Kepala MTsN 1 Lebak Yaya Mulyadi Tegaskan Program Tahfiz Sudah Disepakati Bersama Komite dan Orang Tua Siswa
LEBAK, BeritaKilat.com – Pihak MTsN 1 Lebak akhirnya memberikan klarifikasi terkait polemik iuran program Tahfiz Al-Qur’an yang belakangan menjadi sorotan publik. Kepala Madrasah, Yaya Mulyadi, menegaskan bahwa program tersebut telah melalui mekanisme musyawarah resmi bersama Komite Madrasah dan perwakilan orang tua siswa.
Yaya Mulyadi membantah anggapan bahwa kebijakan iuran program Tahfiz dilakukan secara sepihak oleh pihak sekolah. Menurutnya, seluruh proses telah dibahas dalam forum rapat bersama yang melibatkan unsur komite serta wali murid.
“Program Tahfiz ini bukan keputusan sepihak dari madrasah. Semua sudah melalui rapat dan musyawarah bersama komite serta orang tua siswa. Hasil rapat juga dituangkan dalam berita acara resmi,” ujar Yaya Mulyadi saat dikonfirmasi, Jumat (29/5/2026).
Ia menjelaskan, program Tahfiz merupakan bagian dari penguatan pendidikan karakter dan pembinaan keagamaan di lingkungan madrasah. Program tersebut, kata dia, mendapat dukungan dari banyak wali murid yang menginginkan adanya pembinaan hafalan Al-Qur’an secara lebih intensif bagi anak-anak mereka.
Menurutnya, iuran yang disepakati digunakan untuk menunjang kebutuhan program, termasuk pembinaan, tenaga pengajar, serta sarana pendukung kegiatan Tahfiz.
“Kami sangat menjaga transparansi. Semua dibahas secara terbuka dalam forum bersama. Bahkan dokumen hasil rapat dan kesepakatan ada di pihak komite,” katanya.
Pihak madrasah juga meminta masyarakat agar tidak langsung menyimpulkan negatif tanpa memahami kronologi dan mekanisme yang sebenarnya terjadi di lapangan. Sebab, program tersebut lahir dari aspirasi bersama demi meningkatkan kualitas pendidikan keagamaan siswa.
Sementara itu, sejumlah orang tua siswa mengaku mendukung keberadaan program Tahfiz karena dinilai memberikan manfaat positif terhadap pembentukan karakter religius anak-anak mereka.
Hingga kini, kegiatan Tahfiz di tetap berjalan sebagaimana mestinya dan mendapat pengawasan bersama antara pihak sekolah, komite, serta wali murid. (Red)

Posting Komentar