-->
Telusuri
24 C
id
  • Tentang Kami
  • Kontak Kami
  • Redaksi
  • Syarat dan Ketentuan
  • Pedoman Media Siber
BeritaKilat.Com
  • Home
  • Advertorial
  • Nasional
  • Daerah
  • Hukrim
  • Peristiwa
  • Ekonomi
  • Pendidikan
  • Politik
  • Olahraga
  • Opini
  • Wisata
  • Teknologi
  • Info dan Tips
  • Kesehatan
  • Kuliner
BeritaKilat.Com
Telusuri
Beranda Opini Setelah Puas Menikmati Hidup di Bumi, Ke Mana Lagi Manusia Harus Pergi
Opini

Setelah Puas Menikmati Hidup di Bumi, Ke Mana Lagi Manusia Harus Pergi

Berita Kilat
Berita Kilat
14 Nov, 2024 0 0
Facebook
Twitter
Telegram
WhatsApp


Oleh : Jacob Ereste 

Upaya menjinakkan imajinasi yang liar, adalah bagian dari laku spiritual untuk menyelami kedalaman jiwa yang dalam, tak terukur. Sama seperti upaya untuk meredam cara berpikir yang selalu buruk, perlu diatasi agar dapat diarahkan pada rute yang benar, tidak ngaco, sehingga   dapat menuju arah yang benar. 

Upaya yang paling sederhana ini perlu untuk mengikuti proses tahapan pencapaian puncak kecerdasan spiritual yang maksimal dapat dicapai, meski tidak harus sama dan setara dengan capaian mereka yang lain. Karena mulai dari awal perjalanan yang ditempuh memang sudah berbeda dengan titik awal atau spite dari kecepatan perjalanan yang bisa dilakukan.

Laku spiritual itu menurut para kaum sufi dapat dilakukan ke dalam diri sendiri, baru kemudian merayah wilayah luar yang memang tidak kalah menakjubkan serta mengasyikkan. Misalnya dalam pencermatan yang  kasat mata tentang gunung berapi yang terus mengeluarkan lahar panas itu, kalau direnungkan dalam terminologi budaya mistik, cukup aneh dan mengagumkan. Setidaknya ada  pertanyaan yang menggoda dan perlu dijawab; siapa penyulut bara api gunung yang tak kunjung padam itu. Lalu muaranya dari pertanyaan yang usil itu pasti gampang bisa dijawab sebagai adalah bukti dari kekuasaan Tuhan.

Sejumlah ketakjuban manusia terhadap alam lingkungan, bisa dicermati dari aneka macam ragam jenis dan warna flora dan fauna yang unik tanpa ada cacat dan cela kekurangannya sebagai bentuk karya cipta mahakarya yang  sempurna sebagai cermin nyata dari sosok yang menciptakannya. Decak kagum terhadap banyak hal yang menjadi bagian dari atribut jagat raya  dengan segenap manfaatnya yang dapat dinikmati oleh manusia -- sebagai makhluk Tuhan yang berakal -- tinggal bagaimana kemauan dan kemampuan masing-masing orang dapat memanfaatkan semua itu sebagai karunia atau anugerah dari Allah Yang Maha Kuasa dan penuh kasih serta penyayang itu 

Belum lagi keindahan dari suara kicau burung-burung  yang berbulu khas dengan warna warni yang pasti tidak mampu diduplikasi untuk sekedar untuk  mengekspresikan kekaguman serta ketakjuban kepada Yang Maha Pencipta, sehingga banyak orang menjadi sangat percaya bahwa Tuhan itu adalah seniman yang paling sempurna, tiada ada bandingannya fi dunia maupun di akhirat. Belum lagi bila ada kemampuan untuk berpetualang dalam nuansa spiritual yang dapat semakin gigih dan teliti mencermati tingkah laku seekor binatang yang terus berkembang biak dalam tatanan naluriah pada siklus tertentu tanpa pernah mampu diintervensi sepenuhnya oleh kemampuan dan kecanggihan rekayasa yang bisa dilakukan oleh manusia sejenius apapun.

Bila pengembaraan  spiritual dapat segera dipahami semacam upaya menyelami kedalaman batin yang terdalam dari bagian dalam batin dari diri kita sendiri, maka dari kegiatan keseharian serta segenap aktivitas lain dapat ditemukan nilai-nilai atau sekedar nuansa spiritual yang mampu menghantar terhadap kesadaran adanya Tuhan di dalam diri kita sendiri. Karena semua unsur yang ada di dalam tubuh kita sebagai manusia ciptaan Tuhan -- adalah milik Tuhan yang mutlak --  karena itu makna dari kematian dapat dimengerti sebagai wujud kembalinya makhluk Tuhan itu kepada Tuhan Sang Pencipta.

Bila ada keraguan terhadap hakikat kematian itu, maka bisa saja muncul pertanyaan tentang kematian itu sendiri, sesungguhnya ruh makhluk yang berpisah dari jasad itu perginya ke mana. Atau, disimpan oleh diapa dan dimana tempat dari  persembunyiannya.

Oleh karena itu, dalam alkitab sebagai  petunjuk yang diturunkan dari langit banyak sekali yang mengisyaratkan bahwa rahasia dari kegaiban tentang Yang Maha Kuasa sebagai pencipta dan pemilik jagat raya ini, sungguh tidak terbilang jumlahnya. Banyak, sungguh banyak sekali misteri yang tidak mungkin dapat diketahui oleh manusia seluruhnya sehingga harus dapat

dipahami semua itu bisa dipahami dan diketahui dalam bilangan yang terbatas, tidak hanya dengan kemampuan serta kecerdasan intelektual  paling ilmiah sekalipun, karena hanya bisa diyakini dan dipercaya melalui kesadaran dan pemahaman  spiritual. Semua itu pun hanya mungkin terpenuhi bila dilakukan dengan jujur serta sikap rendah hati, tiada kesombongan dan perasaan jumawa.

Jika boleh memakai terminologi para ahli agama, dalam proses serupa inilah agaknya yang dimaksud dari level derajat dari pemahaman yang kaffah.

Dari pengungkapan para kaum sufi saat di surau kampung dahulu, penulis masih mengingat tentang kisah pengembaraan  mereka yang paling mengasyikkan adalah memasuki wilayah batin dan jiwa  dari diri sendiri yang tidak bertepi itu. Karena semakin jauh langkah perjalanan diayunkan,  maka tentangan jarak  yang ditempuh akan semakin menjauh. Maka itu dapat juga dipahami bahwa perjalan yang sudah dilakukan itu sebenarnya belum seberapa jauhnya, karena masih ada rentangan panjang yang menyimpan  sejumlah persimpangan serta persilangan yang mungkin akan lebih mengasyikkan dalam perjalanan yang tidak akan pernah selesai, kecuali saat menemu batu nisan sendiri yang sudah terlukis indah terpancang di taman indah yang tidak pula mungkin dilukis oleh maestro yang pernah ada di dunia ini.

Kawan seorang sufi yang memiliki latar belakang ilmu kedokteran mengakui petualangan di jagat spiritual ini persis seperti menelusuri pembuluh darah dari dalam diri kita sendiri. Terus mengalir  tak pernah berhenti, kecuali mati. Lalu siapa yang kuasa melakukan kontrol atas denyut nadi yang terus berdetak tampa henti itu, serta saat Malaikat datang menjemput ?

Permenungan serupa inilah yang mampu membuktikan bahwa pengembaraan spiritual itu sangat penting dan perlu  untuk dilakukan oleh setiap orang agar bisa lebih merunduk masuk dalam istana illahi rabbi, hingga mampu memahami betapa pentingnya upacara bersyukur itu dalam kondisi dan situasi seperti apapun, sehingga egosentrisitas, nafsu, keserakahan, tamak dan rakus serta hasrat untuk merampas hak dan kepemilikan orang lain dapat dijinakkan hingga terbendung dan terhentikan sama sekali. Sebab di dunia  ini, kita tidak mungkin hidup sendiri.

Pertanyaan iseng dan usil, sesekali perlu diberi kesempatan untuk mendapat perhatian dan jawaban, meski tidak juga mendatangkan rasa kepuasan yang membahagiakan. Tapi setidaknya dengan cara dapatlah mengurangi sedikit kegiatan yang suntuk berpikir dan berusaha untuk banyak hal yang bersifat duniawi. Padahal manusia hidup atas dasar jiwa yang utama, baru kemudian diperlukan raga, sepeti dalam nyanyian puja-puji Indonesia Raya, bagi jiwa dan raga kami.

Pecenongan, 14 November 2024

Via Opini
Facebook
Twitter
Telegram
WhatsApp
Postingan Lama
Postingan Lebih Baru

Anda mungkin menyukai postingan ini

Posting Komentar





















Stay Conneted

facebook Like
twitter Follow
youtube Langganan
vimeo Langganan
instagram Follow
rss Langganan
pinterest Follow

Featured Post

Libur Panjang, Antrean Kendaraan Mengular di SPBU Panggarangan Lebak Akibat Stok BBM Menipis ‎

Berita Kilat- April 05, 2026 0
Libur Panjang, Antrean Kendaraan Mengular di SPBU Panggarangan Lebak Akibat Stok BBM Menipis  ‎
‎LEBAK, BeritaKilat.com – Lonjakan volume kendaraan wisatawan pada momen libur panjang menyebabkan antrean mengular di Stasiun Pengisian Bahan Bakar Umum (S…

Advertiser

Advertiser


Iklan KPU

Iklan KPU
Lounching Jingle

Berita Terpopuler

Dinas Pertanian Lebak Perkuat Sektor Pertanian Demi Ketahanan Pangan

Dinas Pertanian Lebak Perkuat Sektor Pertanian Demi Ketahanan Pangan

April 02, 2026
FMST Gelar Halal Bihalal, Perkuat Silaturahmi dan Sinergi Antar Musisi

FMST Gelar Halal Bihalal, Perkuat Silaturahmi dan Sinergi Antar Musisi

April 03, 2026
Wabup Lebak Amir Hamzah Klarifikasi Pertemuan di Rumahnya: Saya Merasa Di-Prank!

Wabup Lebak Amir Hamzah Klarifikasi Pertemuan di Rumahnya: Saya Merasa Di-Prank!

April 02, 2026
Penyaluran Bantuan Pangan di Lebak Selatan Disorot, Warga Berharap Akurasi Data Ditingkatkan

Penyaluran Bantuan Pangan di Lebak Selatan Disorot, Warga Berharap Akurasi Data Ditingkatkan

April 03, 2026
34 SD se-Kecamatan Malingping Unjuk Bakat dalam FLS2N 2026  ‎

34 SD se-Kecamatan Malingping Unjuk Bakat dalam FLS2N 2026 ‎

Maret 31, 2026
Ribuan Massa Akan Gelar Aksi di Depan Pemda Lebak, Soroti Pernyataan Bupati dalam Halal Bihalal

Ribuan Massa Akan Gelar Aksi di Depan Pemda Lebak, Soroti Pernyataan Bupati dalam Halal Bihalal

Maret 31, 2026
Aktivis Lebak Selatan Soroti Ketimpangan Penyaluran Bansos Pangan Awal Tahun 2026

Aktivis Lebak Selatan Soroti Ketimpangan Penyaluran Bansos Pangan Awal Tahun 2026

April 03, 2026
Inilah Sosok KH Emed Bukhori Sang Inisiator Islah Bupati dan Wakil Bupati Lebak

Inilah Sosok KH Emed Bukhori Sang Inisiator Islah Bupati dan Wakil Bupati Lebak

April 02, 2026
Rekonsiliasi Politik: Bupati Lebak Hasbi Jayabaya Temui Amir Hamzah demi Stabilitas Daerah ​

Rekonsiliasi Politik: Bupati Lebak Hasbi Jayabaya Temui Amir Hamzah demi Stabilitas Daerah ​

April 01, 2026
Alex dan Cahya Gelar Syukuran Pernikahan, Undang Kerabat Hadiri Acara di Ciomas

Alex dan Cahya Gelar Syukuran Pernikahan, Undang Kerabat Hadiri Acara di Ciomas

Maret 30, 2026

Berita Terpopuler

Dinas Pertanian Lebak Perkuat Sektor Pertanian Demi Ketahanan Pangan

Dinas Pertanian Lebak Perkuat Sektor Pertanian Demi Ketahanan Pangan

April 02, 2026
FMST Gelar Halal Bihalal, Perkuat Silaturahmi dan Sinergi Antar Musisi

FMST Gelar Halal Bihalal, Perkuat Silaturahmi dan Sinergi Antar Musisi

April 03, 2026
Wabup Lebak Amir Hamzah Klarifikasi Pertemuan di Rumahnya: Saya Merasa Di-Prank!

Wabup Lebak Amir Hamzah Klarifikasi Pertemuan di Rumahnya: Saya Merasa Di-Prank!

April 02, 2026
Penyaluran Bantuan Pangan di Lebak Selatan Disorot, Warga Berharap Akurasi Data Ditingkatkan

Penyaluran Bantuan Pangan di Lebak Selatan Disorot, Warga Berharap Akurasi Data Ditingkatkan

April 03, 2026
34 SD se-Kecamatan Malingping Unjuk Bakat dalam FLS2N 2026  ‎

34 SD se-Kecamatan Malingping Unjuk Bakat dalam FLS2N 2026 ‎

Maret 31, 2026
Ribuan Massa Akan Gelar Aksi di Depan Pemda Lebak, Soroti Pernyataan Bupati dalam Halal Bihalal

Ribuan Massa Akan Gelar Aksi di Depan Pemda Lebak, Soroti Pernyataan Bupati dalam Halal Bihalal

Maret 31, 2026
Aktivis Lebak Selatan Soroti Ketimpangan Penyaluran Bansos Pangan Awal Tahun 2026

Aktivis Lebak Selatan Soroti Ketimpangan Penyaluran Bansos Pangan Awal Tahun 2026

April 03, 2026
Inilah Sosok KH Emed Bukhori Sang Inisiator Islah Bupati dan Wakil Bupati Lebak

Inilah Sosok KH Emed Bukhori Sang Inisiator Islah Bupati dan Wakil Bupati Lebak

April 02, 2026
Rekonsiliasi Politik: Bupati Lebak Hasbi Jayabaya Temui Amir Hamzah demi Stabilitas Daerah ​

Rekonsiliasi Politik: Bupati Lebak Hasbi Jayabaya Temui Amir Hamzah demi Stabilitas Daerah ​

April 01, 2026
Alex dan Cahya Gelar Syukuran Pernikahan, Undang Kerabat Hadiri Acara di Ciomas

Alex dan Cahya Gelar Syukuran Pernikahan, Undang Kerabat Hadiri Acara di Ciomas

Maret 30, 2026
BeritaKilat.Com

About Us

BeritaKilat.Com merupakan portal berita terkini di Indonesia, menyajikan beragam informasi dari berbagai sektor kehidupan yang disajikan secara sederhana dan mudah dipahami untuk membukan wawasan secara luas.

Contact us: beritakilat7@gmail.com

Follow Us

Copyright © 2024 BeritaKilat.Com
  • Tentang Kami
  • Kontak Kami
  • Redaksi
  • Syarat dan Ketentuan
  • Pedoman Media Siber