Demo HMI MPO di Kejari Lebak Memanas, Soroti Dugaan Jual-Beli Titik Dapur SPPG dan Pengadaan Ompreng MBG
LEBAK, BeritaKilat.com — Aksi unjuk rasa yang digelar Himpunan Mahasiswa Islam Majelis Penyelamat Organisasi (HMI MPO) Kabupaten Lebak di depan kantor Kejaksaan Negeri (Kejari) Lebak, Senin (31/8/2026), berlangsung memanas. Ketegangan sempat terjadi usai aksi adu mulut antara massa mahasiswa dan petugas keamanan di lokasi.
Situasi nyaris berujung bentrok fisik saat massa aksi berupaya menerobos masuk ke area gedung Kejari untuk menemui Kepala Kejari Lebak secara langsung. Beruntung, aparat kepolisian dan petugas keamanan yang bersiaga segera memisahkan kedua belah pihak hingga kondisi berhasil ditenangkan.
Soroti Dugaan Jual-Beli Titik Dapur SPPG dan Ompreng MBG
Dalam orasinya, massa HMI MPO mendesak Kejari Lebak untuk bertindak tegas dan transparan dalam mengusut sejumlah dugaan penyimpangan, di antaranya:
- Dugaan Jual-Beli Titik SPPG: Mengusut tuntas indikasi praktik jual-beli titik lokasi dapur Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi (SPPG).
- Pengadaan Ompreng MBG: Meminta kejaksaan memeriksa seluruh proses pengadaan wadah makanan (ompreng) untuk program Makan Bergizi Gratis (MBG) secara terbuka.
Respon Kejaksaan Negeri Lebak
Menanggapi tuntutan tersebut, Kepala Kejari Lebak, Adi Rifani, memastikan bahwa pihak kejaksaan menampung dan akan mempelajari seluruh aspirasi yang disampaikan oleh massa mahasiswa.
Ia juga menyatakan bahwa pihaknya akan berkoordinasi serta mengecek perkembangan penanganan perkara yang berkaitan dengan Kejaksaan Agung (Kejagung).

Posting Komentar