-->
Telusuri
24 C
id
  • Tentang Kami
  • Kontak Kami
  • Redaksi
  • Syarat dan Ketentuan
  • Pedoman Media Siber
BeritaKilat.Com
  • Home
  • Advertorial
  • Nasional
  • Daerah
  • Hukrim
  • Peristiwa
  • Ekonomi
  • Pendidikan
  • Politik
  • Olahraga
  • Opini
  • Wisata
  • Teknologi
  • Info dan Tips
  • Kesehatan
  • Kuliner
BeritaKilat.Com
Telusuri
Beranda Daerah Serang Raya FKPT Provinsi Banten: Radikalisme Kepentingan Politik Praktis
Daerah Serang Raya

FKPT Provinsi Banten: Radikalisme Kepentingan Politik Praktis

Berita Kilat
Berita Kilat
11 Okt, 2022 0 0
Facebook
Twitter
Telegram
WhatsApp

SERANG, BeritaKilat.Com – Kelompok radikal adalah kumpulan orang-orang yang memiliki paham atau aliran tertentu yang berusaha melakukan perubahan dan pembaharuan suatu keadaan, terutama bidang sosial politik menggunakan cara-cara kekerasan, menghalalkan segala cara dan sangat ekstrem, di antaranya melakukan tindakan bom bunuh diri, pengeboman objek vital, penipuan, penculikan, perampokan, dan tindakan kriminal lainnya.

Hal tersebut dilakukan untuk memperoleh dana operasional guna membiayai perjuangan jihad suci versi mereka, kampanye ajaran khilafah, provokasi intoleransi, hendak mengganti dan meruntuhkan idiologi Pancasila.

Gerakan kelompok penganut paham Radikal akhir-akhir ini sering kali dikaitkan dengan  aksi-aksi kekerasan, mengklaim bela agama Islam dan menghujat pemerintah dianggap anti Islam.

Kata Radikal atau Radikalisme berasal dari bahasa Latin adalah “Radix, Radicis”. Artinya sama dengan akar, sumber, atau asal mula.

Hampir sama dengan pengetian itu, Radikal diartikan sebagai “secara menyeluruh”, “habis-habisan”, “amat keras menuntut perubahan”, dan “maju dalam berpikir atau bertindak”. didefinisikan sebagai faham atau aliran yang menginginkan perubahan atau pembaharuan sosial dan politik dengan cara kekerasan atau drastis.

Radikalisme dengan arti paham dalam politik dan gerakan mengarah kepada terorisme menggunakan cara kekerasan, memaksakan kehendak keagamaan kepada orang lain, jelas sangat  bertolak-belakang dengan ajaran Islam. 

Di dalam Al-Quran disebutkan: Lâ ikrâha fî ad-dîn (Tak ada paksaan dalam memeluk Islam) QS al-Baqarah [2] ayat 256:

Memaksakan kehendak agama Islam kepada pemeluk agama orang lain adalah larangan keras di dalam Islam, termasuk mengganggu, menteror, dan mengebom orang-orang non muslim dan orang Islam yang dikafir-kafirkan (Takfiri). Padahal mereka hidup berdampingan dengan umat Islam. 

Sangat jelas Islam tidak mengajarkan radikal terorisme, kekerasan terhadap orang, dan kekejian lainnya.

Di Provinsi Banten, gerakan dan paham Radikal terbilang sangat tinggi dan potensial. Berdasarkan hasil riset yang dilakukan Forum Komunikasi Pencegahan Terorisme (FKPT) Banten, hampir 85 persen setuju dengan kekerasan Radikal untuk penerapan konsep Khilafah dan atau Negara Islam Indonesia (NII).

Namun menurut Amas Tadjuddin sebagai Ketua FKPT Banten, responden riset dimaksud adalah kalangan pelajar dan remaja ternyata tidak paham bahwa Pancasila itu dasar negara yang tidak bertentangan dengan ajaran Islam, juga tidak paham apa yang dimaksud mendirikan Negara Islam itu bagian dari pelanggaran, yang penting ada Islam-nya, bahkan Khilafah sebagai ajaran terlarang dan organisasi pengusungnya sudah dilarang.

“Banten ini sangat berpotensi. Bibit-bibit itu telah lama ada. Mulai dari keinginan untuk berdirinya NII, Khilafah HTI, JAD, JAS, para pendukung ISIS, semua ada di Banten,” ujar Ketua FKPT Provinsi Banten, Amas Tajudin saat ditemui di kantornya, Jumat, 07 Oktober 2022.

Pertanyaan yang sering diajukan dalam riset kepada pelajar, misalnya apakah anda akan memilih negara berdasarkan Pancasila atau berdasarkan Islam (Al-Qur'an), sepontan jawabanya 85 persen berdasarkan Islam (Al-Qur'an).

Hasil riset ini sangat mengejutkan, karena ternyata beberapa responden berasal dari beberapa sekolah yang mengajarkan bahwa negara Pancasila itu thoghut serta bertentangan dengan ajaran Islam dan harus diganti dengan Khilafah Islam, sehingga menjadi Negara Islam Indonesia.

“Untuk itu kami tak pernah lelah bersosialisasi dan mendatangi sekolah-sekolah dan pondok pesantren, juga tempat-tempat strategis lainnya untuk bersosialisasi memberikan pemahaman tentang bahaya intoleransi, Radikal Terorisme. Bahwa Pancasila tidak bertentangan dengan ajaran Islam, sehingga jangan sampai mereka tergiring ingin mengganti dasar negara Pancasila menjadi negara Islam,” ucap Amas.

Selain itu, kata Amas, momentum Pemilihan Umum (Pemilu) juga turut memberikan andil besar menanam dan menumbuhkan Faham intoleransi Radikal Terorisme bagi masyarakat Indonesia.

Narasi-narasi keagamaan untuk kepentingan politik praktis, misalnya jika tidak memilih sesuai pilihanya dihukumi kafir, munafik, musyrik, hal seperti ini harus segera dihentikan.

Fenomena seperti ini yang akhirnya secara tidak langsung mengubah sudut pandang masyarakat Indonesia tentang kebhinekaan NKRI Pancasila dan Islam.

“Ini juga yang akhirnya menjadi kepentingan bagi politik praktis. Dimana isu yang mereka gunakan adalah pola pemahaman pemilihan dengan kaidah Aqidah, pemimpin yang bukan Islam itu kafir, dan ini salah besar. Dalam Islam sendiri pola pemilihan pemimpin menggunakan kaidah Fikih, dimana tidak berbicara lagi tentang pemimpin ini muslim atau tidak, akan tetapi bagaimana pemimpin tersebut dapat bertanggung jawab untuk masyarakat. Jadi kita juga harus mengetahui politik praktis mana dan siapa yang telah mengajarkan pemahaman tersebut sehingga membuat masyarakat kita menjadi memiliki tafsir yang salah dan mengarah kepada Radikalisme,” tegas Amas Tajudin.

FKPT Provinsi Banten juga menghimbau masyarakat untuk dapat memilah dan tidak salah dalam menafsirkan suatu hal baru yang dapat memecah belah kesatuan negara Republik Indonesia, dan bersatu dalam menjaga keutuhan negara yang berkedaulatan Pancasil ini.

“Negara ini telah dibangun oleh para pejuang terdahulu dan dibentuk oleh para ulama dan petinggi bangsa ini dengan kedaulatan Pancasila. Marilah kita jaga dan bersatu agar negara  dapat menjadi lebih kuat dan jangan terprovokasi oleh orang-orang yang tidak bertanggung jawab dan hanya mementingkan kepentingan pribadi maupun kelompok,” tandas Amas Tajudin. (*/red)

Via Daerah
Facebook
Twitter
Telegram
WhatsApp
Postingan Lama
Postingan Lebih Baru

Anda mungkin menyukai postingan ini

Posting Komentar



























Stay Conneted

facebook Like
twitter Follow
youtube Langganan
vimeo Langganan
instagram Follow
rss Langganan
pinterest Follow

Featured Post

Hari Keempat Pencarian Warga Sukarame Gelar Doa Bersama di Dermaga Carita

Berita Kilat- September 12, 2026 0
Hari Keempat Pencarian Warga Sukarame Gelar Doa Bersama di Dermaga Carita
PANDEGLANG, Beritakilat.com - Memasuki hari keempat pencarian 5 jurnalis dan 3 kru kapal yang hilang kontak di perairan Selat Sunda, warga Desa Sukarame, Ke…

Advertiser

Advertiser


Iklan KPU

Iklan KPU
Lounching Jingle

Berita Terpopuler

 TEMUI 3 PIMPINAN DPR RI, KORNAS KADES AMJ DORONG KEPASTIAN MASA JABATAN DAN STABILITAS DESA

TEMUI 3 PIMPINAN DPR RI, KORNAS KADES AMJ DORONG KEPASTIAN MASA JABATAN DAN STABILITAS DESA

September 09, 2026
Lima Jurnalis dan Tiga Kru Hilang Kontak di Anak Krakatau, PERWAST Berharap Segera Ditemukan

Lima Jurnalis dan Tiga Kru Hilang Kontak di Anak Krakatau, PERWAST Berharap Segera Ditemukan

September 09, 2026
Lima Jurnalis dan Tiga Kru Hilang di Anak Krakatau, IWQI Desak Pencarian Intensif

Lima Jurnalis dan Tiga Kru Hilang di Anak Krakatau, IWQI Desak Pencarian Intensif

September 09, 2026
 Krisis Air Bersih, Warga Cihara Lebak Desak Pemkab Bangun Sumur Bor

Krisis Air Bersih, Warga Cihara Lebak Desak Pemkab Bangun Sumur Bor

September 10, 2026
Kekeringan Melanda Lebak Selatan: Warga Krisis Air Bersih, Desak Pemerintah Bangun Infrastruktur Permanen

Kekeringan Melanda Lebak Selatan: Warga Krisis Air Bersih, Desak Pemerintah Bangun Infrastruktur Permanen

September 09, 2026
Diduga Pakai Pasir Laut Ilegal, Proyek Rehabilitasi SDN 1 Cilangkahan Senilai Rp261 Juta Disorot LSM

Diduga Pakai Pasir Laut Ilegal, Proyek Rehabilitasi SDN 1 Cilangkahan Senilai Rp261 Juta Disorot LSM

September 07, 2026
Antisipasi Erupsi Gunung Anak Krakatau, Dinas Pendidikan Kabupaten Lebak Alihkan KBM ke PJJ pada 7 September 2026

Antisipasi Erupsi Gunung Anak Krakatau, Dinas Pendidikan Kabupaten Lebak Alihkan KBM ke PJJ pada 7 September 2026

September 06, 2026
Silahkan Laporkan Kepada Propam Bahkan Presiden" Oknum IPDA Polsek Serpong Tantang Aktivis Banten

Silahkan Laporkan Kepada Propam Bahkan Presiden" Oknum IPDA Polsek Serpong Tantang Aktivis Banten

September 09, 2026
Kapolda Banten Resmikan Rumah Kantor Bhabinkamtibmas di Desa Cemplang, Perkuat Pelayanan Polri di Tingkat Desa

Kapolda Banten Resmikan Rumah Kantor Bhabinkamtibmas di Desa Cemplang, Perkuat Pelayanan Polri di Tingkat Desa

September 06, 2026
Guru PPPK Paruh Waktu Akan Dialihkan Jadi ASN Pusat di Bawah Kemendikbudristek: Wakil Ketua Bidang Ideologi dan Kaderisasi GPM Pandeglang — Sudah Sepantasnya Bersyukur dan Berterima Kasih Kepada Negara Serta Rakyat

Guru PPPK Paruh Waktu Akan Dialihkan Jadi ASN Pusat di Bawah Kemendikbudristek: Wakil Ketua Bidang Ideologi dan Kaderisasi GPM Pandeglang — Sudah Sepantasnya Bersyukur dan Berterima Kasih Kepada Negara Serta Rakyat

September 07, 2026

Berita Terpopuler

 TEMUI 3 PIMPINAN DPR RI, KORNAS KADES AMJ DORONG KEPASTIAN MASA JABATAN DAN STABILITAS DESA

TEMUI 3 PIMPINAN DPR RI, KORNAS KADES AMJ DORONG KEPASTIAN MASA JABATAN DAN STABILITAS DESA

September 09, 2026
Lima Jurnalis dan Tiga Kru Hilang Kontak di Anak Krakatau, PERWAST Berharap Segera Ditemukan

Lima Jurnalis dan Tiga Kru Hilang Kontak di Anak Krakatau, PERWAST Berharap Segera Ditemukan

September 09, 2026
Lima Jurnalis dan Tiga Kru Hilang di Anak Krakatau, IWQI Desak Pencarian Intensif

Lima Jurnalis dan Tiga Kru Hilang di Anak Krakatau, IWQI Desak Pencarian Intensif

September 09, 2026
 Krisis Air Bersih, Warga Cihara Lebak Desak Pemkab Bangun Sumur Bor

Krisis Air Bersih, Warga Cihara Lebak Desak Pemkab Bangun Sumur Bor

September 10, 2026
Kekeringan Melanda Lebak Selatan: Warga Krisis Air Bersih, Desak Pemerintah Bangun Infrastruktur Permanen

Kekeringan Melanda Lebak Selatan: Warga Krisis Air Bersih, Desak Pemerintah Bangun Infrastruktur Permanen

September 09, 2026
Diduga Pakai Pasir Laut Ilegal, Proyek Rehabilitasi SDN 1 Cilangkahan Senilai Rp261 Juta Disorot LSM

Diduga Pakai Pasir Laut Ilegal, Proyek Rehabilitasi SDN 1 Cilangkahan Senilai Rp261 Juta Disorot LSM

September 07, 2026
Antisipasi Erupsi Gunung Anak Krakatau, Dinas Pendidikan Kabupaten Lebak Alihkan KBM ke PJJ pada 7 September 2026

Antisipasi Erupsi Gunung Anak Krakatau, Dinas Pendidikan Kabupaten Lebak Alihkan KBM ke PJJ pada 7 September 2026

September 06, 2026
Silahkan Laporkan Kepada Propam Bahkan Presiden" Oknum IPDA Polsek Serpong Tantang Aktivis Banten

Silahkan Laporkan Kepada Propam Bahkan Presiden" Oknum IPDA Polsek Serpong Tantang Aktivis Banten

September 09, 2026
Kapolda Banten Resmikan Rumah Kantor Bhabinkamtibmas di Desa Cemplang, Perkuat Pelayanan Polri di Tingkat Desa

Kapolda Banten Resmikan Rumah Kantor Bhabinkamtibmas di Desa Cemplang, Perkuat Pelayanan Polri di Tingkat Desa

September 06, 2026
Guru PPPK Paruh Waktu Akan Dialihkan Jadi ASN Pusat di Bawah Kemendikbudristek: Wakil Ketua Bidang Ideologi dan Kaderisasi GPM Pandeglang — Sudah Sepantasnya Bersyukur dan Berterima Kasih Kepada Negara Serta Rakyat

Guru PPPK Paruh Waktu Akan Dialihkan Jadi ASN Pusat di Bawah Kemendikbudristek: Wakil Ketua Bidang Ideologi dan Kaderisasi GPM Pandeglang — Sudah Sepantasnya Bersyukur dan Berterima Kasih Kepada Negara Serta Rakyat

September 07, 2026
BeritaKilat.Com

About Us

BeritaKilat.Com merupakan portal berita terkini di Indonesia, menyajikan beragam informasi dari berbagai sektor kehidupan yang disajikan secara sederhana dan mudah dipahami untuk membukan wawasan secara luas.

Contact us: beritakilat7@gmail.com

Follow Us

Copyright © 2026 BeritaKilat.Com
  • Tentang Kami
  • Kontak Kami
  • Redaksi
  • Syarat dan Ketentuan
  • Pedoman Media Siber