Dinas Pertanian resmi menggulirkan Program Optimalisasi Lahan (OPLAH) tahun 2025. Sebanyak 139 kelompok tani ditetapkan sebagai penerima manfaat, setelah melalui pendataan dan verifikasi administrasi serta teknis di lapangan.
Program yang bersumber dari Dana Alokasi Khusus (DAK) tersebut menyasar lahan-lahan tidak produktif agar dapat dioptimalkan kembali sehingga mampu meningkatkan produksi pangan lokal. Penyaluran bantuan kepada kelompok tani mulai dilakukan sejak awal November secara bertahap.
Kepala Bidang Penyediaan dan Pengembangan Prasarana Pertanian Dinas Pertanian Kabupaten Lebak, Itan Oktarianto, SP., MA, menyampaikan bahwa OPLAH menjadi strategi penting Pemkab Lebak untuk memperkuat ketahanan pangan sekaligus meningkatkan ekonomi petani.
“Program Optimalisasi Lahan (OPLAH) ini merupakan salah satu upaya strategis Pemerintah Kabupaten Lebak dalam meningkatkan produktivitas pertanian melalui pemanfaatan lahan secara maksimal. Bantuan yang diberikan tidak hanya berupa dukungan anggaran, tetapi juga pendampingan teknis agar kelompok tani mampu mengelola lahan dengan benar, efisien, dan berkelanjutan,” kata Itan.
“Tujuan utama OPLAH adalah meningkatkan luas tanam, mendongkrak produksi komoditas pertanian unggulan daerah, serta memperkuat ketahanan pangan dari desa hingga kabupaten. Tahun ini ada 139 kelompok tani penerima manfaat yang kami pastikan tepat sasaran. Kami berharap program ini mendorong kemandirian petani dan memberikan dampak ekonomi langsung bagi masyarakat,” jelasnya.
Itan juga menegaskan bahwa Dinas Pertanian akan melakukan monitoring dan evaluasi rutin untuk memastikan output program sesuai dengan target, mulai dari kesiapan lahan hingga tahap produksi.
Dengan pelaksanaan OPLAH ini, Pemkab Lebak berharap lahan-lahan yang semula tidak produktif dapat kembali dimanfaatkan dan berkontribusi pada peningkatan produksi pangan daerah. Program ini juga diproyeksikan menjadi langkah awal memperkuat ketahanan pangan jangka panjang serta peningkatan kesejahteraan petani. (Red)

Posting Komentar