AS Dikritik Jelang Piala Dunia 2026, Sejumlah Peserta Alami Kendala Imigrasi
Internasional, BeritaKilat.com - Amerika Serikat menuai sorotan menjelang penyelenggaraan Piala Dunia FIFA 2026 setelah muncul sejumlah laporan mengenai kendala keimigrasian yang dialami oleh peserta dan ofisial dari beberapa negara Timur Tengah.
Berbagai insiden tersebut memunculkan kekhawatiran terkait kelancaran mobilitas tim yang akan bertanding di turnamen sepak bola terbesar di dunia itu.
Salah satu isu yang menjadi perhatian adalah kebijakan yang berdampak pada warga negara Iran. Berdasarkan informasi yang beredar, warga Iran menghadapi pembatasan untuk menetap atau bermalam di wilayah Amerika Serikat.
Akibatnya, Tim Nasional Iran disebut hanya dapat memasuki negara tersebut pada hari pertandingan dan harus segera meninggalkan wilayah AS setelah laga selesai, meskipun seluruh pertandingan mereka digelar di Amerika Serikat.
Di sisi lain, Tim Nasional Irak juga mengalami persoalan saat proses kedatangan. Penyerang Irak, Aymen Hussein, dilaporkan sempat ditahan selama hampir tujuh jam di bandara setibanya di Amerika Serikat. Selama proses tersebut, ia harus menjalani pemeriksaan dan wawancara yang panjang meskipun datang bersama rombongan resmi tim nasional.
Tidak hanya pemain, kendala serupa juga dialami oleh anggota pendukung tim. Fotografer Tim Nasional Irak, Talal Salah, dilaporkan ditahan untuk pemeriksaan selama sekitar sepuluh jam sebelum akhirnya ditolak masuk ke Amerika Serikat. Penolakan tersebut terjadi setelah serangkaian proses wawancara oleh otoritas imigrasi setempat.
Rangkaian kejadian tersebut memicu kritik dari berbagai pihak yang menilai penyelenggara dan pemerintah tuan rumah perlu memastikan proses administrasi dan keimigrasian berjalan lebih lancar bagi seluruh peserta resmi.
Kemudahan akses dinilai menjadi faktor penting untuk menjamin kelancaran penyelenggaraan Piala Dunia 2026 yang akan diikuti puluhan negara dari berbagai kawasan dunia.
Hingga kini, belum ada pernyataan resmi yang menjelaskan secara rinci alasan di balik setiap pemeriksaan maupun penolakan masuk yang dialami individu-individu tersebut.
Namun, isu tersebut telah menjadi perbincangan luas dan menambah perhatian internasional terhadap kesiapan Amerika Serikat sebagai salah satu tuan rumah Piala Dunia 2026 bersama Kanada dan Meksiko.
(Wal)

Posting Komentar