Ancam Keselamatan Warga, Pemdes Mekarsari Desak Provider Internet Benahi Kabel Semrawut
LEBAK, BeritaKilat.com – Kepala Desa Mekarsari, Ade Suhendar, memberikan peringatan keras kepada seluruh provider penyedia layanan internet yang beroperasi di wilayah Kecamatan Cihara, Kabupaten Lebak.
Desakan ini muncul menyusul kondisi kabel fiber optik yang semrawut, merusak estetika lingkungan, hingga mengancam keselamatan jiwa warga.
Langkah tegas ini diambil sebagai respon cepat Pemerintah Desa (Pemdes) Mekarsari atas keluhan masyarakat yang merasa terganggu oleh instalasi kabel yang tidak tertata di sepanjang jalur pemukiman dan akses jalan desa.
Ade Suhendar mengungkapkan bahwa kondisi kabel di lapangan sudah dalam tahap mengkhawatirkan. Selain menggantung rendah dan menjuntai ke jalan, banyak instalasi kabel yang menempel secara ilegal di atap rumah warga tanpa izin
"Warga resah dengan keberadaan kabel semrawut ini. Ada sebagian yang menempel di atap rumah, bahkan ada yang menjuntai hingga ke jalan desa. Ini sangat membahayakan pengguna jalan, terutama pengendara motor," ujar Ade saat memberikan keterangan kepada media, Sabtu (31/01/2026).
Ia menyayangkan sikap para pemilik provider yang dinilai hanya fokus pada keuntungan bisnis tanpa memprioritaskan aspek keamanan dan pemeliharaan infrastruktur.
Ade menekankan bahwa seharusnya perusahaan penyedia WiFi memiliki tim teknis yang sigap melakukan perawatan rutin.
"Mereka kan menjalankan usaha di sini, mestinya cepat merespons keluhan warga. Jangan sampai masyarakat kehilangan kesabaran dan bertindak sendiri karena merasa keluhannya diabaikan," tegasnya.
Berdasarkan laporan warga, kecelakaan akibat terjerat kabel yang menjuntai sudah beberapa kali terjadi di wilayah tersebut. Namun, pihak provider dianggap tidak bertanggung jawab atas insiden-insiden yang menimpa warga.
Menanggapi hal itu, Ade mengeluarkan ultimatum bagi provider yang tidak segera merapikan aset mereka. Jika dalam waktu dekat tidak ada perbaikan, pihak desa akan melakukan penertiban secara mandiri.
"Kalau tetap dibiarkan dan terus membahayakan, kami tidak akan segan untuk menggunting kabel tersebut. Keselamatan warga kami adalah prioritas utama," tutup Ade dengan nada tegas. (Dhee)

Posting Komentar