Bidang Cipta Karya PUPR Lebak Genjot Pembangunan SPAM, Sasar 880 Sambungan Rumah
LEBAK, BeritaKilat.com — Dinas Pekerjaan Umum dan Penataan Ruang (PUPR) Kabupaten Lebak melalui Bidang Cipta Karya terus mendorong peningkatan akses masyarakat terhadap air minum yang layak melalui program pembangunan Sistem Penyediaan Air Minum (SPAM) tahun anggaran 2026.
Program tersebut menjadi bagian dari upaya pemerintah daerah dalam menyediakan prasarana dan sarana air minum, khususnya bagi masyarakat berpenghasilan rendah serta masyarakat di kawasan perdesaan.
Kepala Dinas PUPR Kabupaten Lebak, H. Dade Yan Apriandi, melalui Bidang Cipta Karya yang dipimpin Kepala Bidang Diana, melaksanakan sejumlah kegiatan pembangunan SPAM jaringan perpipaan yang tersebar di sejumlah wilayah Kabupaten Lebak.
Berdasarkan daftar kegiatan SPAM tahun 2026, total rencana pembangunan mencapai 880 Sambungan Rumah (SR). Program tersebut terbagi dalam dua kelompok kegiatan, yakni penyediaan prasarana dan sarana air minum bagi masyarakat berpenghasilan rendah sebanyak 195 SR, serta pembangunan SPAM jaringan perpipaan di kawasan perdesaan melalui DAK Penugasan sebanyak 685 SR.
Untuk program penyediaan air minum bagi masyarakat berpenghasilan rendah, terdapat pembangunan Sumur Dalam Terlindungi di Desa Cipeundeuy, Kecamatan Malingping; Desa Cibarengkok, Kecamatan Panggarangan; dan Desa Kumpay, Kecamatan Banjarsari. Masing-masing kegiatan memiliki volume 65 SR.
Sementara itu, pembangunan SPAM jaringan perpipaan kawasan perdesaan mencakup sejumlah titik, di antaranya Desa Sangkanmanik Kecamatan Cimarga, Desa Mekar Agung Kecamatan Cibadak, Desa Tanjungsari Kecamatan Maja, Desa Citorek Tengah Kecamatan Cibeber, Desa Wantisari Kecamatan Leuwidamar, Desa Calungbungur Kecamatan Sajira, Desa Parungkujang Kecamatan Cileles, Desa Margawangi Kecamatan Leuwidamar, serta Desa Cireundeu Kecamatan Cileles.
Selain pembangunan sumur dalam terlindungi, program tersebut juga mencakup pengembangan jaringan distribusi dan sambungan rumah di Desa Cisungsang, Kecamatan Cibeber, dengan volume rencana 100 SR.
Secara keseluruhan, nilai kontrak kegiatan yang tercantum dalam daftar program tersebut mencapai sekitar Rp5,307 miliar, dengan rincian kelompok kegiatan masyarakat berpenghasilan rendah sekitar Rp1,099 miliar dan pembangunan SPAM kawasan perdesaan sekitar Rp4,207 miliar.
Pelaksanaan kegiatan tersebut memiliki progres yang beragam. Sejumlah pekerjaan telah menunjukkan progres tinggi, bahkan beberapa kegiatan pembangunan sumur dalam terlindungi tercatat mendekati penyelesaian. Di sisi lain, terdapat pula pekerjaan yang masih dalam tahap pelaksanaan sehingga membutuhkan pengawasan dan pengendalian secara berkelanjutan.
Bidang Cipta Karya PUPR Kabupaten Lebak diharapkan terus memastikan pelaksanaan pembangunan berjalan sesuai spesifikasi teknis, kontrak, serta petunjuk pelaksanaan dan petunjuk teknis (juklak-juknis) yang telah ditetapkan.
Pengawasan menjadi bagian penting agar infrastruktur yang dibangun tidak hanya memenuhi target volume dan administrasi pekerjaan, tetapi juga memiliki kualitas serta manfaat jangka panjang bagi masyarakat penerima.
Dengan pembangunan SPAM tersebut, pemerintah daerah menargetkan semakin banyak masyarakat, khususnya di wilayah perdesaan dan kelompok berpenghasilan rendah, yang memperoleh akses terhadap air minum yang layak, aman, dan berkelanjutan. (Red)

Posting Komentar