Sistem Keamanan RSUD Malingping Disorot, LSM Harimau Sayangkan Sikap Humas
LEBAK, BeritaKilat.com – Keamanan di lingkungan Rumah Sakit Umum Daerah (RSUD) Malingping kembali menjadi sorotan. Maraknya insiden pencurian kendaraan bermotor (curanmor) milik pengunjung di area parkir memicu kritik tajam, salah satunya dari DPC Lembaga Swadaya Masyarakat (LSM) Harimau Kabupaten Lebak.
Ketua DPC LSM Harimau Lebak, Asep Sujana, S.I.P., yang akrab disapa Apih, menyayangkan sikap manajemen RSUD Malingping, khususnya bagian Humas, yang dinilai lambat dalam memberikan penjelasan resmi terkait rentetan insiden tersebut.
“Kejadian ini bukan yang pertama kali. Berulangnya kasus kehilangan motor di area parkir menunjukkan adanya celah besar dalam sistem keamanan RSUD Malingping. Publik kini mempertanyakan sejauh mana tanggung jawab pihak rumah sakit,” ujar Apih, Rabu (18/3/2026).
Apih menambahkan, ketidakjelasan informasi dari pihak rumah sakit menimbulkan keraguan di tengah masyarakat mengenai komitmen manajemen dalam menjamin keamanan aset pasien maupun pengunjung.
Kritik serupa datang dari pihak keluarga korban. Berdasarkan informasi yang dihimpun, upaya pencarian mandiri yang dilakukan korban seringkali terkendala minimnya bantuan dari petugas keamanan di lapangan.
"Sudah saya cek, motor tidak terlihat. Dugaan kami (pelaku) lewat jalur parkiran baru ke arah masjid. Namun, respons petugas keamanan terkesan santai dan tidak ada upaya serius untuk membantu," ungkap salah satu kerabat korban.
Selain itu, etos kerja petugas keamanan juga menjadi sorotan di media sosial. Beberapa warga mengeluhkan kurangnya patroli di titik-titik rawan, dengan tudingan bahwa petugas lebih sering terlihat berada di area kantin saat jam kerja.
Lemahnya pengawasan ini dikhawatirkan akan memperburuk citra RSUD Malingping. Masyarakat berharap ada evaluasi total terhadap sistem pengamanan agar pengunjung yang sedang tertimpa musibah sakit tidak semakin terbebani dengan hilangnya harta benda.
Hingga berita ini diturunkan, pihak Humas RSUD Malingping belum memberikan pernyataan resmi terkait langkah preventif maupun solusi konkret bagi para korban kehilangan kendaraan di area rumah sakit. (Dhee)

Posting Komentar