-->
Telusuri
24 C
id
  • Tentang Kami
  • Kontak Kami
  • Redaksi
  • Syarat dan Ketentuan
  • Pedoman Media Siber
BeritaKilat.Com
  • Home
  • Advertorial
  • Nasional
  • Daerah
  • Hukrim
  • Peristiwa
  • Ekonomi
  • Pendidikan
  • Politik
  • Olahraga
  • Opini
  • Wisata
  • Teknologi
  • Info dan Tips
  • Kesehatan
  • Kuliner
BeritaKilat.Com
Telusuri
Beranda Headline Opini Politik Omerta di Balik Loreng, Menyingkap Wajah Mafia Terselubung Berkedok Ormas
Headline Opini Politik

Omerta di Balik Loreng, Menyingkap Wajah Mafia Terselubung Berkedok Ormas

Berita Kilat
Berita Kilat
07 Jun, 2026 0 0
Facebook
Twitter
Telegram
WhatsApp

Foto : Ilustrasi 

Oleh: Redaksi

Dalam fiksi klasik Mario Puzo,  The Godfather, ada satu aturan emas yang tak tertulis namun mutlak: jika Anda ingin menyentuh sebuah bisnis, mengamankan wilayah, atau sekadar menyelesaikan sengketa tanpa campur tangan hukum negara, Anda tidak pergi ke pengadilan. Anda pergi menemui *Don*. Anda mengetuk pintu seseorang yang memiliki kuasa atas rasa takut dan kesetiaan massa.

Hari ini, jika kita mengamati lanskap sosial-politik di akar rumput, romantisme gelap ala Cosa Nostra itu tidak sedang terjadi di Sisilia atau New York tahun 1940-an. Ia sedang dipentaskan secara telanjang di sekitar kita, berselimut legalitas bernama Organisasi Kemasyarakatan (Ormas).

Banyak ormas yang muncul di permukaan hari ini tak ubahnya seperti sindikat mafia terselubung. Mereka tidak lagi dikenal karena ideologi perjuangan atau program sosialnya, melainkan karena sentralisme figur ketua umumnya—yang kerap kali dihormati bukan karena integritas akademisnya, melainkan karena rekam jejaknya sebagai mantan penguasa dunia hitam. Sang Ketua Umum adalah *Don* modern: pelindung bagi para pengikutnya, negosiator bagi para penguasa, dan momok bagi mereka yang menolak tunduk.

Hukum "Kawan dari Kawan" dan Pajak Proteksi

Dalam kultur mafia, ada istilah untuk mengenalkan sesama anggota sindikat: “He is a friend of ours” (dia kawan kita). Kode ini menjadi paspor sakti yang membuka semua pintu birokrasi informal. Pola serupa kini diadopsi secara presisi. Jaringan ormas bergerak melalui rantai komando kekerabatan dan kesetiaan buta. Jika Anda memiliki masalah di suatu wilayah—mulai dari sengketa lahan, izin usaha yang dipersulit, hingga keamanan acara hajatan—jalan pintas tercepat bukanlah melapor ke aparat, melainkan mencari akses ke "kawan dari kawan" yang mengenakan seragam loreng organisasi tersebut.

Di sinilah komodifikasi rasa takut itu bekerja. Ketika sebuah ormas dicap sebagai "spesialis pengamanan proyek" atau "pam hajatan", apa yang sebenarnya mereka jual? Jawabannya jelas: proteksi.

Ini adalah replika sempurna dari protection racket yang dipraktikkan mafia Italia. Anda membayar mereka bukan karena ada ancaman dari luar, melainkan agar acara atau bisnis Anda tidak diganggu oleh anggota mereka sendiri atau kelompok rivalnya. Uang jago jalanan kini telah berevolusi menjadi "dana kemitraan" atau "biaya pembinaan" yang kuitansinya dicetak rapi dengan stempel resmi organisasi. Sebuah pemerasan yang diinstitusikan secara anggun.

Omerta Modern: Berlindung di Balik Kata "Oknum"

Mengapa struktur mafia ini begitu digdaya dan sulit ditembus hukum? Karena mereka menerapkan bentuk *Omerta*—hukum tutup mulut—gaya baru. Ketika terjadi gesekan berdarah di lapangan, perebutan lahan parkir, atau intimidasi terhadap pengusaha kecil, elite organisasi akan dengan cepat membangun barikade narasi. Mereka akan menyebut para pelaku sebagai "oknum" yang bergerak tanpa perintah komando.

Kata "oknum" telah menjadi mantra pelindung yang luar biasa sakti. Ia memotong rantai tanggung jawab hukum dari atas ke bawah. Sang *Don* di tingkat pusat tetap bersih dan bisa melenggang di koridor kekuasaan, sementara para "prajurit" di tingkat bawah pasrah menjadi tumbal musiman penegakan hukum. Setelah keluar dari bui, sang prajurit akan disambut bak pahlawan yang menjaga kehormatan "keluarga".

Negara dalam Sandera Sindikat

Tragedi terbesar dari fenomena ini adalah kerelaan negara untuk berbagi panggung kedaulatan. Dalam banyak kasus, aktor politik justru memelihara hubungan simbiotik dengan para *Don* lokal ini. Menjelang kontestasi elektoral, ormas-ormas ini beralih fungsi menjadi mesin penekan, pengumpul suara, sekaligus benteng informal yang siap digerakkan kapan saja.

Ketika hukum negara harus berkompromi dengan hukum adat kelompok, ketika kenyamanan warga berbisnis harus dibeli lewat restu preman berseragam, maka saat itulah kita tahu bahwa negara sedang perlahan kalah.

Kita tidak bisa lagi memandang fenomena ini hanya sebagai kenakalan ormas biasa. Ini adalah metamorfosis kejahatan terorganisir yang berhasil menjinakkan hukum melalui jalur administrasi negara. Jika pemerintah dan aparat penegak hukum tetap membiarkan gurita mafia terselubung ini mencengkeram ruang publik, maka bersiaplah melihat hukum formal runtuh, digantikan oleh hukum rimba yang dibungkus akta notaris. Sebab, di bawah bayang-bayang loreng itu, keadilan tidak lagi ditentukan oleh undang-undang, melainkan oleh seberapa besar "upeti" yang bisa Anda tawarkan kepada sang penguasa wilayah.


Via Headline
Facebook
Twitter
Telegram
WhatsApp
Postingan Lama
Postingan Lebih Baru

Anda mungkin menyukai postingan ini

Posting Komentar



























Stay Conneted

facebook Like
twitter Follow
youtube Langganan
vimeo Langganan
instagram Follow
rss Langganan
pinterest Follow

Featured Post

Dugaan Pelanggaran Kepgub 567/2025 Tetap Isu Utama — Masyarakat Sanggah Tuduhan Aksi Bermotif Pribadi ‎

Berita Kilat- November 01, 2026 0
Dugaan Pelanggaran Kepgub 567/2025 Tetap Isu Utama — Masyarakat Sanggah Tuduhan Aksi Bermotif Pribadi  ‎
‎PANDEGLANG, BeritaKilat.com — Isu pelanggaran Keputusan Gubernur Banten Nomor 567 Tahun 2025 terkait jam operasional truk sumbu tiga di wilayah Picung–Munjul–…

Advertiser

Advertiser


Iklan KPU

Iklan KPU
Lounching Jingle

Berita Terpopuler

PT Alma Global Sejahtera Ucapkan Selamat Hari Sumpah Pemuda ke-98, Ajak Generasi Muda Bangun Indonesia

PT Alma Global Sejahtera Ucapkan Selamat Hari Sumpah Pemuda ke-98, Ajak Generasi Muda Bangun Indonesia

Oktober 28, 2026
Dinilai Tak Selaras Kebijakan Baru Polri, AKBP Mohamad Bobby Danuardi: Teks Sambutan Ditulis Kasium Polres Serang

Dinilai Tak Selaras Kebijakan Baru Polri, AKBP Mohamad Bobby Danuardi: Teks Sambutan Ditulis Kasium Polres Serang

Oktober 26, 2026
PAGAR SDN PABUARAN AMBRUK DITERPA HUJAN DERAS, BERUNTUNG TIDAK ADA KORBAN

PAGAR SDN PABUARAN AMBRUK DITERPA HUJAN DERAS, BERUNTUNG TIDAK ADA KORBAN

Oktober 28, 2026
Dinilai Langgar Prosedur KUHAP, Advokat Ujang Kosasih Minta Polda Banten Evaluasi Penyidik Unit Kamneg

Dinilai Langgar Prosedur KUHAP, Advokat Ujang Kosasih Minta Polda Banten Evaluasi Penyidik Unit Kamneg

Oktober 31, 2026
Sempat Menghindar, Kepala Desa Hampalit Akhirnya Dikonfrontasi Tim PH Masyarakat di Kantor Desa

Sempat Menghindar, Kepala Desa Hampalit Akhirnya Dikonfrontasi Tim PH Masyarakat di Kantor Desa

Oktober 28, 2026
75 Tahun Humas Polri: Menelusuri Sejarah Panjang Pengabdian, Membangun Kepercayaan Melalui Keterbukaan dan Profesionalisme

75 Tahun Humas Polri: Menelusuri Sejarah Panjang Pengabdian, Membangun Kepercayaan Melalui Keterbukaan dan Profesionalisme

Oktober 30, 2026
Dua Tahun Tanpa Kejelasan, Warga dan GEMAS Demo Desak Penutupan PT EBI  ‎

Dua Tahun Tanpa Kejelasan, Warga dan GEMAS Demo Desak Penutupan PT EBI ‎

Oktober 26, 2026
Ketua PPWI Banten Soroti Konten TikTok Dugaan Korupsi Alkes, Pemilik Akun Diminta Bertanggung Jawab

Ketua PPWI Banten Soroti Konten TikTok Dugaan Korupsi Alkes, Pemilik Akun Diminta Bertanggung Jawab

Oktober 30, 2026
PPWI Simpul Lebak Selatan Sampaikan Ucapan Selamat Ulang Tahun kepada Kapolsek Panggarangan AKP Acep Komarudin

PPWI Simpul Lebak Selatan Sampaikan Ucapan Selamat Ulang Tahun kepada Kapolsek Panggarangan AKP Acep Komarudin

Oktober 25, 2026

Berita Terpopuler

PT Alma Global Sejahtera Ucapkan Selamat Hari Sumpah Pemuda ke-98, Ajak Generasi Muda Bangun Indonesia

PT Alma Global Sejahtera Ucapkan Selamat Hari Sumpah Pemuda ke-98, Ajak Generasi Muda Bangun Indonesia

Oktober 28, 2026
Dinilai Tak Selaras Kebijakan Baru Polri, AKBP Mohamad Bobby Danuardi: Teks Sambutan Ditulis Kasium Polres Serang

Dinilai Tak Selaras Kebijakan Baru Polri, AKBP Mohamad Bobby Danuardi: Teks Sambutan Ditulis Kasium Polres Serang

Oktober 26, 2026
PAGAR SDN PABUARAN AMBRUK DITERPA HUJAN DERAS, BERUNTUNG TIDAK ADA KORBAN

PAGAR SDN PABUARAN AMBRUK DITERPA HUJAN DERAS, BERUNTUNG TIDAK ADA KORBAN

Oktober 28, 2026
Dinilai Langgar Prosedur KUHAP, Advokat Ujang Kosasih Minta Polda Banten Evaluasi Penyidik Unit Kamneg

Dinilai Langgar Prosedur KUHAP, Advokat Ujang Kosasih Minta Polda Banten Evaluasi Penyidik Unit Kamneg

Oktober 31, 2026
Sempat Menghindar, Kepala Desa Hampalit Akhirnya Dikonfrontasi Tim PH Masyarakat di Kantor Desa

Sempat Menghindar, Kepala Desa Hampalit Akhirnya Dikonfrontasi Tim PH Masyarakat di Kantor Desa

Oktober 28, 2026
75 Tahun Humas Polri: Menelusuri Sejarah Panjang Pengabdian, Membangun Kepercayaan Melalui Keterbukaan dan Profesionalisme

75 Tahun Humas Polri: Menelusuri Sejarah Panjang Pengabdian, Membangun Kepercayaan Melalui Keterbukaan dan Profesionalisme

Oktober 30, 2026
Dua Tahun Tanpa Kejelasan, Warga dan GEMAS Demo Desak Penutupan PT EBI  ‎

Dua Tahun Tanpa Kejelasan, Warga dan GEMAS Demo Desak Penutupan PT EBI ‎

Oktober 26, 2026
Ketua PPWI Banten Soroti Konten TikTok Dugaan Korupsi Alkes, Pemilik Akun Diminta Bertanggung Jawab

Ketua PPWI Banten Soroti Konten TikTok Dugaan Korupsi Alkes, Pemilik Akun Diminta Bertanggung Jawab

Oktober 30, 2026
PPWI Simpul Lebak Selatan Sampaikan Ucapan Selamat Ulang Tahun kepada Kapolsek Panggarangan AKP Acep Komarudin

PPWI Simpul Lebak Selatan Sampaikan Ucapan Selamat Ulang Tahun kepada Kapolsek Panggarangan AKP Acep Komarudin

Oktober 25, 2026
BeritaKilat.Com

About Us

BeritaKilat.Com merupakan portal berita terkini di Indonesia, menyajikan beragam informasi dari berbagai sektor kehidupan yang disajikan secara sederhana dan mudah dipahami untuk membukan wawasan secara luas.

Contact us: beritakilat7@gmail.com

Follow Us

Copyright © 2026 BeritaKilat.Com
  • Tentang Kami
  • Kontak Kami
  • Redaksi
  • Syarat dan Ketentuan
  • Pedoman Media Siber