Pohon Tumbang di Jalan Sunan Kalijaga Rangkasbitung, Warga Soroti Kondisi Akar di Area Proyek Drainase
Lebak, BeritaKilat.com – Sebuah pohon yang berada di sekitar Bank BCA Pasar Rangkasbitung, tepatnya di Jalan Sunan Kalijaga, Kabupaten Lebak, tumbang pada Sabtu (25/9/2026) sekitar pukul 17.30 WIB. Peristiwa tersebut diduga terjadi akibat hujan deras disertai angin kencang.
Beruntung, tidak ada korban jiwa dalam kejadian tersebut. Namun, tumbangnya pohon sempat mengganggu aktivitas dan akses masyarakat di sekitar lokasi.
Proses evakuasi dan pembersihan pohon dilakukan hingga malam hari oleh petugas Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) bersama Dinas Lingkungan Hidup (DLH) Kabupaten Lebak.
Salah seorang warga yang berada di sekitar lokasi mengatakan, selain faktor cuaca, kondisi akar pohon diduga turut memengaruhi robohnya pohon tersebut. Terlebih, di sekitar lokasi tengah berlangsung pekerjaan perbaikan drainase U-Ditch dan trotoar jalan.
“Memang sore tadi hujan deras dan anginnya cukup kencang. Tapi kalau melihat kondisinya, kami juga menduga akar pohon sudah tidak lagi kuat menopang, apalagi di sekitar pohon ada pekerjaan galian untuk perbaikan drainase dan trotoar,” ujar warga tersebut.
Menurutnya, kondisi tersebut perlu menjadi perhatian bersama, bukan semata-mata untuk mencari pihak yang harus disalahkan, melainkan sebagai bahan evaluasi agar pekerjaan pembangunan maupun pemeliharaan infrastruktur tetap memperhatikan kondisi lingkungan di sekitarnya.
“Kami berharap kejadian seperti ini menjadi evaluasi. Sebelum pekerjaan dilakukan, kondisi pohon dan akar di sekitar lokasi sebaiknya diperiksa terlebih dahulu. Kalau memang ada pohon yang sudah rawan tumbang, tentu harus ada langkah pengamanan,” katanya.
Warga juga berharap Dinas Lingkungan Hidup Kabupaten Lebak segera melakukan pemeriksaan terhadap pohon-pohon lain yang berada di sepanjang kawasan tersebut, khususnya yang dinilai memiliki kondisi akar atau batang yang sudah tidak kokoh.
“Kalau memang ada pohon yang sudah rentan roboh, kami berharap segera ditangani, apakah dilakukan pemangkasan atau tindakan lain sesuai hasil pemeriksaan petugas. Jangan sampai nanti tumbang dan menimbulkan korban,” tambahnya.
Di sisi lain, warga mengharapkan setiap pekerjaan pembangunan infrastruktur yang berpotensi memengaruhi lingkungan sekitar terlebih dahulu memperhatikan aspek keselamatan dan lingkungan. Kajian terhadap kondisi lapangan, termasuk keberadaan pohon, sistem perakaran, saluran air, serta fasilitas publik di sekitar area pekerjaan dinilai penting sebagai bagian dari upaya mitigasi risiko.
“Intinya kami mendukung pembangunan dan perbaikan fasilitas umum. Tetapi kondisi lingkungan di sekitar lokasi juga perlu diperhatikan. Kalau memang berdasarkan ketentuan diperlukan kajian atau dokumen lingkungan, hendaknya dipastikan terlebih dahulu agar pekerjaan tetap berjalan dengan aman dan tidak menimbulkan dampak yang tidak diharapkan,” pungkasnya.
Peristiwa pohon tumbang tersebut menjadi pengingat pentingnya mitigasi terhadap potensi risiko lingkungan dan keselamatan dalam setiap pekerjaan infrastruktur, khususnya di kawasan yang memiliki banyak pepohonan dan berdekatan dengan aktivitas masyarakat.
Hingga berita ini diturunkan, belum diperoleh keterangan resmi dari pihak terkait mengenai kondisi pohon sebelum tumbang maupun hasil pemeriksaan terhadap penyebab robohnya pohon tersebut. (M-16)



Posting Komentar