-->
Telusuri
24 C
id
  • Tentang Kami
  • Kontak Kami
  • Redaksi
  • Syarat dan Ketentuan
  • Pedoman Media Siber
BeritaKilat.Com
  • Home
  • Advertorial
  • Nasional
  • Daerah
  • Hukrim
  • Peristiwa
  • Ekonomi
  • Pendidikan
  • Politik
  • Olahraga
  • Opini
  • Wisata
  • Teknologi
  • Info dan Tips
  • Kesehatan
  • Kuliner
BeritaKilat.Com
Telusuri
Beranda Headline Hukrim Korban Indosurya Minta Segera Tahan Lawyer Bodong Natalia Rusli
Headline Hukrim

Korban Indosurya Minta Segera Tahan Lawyer Bodong Natalia Rusli

Berita Kilat
Berita Kilat
17 Mar, 2022 0 0
Facebook
Twitter
Telegram
WhatsApp

 


JAKARTA, BeritaKilat.Com - Natalia Rusli adalah lawyer phenomenal dan suka mencari sensasi. Salah satunya adalah menjadi pemenang Miss Advokat Indonesia yang mana dia selengarakan sendiri dan dia modali. Lalu, Natalia Rusli diketahui menjadi penyebab di copotnya Mantan Sesjampidum Chairul Amir atas dugaan gratifikasi untuk mengurus penanguhan penahanan. Terakhir, Natalia Rusli diketahui menjadi Pengacara Raja Sapta Oktohari dan terlihat mesra dengan oknum kepolisian dalam menjegal kasus Investasi bodong, padahal sebelumnya dia menjadi kuasa hukum di pihak para korban. Maen dua kaki menjadi hal biasa baginya, dan dikenal bermulut manis dalam berbicara. 


Kemaren, dunia Advokat dikejutkan dengan munculnya berita bahwa Natalia Rusli ditetapkan sebagai tersangka berdasarkan Surat Penetapan Tersangka No B/377/III/SatReskrim/Res JB Tanggal 15 Maret 2022 yang ditandatangani oleh Joko Dwi Harsono selaku Kasat Reskrim Polres Jakarta Barat. 


Diketahui selain atas dugaan penipuan dan penggelapan di Polres Jakarta barat dan Jakarta Utara serta Jakarta Selatan. Natalia Rusli juga dilaporkan oleh Advokat Alvin Lim, SH, MSc, CFP, CLA dari LQ Indonesia Lawfirm di Polres Tangerang Kota atas dugaan pemalsuan dan memberikan keterangan palsu diatas akta otentik, alias tuduhan Lawyer bodong dengan ijazah tidak terdaftar dikti. 


Ternyata, penetapan tersangka dilakukan karena Pengacara Raja Sapta Oktohari ini belum disumpah sebagai Advokat ketika menandatangani surat kuasa dan menerima pembayaran Lawyer fee di Bulan April 2020, karena dirinya baru disumpah di Pengadilan Tinggi Banten September 2020 sehingga para korban merasa tertipu apalagi janji akan mendapatkan ganti rugi dari Indosurya melalui Juniver Girsang hanya bualan Natalia Rusli. 


Ketika di mintai tanggapan oleh Wartawan atas penetapan Tersangka, Natalia Rusli menjawab bahwa dirinya mempertimbangkan mengambil jalur Praperadilan melawan Kepolisian, "Saya dikriminalisasi Oknum Aparat (Kepolisian) karena saya sudah menjalankan tugas saya selaku kuasa hukum. Saya akan melawan." 


Advokat Alvin Lim, SH, MSc, CFP selaku pelapor dalam Laporan Polisi lainnya, tertawa terbahak-bahak "Kemaren-kemaren muji-muji polisi ketika di back up oknum POLRI, Sekarang beckingan Natalia Rusli di mutasi baik di Polda maupun Mabes oleh Kapolri, dan ditetapkan Tersangka oleh Penyidik yang lurus, lalu bilang dikriminalisasi dan mau lawan Kepolisian. Bukti jelas surat kuasa tertanggal April 2020 dan Surat dari Pengadilan Tinggi Banten di sumpah September 2020, jelas menyatakan ketika menerima kuasa belumlah Advokat, namun sudah mengaku Advokat dan menerima Lawyer fee, kan kuat sudah alat bukti surat dan keterangan dua saksi lebih, itu penyidik sudah benar ditetapkan sebagai Tersangka. "Natalia Rusli mau melawan kepolisian dan menganggap di kriminalisasi, apa ga salah? Lawyer Raja Sapta Oktohari yang pandai menilai bahwa Polres Jakarta Barat salah dalam menetapkan Tersangka? Jadi apakah Polres Jakarta Barat Oknum POLRI? Tak perlu banyak Bicara, Natalia Rusli kan ngaku lawyer, ambil jalur hukum saja dan Praperadilkan Polres Jakarta Barat, apakah berani? Ataukah hanya omong kosong dan gertakan sambal saja?" 


Para Korban penipuan Natalia Rusli VS, M, R dan S sangat apresiasi kepada Polres Jakarta Barat "Kami sangat sedih dan tertekan, sudah ditipu uang Milyaran di IndoSurya, sekarang saya malah kembali ditipu Lawyer bodong. Jika tahu Natalia Rusli belum disumpah sebagai Advokat, tidak mungkin saya mau berikan kuasa dan membayar 1.5 sampai 5% dari nilai kerugian ke Natalia Rusli." 


Setelah ditelusuri di Dikti, Ijazah Sarjana Hukum Natalia Rusli tidak terdaftar dan baru Semester 1 Magister Hukum di Universitas Pamulang, padahal di kartu nama sudah ditulis SH, MH. Hal ini membuat yakin para korban untuk memberikan kuasa kepada Natalia Rusli dan membayarkan sejumlah uang. Para Korban Mohon kepada Kapolri untuk segera berantas Oknum Advokat yang menipu korban investasi bodong yang kesulitan. "Pak Kapolri Mohon agar Lawyer Bodong Natalia Rusli segera ditahan, agar tidak mencelakai korban Investasi bodong lainnya. Kapolri sebagai polisi wajib melindungi masyarakat dari oknum Aparat Penegak hukum, termasuk oknum Lawyer yang mencelakai apalagi menipu orang yang sedang kesulitan. Hidup kami sudah sengsara tapi malah dicelakai Pengacara abal-abal Natalia Rusli" 


Diketahui selain di Polres Jakarta Barat, Natalia Rusli juga dilaporkan di Polres Jakarta Utara, Polres Jakarta Selatan dan Polres Tangerang Kota atas dugaan penipuan, penggelapan dan pemalsuan akta Otentik. "Infonya Natalia Rusli masih memangsa Korban Investasi Bodong dan terakhir kembali meminta Lawyer fee ke Korban EA50, Fikasa dan Pracico yang sampai saat ini tidak ada hasilnya. Tidak ada hati nurani pemangsa korban Investasi Bodong ini. Setelah ambil lawyer fee tidak dapat saya hubungi. Kapolri segera Tahan Natalia Rusli" Ujar korban M. 


LQ Indonesia Lawfirm menghimbau agar para korban Natalia Rusli segera melapor ke kepolisian, jika diputus bersalah penipuan maka Surat Kuasa Khusus yang ditandatangani Natalia Rusli bisa batal demi hukum, apabila terbukti sebagai Lawyer bodong. Hindari Lawyer aspal, apalagi yang bermain dua kaki, hubungi LQ Indonesia Lawfirm di 0817-489-0999, tegas Sugi Kabid Humas LQ Indonesia Lawfirm.

Via Headline
Facebook
Twitter
Telegram
WhatsApp
Postingan Lama
Postingan Lebih Baru

Anda mungkin menyukai postingan ini

Posting Komentar










Stay Conneted

facebook Like
twitter Follow
youtube Langganan
vimeo Langganan
instagram Follow
rss Langganan
pinterest Follow

Featured Post

Diduga Kebal Hukum, Tambang Emas Tanpa Izin Merajalela di Kecamatan Panggarangan, Kades, Camat dan Kapolsek Tutup Mata

Berita Kilat- Januari 26, 2026 0
 Diduga Kebal Hukum, Tambang Emas Tanpa Izin Merajalela di Kecamatan Panggarangan, Kades, Camat dan Kapolsek Tutup Mata
LEBAK, BeritaKilat.com  – Aktivitas penambangan emas yang diduga kuat beroperasi tanpa izin resmi (PETI) dilaporkan kian merajalela di wilayah Kecamatan Pangga…

Advertiser

Advertiser


Iklan KPU

Iklan KPU
Lounching Jingle

Berita Terpopuler

Hujan Deras Guyur Wilayah Kota Tangerang, Puluhan Anak Muda Hingga Pengangguran Tidak Bisa Mencari Roko Dan Makan

Hujan Deras Guyur Wilayah Kota Tangerang, Puluhan Anak Muda Hingga Pengangguran Tidak Bisa Mencari Roko Dan Makan

Januari 22, 2026
Warga Desa Kemuning Keluhkan Proyek Irigasi PT Waskita, Jalan Licin dan Berdebu

Warga Desa Kemuning Keluhkan Proyek Irigasi PT Waskita, Jalan Licin dan Berdebu

Januari 22, 2026
Tiga Siswa Sekolah Rakyat Mundur Di Lebak, Ini Alasannya

Tiga Siswa Sekolah Rakyat Mundur Di Lebak, Ini Alasannya

Januari 22, 2026
Hadiri RUPSLB Bank Banten, Ketua SMSI Banten Lesman Bangun Dukung Penguatan Ekonomi Daerah

Hadiri RUPSLB Bank Banten, Ketua SMSI Banten Lesman Bangun Dukung Penguatan Ekonomi Daerah

Januari 22, 2026
Jalan Rusak di Jl. Raya Merdeka Cimone Jaya Dinilai Rawan Laka Lantas, Warga Desak Pemprov Banten Bertindak

Jalan Rusak di Jl. Raya Merdeka Cimone Jaya Dinilai Rawan Laka Lantas, Warga Desak Pemprov Banten Bertindak

Januari 25, 2026
Haruskah Penjabat Baru Menanggung Dosa Penjabat Lama, dengan Segala Konsekuensinya?

Haruskah Penjabat Baru Menanggung Dosa Penjabat Lama, dengan Segala Konsekuensinya?

Januari 23, 2026
Potensi Banjir Kepung Kabupaten Lebak, Warga Diharap Waspada

Potensi Banjir Kepung Kabupaten Lebak, Warga Diharap Waspada

Januari 22, 2026
Aktivis Soroti Tambang Emas Ilegal di Panggarangan Lebak, Dinilai Ancam Pemukiman dan Pertanian

Aktivis Soroti Tambang Emas Ilegal di Panggarangan Lebak, Dinilai Ancam Pemukiman dan Pertanian

Januari 25, 2026
Warga Desa Gununggede Keluhkan Jalan Rusak Berat, Akses Ekonomi Lumpuh Saat Hujan

Warga Desa Gununggede Keluhkan Jalan Rusak Berat, Akses Ekonomi Lumpuh Saat Hujan

Januari 20, 2026
 Diduga Kebal Hukum, Tambang Emas Tanpa Izin Merajalela di Kecamatan Panggarangan, Kades, Camat dan Kapolsek Tutup Mata

Diduga Kebal Hukum, Tambang Emas Tanpa Izin Merajalela di Kecamatan Panggarangan, Kades, Camat dan Kapolsek Tutup Mata

Januari 26, 2026

Berita Terpopuler

Hujan Deras Guyur Wilayah Kota Tangerang, Puluhan Anak Muda Hingga Pengangguran Tidak Bisa Mencari Roko Dan Makan

Hujan Deras Guyur Wilayah Kota Tangerang, Puluhan Anak Muda Hingga Pengangguran Tidak Bisa Mencari Roko Dan Makan

Januari 22, 2026
Warga Desa Kemuning Keluhkan Proyek Irigasi PT Waskita, Jalan Licin dan Berdebu

Warga Desa Kemuning Keluhkan Proyek Irigasi PT Waskita, Jalan Licin dan Berdebu

Januari 22, 2026
Tiga Siswa Sekolah Rakyat Mundur Di Lebak, Ini Alasannya

Tiga Siswa Sekolah Rakyat Mundur Di Lebak, Ini Alasannya

Januari 22, 2026
Hadiri RUPSLB Bank Banten, Ketua SMSI Banten Lesman Bangun Dukung Penguatan Ekonomi Daerah

Hadiri RUPSLB Bank Banten, Ketua SMSI Banten Lesman Bangun Dukung Penguatan Ekonomi Daerah

Januari 22, 2026
Jalan Rusak di Jl. Raya Merdeka Cimone Jaya Dinilai Rawan Laka Lantas, Warga Desak Pemprov Banten Bertindak

Jalan Rusak di Jl. Raya Merdeka Cimone Jaya Dinilai Rawan Laka Lantas, Warga Desak Pemprov Banten Bertindak

Januari 25, 2026
Haruskah Penjabat Baru Menanggung Dosa Penjabat Lama, dengan Segala Konsekuensinya?

Haruskah Penjabat Baru Menanggung Dosa Penjabat Lama, dengan Segala Konsekuensinya?

Januari 23, 2026
Potensi Banjir Kepung Kabupaten Lebak, Warga Diharap Waspada

Potensi Banjir Kepung Kabupaten Lebak, Warga Diharap Waspada

Januari 22, 2026
Aktivis Soroti Tambang Emas Ilegal di Panggarangan Lebak, Dinilai Ancam Pemukiman dan Pertanian

Aktivis Soroti Tambang Emas Ilegal di Panggarangan Lebak, Dinilai Ancam Pemukiman dan Pertanian

Januari 25, 2026
Warga Desa Gununggede Keluhkan Jalan Rusak Berat, Akses Ekonomi Lumpuh Saat Hujan

Warga Desa Gununggede Keluhkan Jalan Rusak Berat, Akses Ekonomi Lumpuh Saat Hujan

Januari 20, 2026
 Diduga Kebal Hukum, Tambang Emas Tanpa Izin Merajalela di Kecamatan Panggarangan, Kades, Camat dan Kapolsek Tutup Mata

Diduga Kebal Hukum, Tambang Emas Tanpa Izin Merajalela di Kecamatan Panggarangan, Kades, Camat dan Kapolsek Tutup Mata

Januari 26, 2026
BeritaKilat.Com

About Us

BeritaKilat.Com merupakan portal berita terkini di Indonesia, menyajikan beragam informasi dari berbagai sektor kehidupan yang disajikan secara sederhana dan mudah dipahami untuk membukan wawasan secara luas.

Contact us: beritakilat7@gmail.com

Follow Us

Copyright © 2024 BeritaKilat.Com
  • Tentang Kami
  • Kontak Kami
  • Redaksi
  • Syarat dan Ketentuan
  • Pedoman Media Siber