-->
Telusuri
24 C
id
  • Tentang Kami
  • Kontak Kami
  • Redaksi
  • Syarat dan Ketentuan
  • Pedoman Media Siber
BeritaKilat.Com
  • Home
  • Advertorial
  • Nasional
  • Daerah
  • Hukrim
  • Peristiwa
  • Ekonomi
  • Pendidikan
  • Politik
  • Olahraga
  • Opini
  • Wisata
  • Teknologi
  • Info dan Tips
  • Kesehatan
  • Kuliner
BeritaKilat.Com
Telusuri
Beranda Headline Hukrim Jakarta Direktur Utama UOB Kay Hian Sekuritas Dipolisikan LQ Indonesia Lawfirm Atas Dugaan Penipuan, Penggelapan Dan Pencucian Uang Terkait Obligasi Bodong
Headline Hukrim Jakarta

Direktur Utama UOB Kay Hian Sekuritas Dipolisikan LQ Indonesia Lawfirm Atas Dugaan Penipuan, Penggelapan Dan Pencucian Uang Terkait Obligasi Bodong

Berita Kilat
Berita Kilat
20 Jun, 2022 0 0
Facebook
Twitter
Telegram
WhatsApp

JAKARTA, BeritaKilat.Com – Setelah sebelumnya mensomasi UOB Kay Hian Sekuritas dengan harapan adanya itikat baik pihak UOB Kay Hian terhadap para klien yang menjadi korban modus Obligasi bodong, bukannya bersambut itikat baik, malah kuasa hukum UOB Kay Hian, Lucas mensomasi balik LQ Indonesia Lawfirm. Hari ini, Senin 20 Juni 2022, LQ Indonesia Lawfirm membuat LP No STTL/187/VI/2022/BARESKRIM Tanggal 20 Juni 2022 dengan dugaan penipuan, penggelapan dan pencucian uang terhadap Terlapor PT UOB Kay Hian Sekuritas, beserta jajaran direksi Yacinta Fabiana Tjang selaku Dirut, Ahmad Fadjar Siata dan Wee Ee Chao selaku komisaris utamanya. "Kenapa UOB sebagai terlapor, karena menurut keterangan para klien mereka transfer uangnya ke rekening UOB Kay Hian dan membuka Rekening Di UOB Kay Hian Sekuritas di cabang UOB Kay Hian di Puri, Jakarta Barat." Ujar Advokat Arwinsyah Putra Napitu, SH dari LQ Indonesia Lawfirm di depan SPKT Mabes POLRI.

 

Advokat Leo Detri, SH, MH selaku Co-Founder LQ Indonesia Lawfirm menanggapi ancaman somasi balik Lucas, dengan santai "nampaknya Lawyer Lucas, gagal paham, mungkin agar biar terlihat menjalankan tugas kali? Sebagai lawyer seharusnya Lucas tahu bahwa informasi yang kami terima dari klien yang menjadi korban, tidak ada kepentingan pribadi, melainkan menjalankan tugas sebagai advokat saja. Kami profesional kok. Jadi salah sasaran jika justru mensomasi ke LQ, kami lawyer menyampaikan kronologis yang para korban sampaikan, belasan Korban ini, bukan cuma 1 atau 2 korban loh."

 

Dengan diterimanya Laporan polisi dari LQ, secara langsung mematahkan dalil Kuasa hukum UOB bahwa LQ memberitakan Hoax karena untuk membuat LP di Mabes harus ada bukti awal dan indikasi pidana. Petugas rekom di SPKT sudah memeriksa berkas yang kami bawa atas dugaan penghelapan dan penipuan yang diduga dilakukan oleh UOB Kay Hian Sekuritas. "Biarkan nanti proses hukum berlanjut, dan para oknum yang menipu uang klien kami bisa di tahan. Kami tidak mau mendahului proses hukum. Kami melapor sebagai langkah terakhir (Ultimum Remedium) karena somasi kami tidak ditanggapi dengan baik, bukannya mengundang kami untuk berbicara, malah mensomasi balik, sangat disayangkan padahal kami mengharapkan ada jalur mediasi." Ujar Advokat Saddan Sitorus, SH dari LQ cabang Jakarta Pusat.

 

Masyarakat di harap waspada, jika sebelumnya ada investasi bodong, modus Koperasi simpan pinjam, robot trading dan properti kali ini belasan korban terkena Modus obligasi Bodong. Ketika di cek, obligasi yang mereka beli melalui UOB Kay Hian seperti Agung Podomoro Land, ternyata tidak ada alias bodong.

 

12 (dua belas) orang nasabah PT UOB KAY HIAN SEKURITAS memberikan Kuasa dan menjadi Klien LQ Indonesia Law Firm saat ini memutuskan untuk melaporkan ke Mabes POLRI, Pihak PT.UOB KAY HIAN SEKURITAS yang beralamat di UOB Plaza, Thamrin Nine 36 FL, Jl.MH Thamrin Kav. 8-10, Kota

Jakarta Pusat, DKI Jakarta.

 

PT. UOB KAY HIAN SEKURITAS telah beroperasi sejak Puluhan tahun dan menjadi mitra keuangan untuk basis klien yang berasal dari Institusi, Perusahaan Besar, Individu bernilai tinggi dan Investor Ritel.

 

Korban S menerangkan bahwa Di Indonesia PT. UOB KAY HIAN SEKURITAS telah mengantongi Ijin sebagai perusahaan Emisi Efek dan perusahaan perantara Perdagangan Efek, selain itu juga telah memiliki kantor cabang yang tersebar di kota-kota besar di Indonesia, seperti Jakarta, Surabaya, Bali, hingga Medan.

 

Peristiwa hukum yang menyangkut pihak PT. UOB KAY HIAN SEKURITAS ini bermula sekitar dari tahun 2018 sampai dengan 2021, dimana pada saat marketing atau sales dari Pihak UOB KAY HIAN SEKURITAS di Cabang Puri Jakarta Barat, menawarkan produk perbankan dengan modus obligasi yang pembeliannya melalui PT.UOB KAY HIAN SEKURITAS. Para Nasabah yang mengharapkan keuntungan dengan membeli atau pun menyimpan dana

nya melalui UOB KAY HIAN SEKURITAS yang berjumlah 12 (dua belas) orang dengan total nilai sekitar Rp. 52.000.000.000,- (lima puluh dua milyar rupiah), ternyata hingga kini dana tersebut tidak dikembalikan sama sekali.

 

SUGI Kabid Humas dari LQ Indonesia LAW FIRM berharap pihak OUB KAY HIAN SEKURITAS segera mengkonfirmasi terkait permasalahan hukum ini agar kepercayaan para nasabah/ klien kembali seperti semula, mengingat PT. UOB KAY HIAN SEKURITAS adalah perusahaan besar yang telah lama berdiri.

 

Advokat Saddan Sitorus, SH dari LQ Indonesia LAW FIRM sangat fokus dalam membela Klien yang dirugikan oleh oknum-oknum yang tidak bertanggungjawab, dan bagi korban UOB Securitas yang juga telah dirugikan, dapat menghubungi LQ

Indonesia LAW FIRM di 0818-0489-0999 untuk pelayanan konsultasi hukum.

 

"Kejahatan keuangan makin lama makin rumit dan para Korban adalah orang polos yang tidak paham resiko investasi dan yang menawarkan produk obligasi bodong orang bank jadi seolah-oleh itu produk aman dan menguntungkan. Dalam keterangan Pers, LQ menghimbau agar masyarakat waspada dan taat hukum.

 

"Diduga tindakan direksi UOB yang justru berusaha lari dari tanggung jawab, dengan meminta agar oknum marketing UOB menandatangani surat pelepasan tanggung jawab kepada PT UOB Kay Hian Sekuritas patut di sayangkan. Biarlah menjadi peringatan kepada masyarakat, jangan mudah tergiur berinvestasi, karena ketika terjadi masalah, perusahaan keuangan akan mengeluarkan lawyer-lawyer galak yang bukannya membuka pintu mediasi justru balik mengancam. Hal ini tentunya menjadi peringatan bagi masyarakat dan nasabah lainnya, bagaimana sikap UOB Kay Hian Sekuritas, apabila nanti bermasalah dengan uang kalian. Perusahaan keuangan diawasi OJK masih saja bisa kebobolan dan lepas tanggung jawab." Ucap Korban menyayangkan cara UOB Kay Hian Sekuritas menanggapi somasi awal LQ hingga dilakukan Laporan Polisi. (*/Red)

Via Headline
Facebook
Twitter
Telegram
WhatsApp
Postingan Lama
Postingan Lebih Baru

Anda mungkin menyukai postingan ini

Posting Komentar

















Stay Conneted

facebook Like
twitter Follow
youtube Langganan
vimeo Langganan
instagram Follow
rss Langganan
pinterest Follow

Featured Post

Dukung Ketahanan Pangan Nasional, Polsek Panggarangan Gelar Penanaman Jagung Serentak di Desa Situregen

Berita Kilat- Maret 07, 2026 0
Dukung Ketahanan Pangan Nasional, Polsek Panggarangan Gelar Penanaman Jagung Serentak di Desa Situregen
LEBAK, BeritaKilat.com – Polsek Panggarangan menunjukkan komitmen nyata dalam mendukung program ketahanan pangan nasional dengan melaksanakan penanaman jagu…

Advertiser

Advertiser


Iklan KPU

Iklan KPU
Lounching Jingle

Berita Terpopuler

Oknum Pengurus Lembaga Pendidikan di Lebak Diduga Gelapkan BPKB Nissan Navara, Dilaporkan ke Polres Serang

Oknum Pengurus Lembaga Pendidikan di Lebak Diduga Gelapkan BPKB Nissan Navara, Dilaporkan ke Polres Serang

Maret 02, 2026
Menu Makan Bergizi Gratis di Panggarangan Disorot, Satgas MBG Lebak Didesak Evaluasi

Menu Makan Bergizi Gratis di Panggarangan Disorot, Satgas MBG Lebak Didesak Evaluasi

Maret 02, 2026
Sidang Perkara Nana Suryana dan Siti Maryati vs Muhammad Riki Supriyanto Mulai Digelar di PN Serang

Sidang Perkara Nana Suryana dan Siti Maryati vs Muhammad Riki Supriyanto Mulai Digelar di PN Serang

Maret 05, 2026
UPT PJJ Pandeglang Bantah Dugaan Korupsi Rp44 Miliar, Tegaskan Siap Kooperatif dan Transparan

UPT PJJ Pandeglang Bantah Dugaan Korupsi Rp44 Miliar, Tegaskan Siap Kooperatif dan Transparan

Maret 04, 2026
Di Tengah Lesunya Ekonomi, Tedi Lele Tetap Eksis Kelola Usaha Pemancingan di Rangkasbitung

Di Tengah Lesunya Ekonomi, Tedi Lele Tetap Eksis Kelola Usaha Pemancingan di Rangkasbitung

Maret 01, 2026
Diduga Abaikan Penghentian Satpol PP, Pembangunan Kandang Ayam di Kebon Cau Kembali Berjalan

Diduga Abaikan Penghentian Satpol PP, Pembangunan Kandang Ayam di Kebon Cau Kembali Berjalan

Maret 01, 2026
Semrawutnya Pengelolaan Pasar Semi Rangkasbitung

Semrawutnya Pengelolaan Pasar Semi Rangkasbitung

Maret 03, 2026
ABPEDNAS Lebak Perkuat Sinergi: Gelar Audiensi dengan ASDA 1 dan Jajaki MoU dengan Brigif Cakra, Puslatpur BLM

ABPEDNAS Lebak Perkuat Sinergi: Gelar Audiensi dengan ASDA 1 dan Jajaki MoU dengan Brigif Cakra, Puslatpur BLM

Maret 02, 2026
Konsumen Provider Starlite di Rangkasbitung Kecewa, Internet Kerap Mati Tanpa Kepastian

Konsumen Provider Starlite di Rangkasbitung Kecewa, Internet Kerap Mati Tanpa Kepastian

Februari 21, 2026
Polemik Tenaga Non-ASN Dinkes Lebak Berakhir, Status Kini Resmi Beralih Menjadi Pegawai BLUD

Polemik Tenaga Non-ASN Dinkes Lebak Berakhir, Status Kini Resmi Beralih Menjadi Pegawai BLUD

Maret 06, 2026

Berita Terpopuler

Oknum Pengurus Lembaga Pendidikan di Lebak Diduga Gelapkan BPKB Nissan Navara, Dilaporkan ke Polres Serang

Oknum Pengurus Lembaga Pendidikan di Lebak Diduga Gelapkan BPKB Nissan Navara, Dilaporkan ke Polres Serang

Maret 02, 2026
Menu Makan Bergizi Gratis di Panggarangan Disorot, Satgas MBG Lebak Didesak Evaluasi

Menu Makan Bergizi Gratis di Panggarangan Disorot, Satgas MBG Lebak Didesak Evaluasi

Maret 02, 2026
Sidang Perkara Nana Suryana dan Siti Maryati vs Muhammad Riki Supriyanto Mulai Digelar di PN Serang

Sidang Perkara Nana Suryana dan Siti Maryati vs Muhammad Riki Supriyanto Mulai Digelar di PN Serang

Maret 05, 2026
UPT PJJ Pandeglang Bantah Dugaan Korupsi Rp44 Miliar, Tegaskan Siap Kooperatif dan Transparan

UPT PJJ Pandeglang Bantah Dugaan Korupsi Rp44 Miliar, Tegaskan Siap Kooperatif dan Transparan

Maret 04, 2026
Di Tengah Lesunya Ekonomi, Tedi Lele Tetap Eksis Kelola Usaha Pemancingan di Rangkasbitung

Di Tengah Lesunya Ekonomi, Tedi Lele Tetap Eksis Kelola Usaha Pemancingan di Rangkasbitung

Maret 01, 2026
Diduga Abaikan Penghentian Satpol PP, Pembangunan Kandang Ayam di Kebon Cau Kembali Berjalan

Diduga Abaikan Penghentian Satpol PP, Pembangunan Kandang Ayam di Kebon Cau Kembali Berjalan

Maret 01, 2026
Semrawutnya Pengelolaan Pasar Semi Rangkasbitung

Semrawutnya Pengelolaan Pasar Semi Rangkasbitung

Maret 03, 2026
ABPEDNAS Lebak Perkuat Sinergi: Gelar Audiensi dengan ASDA 1 dan Jajaki MoU dengan Brigif Cakra, Puslatpur BLM

ABPEDNAS Lebak Perkuat Sinergi: Gelar Audiensi dengan ASDA 1 dan Jajaki MoU dengan Brigif Cakra, Puslatpur BLM

Maret 02, 2026
Konsumen Provider Starlite di Rangkasbitung Kecewa, Internet Kerap Mati Tanpa Kepastian

Konsumen Provider Starlite di Rangkasbitung Kecewa, Internet Kerap Mati Tanpa Kepastian

Februari 21, 2026
Polemik Tenaga Non-ASN Dinkes Lebak Berakhir, Status Kini Resmi Beralih Menjadi Pegawai BLUD

Polemik Tenaga Non-ASN Dinkes Lebak Berakhir, Status Kini Resmi Beralih Menjadi Pegawai BLUD

Maret 06, 2026
BeritaKilat.Com

About Us

BeritaKilat.Com merupakan portal berita terkini di Indonesia, menyajikan beragam informasi dari berbagai sektor kehidupan yang disajikan secara sederhana dan mudah dipahami untuk membukan wawasan secara luas.

Contact us: beritakilat7@gmail.com

Follow Us

Copyright © 2024 BeritaKilat.Com
  • Tentang Kami
  • Kontak Kami
  • Redaksi
  • Syarat dan Ketentuan
  • Pedoman Media Siber