Manajemen Logistik Apik, H. Edi Pastikan Stok Obat di Lebak Aman Terkendali
LEBAK, BeritaKilat.com – Di bawah kepemimpinan H. Edi, Unit Pelaksana Teknis Dinas (UPTD) Instalasi Farmasi Dinas Kesehatan Kabupaten Lebak terus menunjukkan komitmen tinggi dalam menjamin ketersediaan obat-obatan dan alat kesehatan bagi masyarakat. Melalui sistem manajemen gudang yang tertata rapi, distribusi obat ke seluruh Puskesmas di wilayah Lebak dipastikan berjalan tanpa hambatan.
H. Edi dikenal sebagai sosok pemimpin yang disiplin dan teliti dalam mengawasi arus keluar-masuk logistik medis. Baginya, ketepatan data stok adalah kunci utama pelayanan kesehatan yang prima.
"Pelayanan kesehatan tidak boleh terhenti hanya karena persoalan stok. Kami di Instalasi Farmasi bekerja keras memastikan setiap obat yang dibutuhkan masyarakat tersedia tepat waktu dan dalam kondisi kualitas yang terjaga sesuai standar," ujar H. Edi saat ditemui di ruang kerjanya.
Ketegasan H. Edi dalam menerapkan prinsip First Expired First Out (FEFO) dan First In First Out (FIFO) di gudang obat mendapat apresiasi dari berbagai pihak. Langkah ini dinilai efektif dalam mencegah terjadinya penumpukan obat kedaluwarsa serta mengoptimalkan anggaran daerah dengan manajemen aset yang efisien.
Tak hanya fokus pada urusan internal gudang, H. Edi juga rutin melakukan monitoring dan evaluasi ke Puskesmas-puskesmas di pelosok Lebak. Hal ini dilakukan untuk memastikan bahwa tata kelola obat di tingkat dasar selaras dengan standar operasional prosedur (SOP) yang ditetapkan Dinas Kesehatan.
Dedikasi yang ditunjukkan oleh H. Edi dan timnya di UPTD Instalasi Farmasi menjadi pilar penting dalam mewujudkan visi Kabupaten Lebak yang sehat. Dengan koordinasi yang solid dan transparansi dalam pengelolaan logistik, masyarakat Lebak kini dapat bernapas lega karena akses terhadap obat-obatan esensial tetap terjaga dengan baik. (Red)



Posting Komentar